Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura Dukung Rehabilitasi Rumah Adat di Papua
- account_circle topik papua
- calendar_month Kam, 9 Jul 2020
- visibility 304
- comment 0 komentar

Ketua Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura Wagus Hidayat/Irf
Sentani, Topikpapua.com – Ketua Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura Wagus Hidayat mengatakan DPRD mendukung pemugaran atau rehabilitasi rumah adat Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura
Dukungan itu menyusul pernyataan Ondofolo Kampung Sereh Yanto Eluay kunjungan Menko PMK di rumah adat (Obhe) Pendopo Igwa Igwa Ondikeleuw Haleufoiteuw Hele Wabhouw, Jalan Bisteur Pos, Kapung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa.
“Kami mendukung pernyataan pak Ondofolo Yanto Eluay tentang pemugaran rumah adat, apalagi telah mendapat positif oleh Menko PmK pak Muhadjir Effendy,” kata Legislator PPP Kabupaten Jayapura, Rabu (8/7/2020) sore.
Ia mengatakan sebagaimana pernyataan Menteri PMK, bahwasanya pemugaran atau rehabilitasi rumah adat itu akan menjadi prioritas Kemenko PMK. Ditambah, selama ini Papua, belum pernah ada usulan seperti itu.
“Sehingga kami sangat mensupport dan mendukung, apabila itu benar-benar di realiasasikan melalui dinas terkait,” sambung Dayat demikian sapaan akrabnya.
Untuk dinas terkait dalam hal ini DPMK maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dayat meminta, agar respon positif dari Kemenko PMK itu segera ditindaklanjuti. “Karena pemerintah pusat dalam hal ini melalui pernyataan pak Menko PMK sendiri itu sudah sangat merespon sekali, dan juga membuka diri untuk pemugaran rumah adat tersebut,” pintanya.
“Kami berharap dari dinas terkait seperti DPMK maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata agar segera menindaklanjuti pernyataan dan respon dari pak Menko PMK tersebut. Supaya pemugaran atau rehab rumah adat ini segera terealisasi,” tukas pria yang juga Ketua Terpilih BPD KKSS Kabupaten Jayapura.
Sebelumnya, dalam kunjungannya di Papua, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI menyatakan siap mendorong rehabilitasi rumah adat Papua di Kementerian/Lembaga terkait, untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa.
Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa rehabilitasi rumah adat akan menjadi perhatian pihaknya, karena rumah adat merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa yang harus dilestarikan keberadaannya.
“Oleh karena itu, silakan kalau ada yang minta untuk pemugaran atau rehabilitasi rumah adat itu bisa lewat kami di Kemenko PMK dan nanti saya rekomendasikan ke Dirjen Kebudayaan Kemendikbud,” ujarnya. (Irf)
- Penulis: topik papua




