Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SOSIAL » Ketua DPMTP : Jangan Ikuti Himbauan KNPB Soal Mogok Sipil Nasional

Ketua DPMTP : Jangan Ikuti Himbauan KNPB Soal Mogok Sipil Nasional

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
  • visibility 436
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Dewan Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua (DPMTP), Ali Albert Kabiay meminta dan mengajak kepada generasi muda papua dan masyarakar papua untuk tidak mengikuti himbauan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Soal Aksi Mogok Sipil Nasional Karena dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat umumnya.

“Kita Boleh Berkebun untuk membantu perekonomian kita dan untuk makan sehari-hari, tetapi bukan berkebun untuk mempersiapkan diri menuju mogok sipil nasional, “Kata Ali Kepada Pers, Jumat (29/05/20).

Menurutnya, apa yang himbaukan oleh KNPB itu hanya akan menguntungkan kelompok tersebut, tetapi merugikan masyarakat, karena aksi mogok sipil nasional adalah himbauan dari segelintir orang yang tergabung dalam KNPB, tidak mewakili suara orang papua secara umum.

“ Saya mau sampaikan disini bahwa KNPB itu adalah kelompok Ilegal yang tidak terdaftar pada Dinas Kesbangpol Provinsi Papua sehingga secara Hukum, mereka tidak diakui keberadaanya,”Ungkap Ali.

Dirinya berharap kepada seluruh pemuda dan masyarakat Papua untuk Bersama-sama bergandengan tangan membantu pemerintah dalam memerangi Wabah Virus corona di Papua.

“ Jangan lagi kita mudah dipengaruhi oleh kelompok-kelompok kecil di Papua seperti KNPB dan sejenisnya yang tidak peduli akan serangan wabah virus corona namun masih tetap saja menyebar informasi-informasi Hoax di Media Sosial,”Tegasnya.

“Saya Tegaskan sekali lagi bahwa, kita  boleh berkebun untuk memenuhi perekonomian kita tetapi bukan untuk mempersiapkan diri dalam memasuki aksi mogok nasional seperti yang dihimbau oleh KNPB, “Pungkas Ali Kabiay. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (1)

  • Tinus

    Masyarakat papua banyak yang di aniyaya, di tindas, di bunuh oleh negara kolonial ini, diatas negeri sendiri, memang itu atas kebenarannya jadi menurut mu apa❓.

    Balas29 Mei 2020 23:52

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less