Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Polda Papua Ungkap Penyebab Penembakan 2 Tenaga Medis Oleh KKB di Intan Jaya

Polda Papua Ungkap Penyebab Penembakan 2 Tenaga Medis Oleh KKB di Intan Jaya

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2020
  • visibility 3.251
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Dua petugas medis pada Jumat kemaren di laporkan ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya Papua.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Achmad Muatofa Kamal mengatakan, kedua petugas medis tersebut di tembak kelompok KKB karena diduga kuat telah memberitahukan kepada warga akan keberadaan KKB di wilayah tersebut.

“Informasi yang kami terima dari lapangan, awalnya itu korban Heniko Somou mengetahui KBB dari distrik ndeotadi sedang menuju ke wilayah distrik Wandai, Kemudian korban Heniko Somau  yang saat itu sedang mengantar obat-obatan Covid-19 menyampaikan kepada warga Distrik Wandai agar segera meninggalkan kegiatan jual beli di area pasar, “Jelas Kamal Kepada Pers, Sabtu (23/05/20).

Lanjut Kamal, Mendengar hal itu KKB langsung mengejar korban Heniko Somau di areal pasar Kampung Mbugulo Distrik Wandai, “Saat korban mengetahui dirinya di kejar oleh KKB, korban langsung berlari menuju ke rumah korban Alemanek Bagau,”Kata Kamal.

Setiba di rumah korban Alemanek Bagau, KKB langsung melepaskan beberapa tembakan kearah korban Heniko Somau hingga korban terjatuh, “ Nah pada saat itu Korban Alemanek Bagau yang hendak menolong juga mendapatkan penganiayaan dan di tembak oleh KKB, “Ujar Kamal.

Setelah melakukan aksinya dan melihat kedua korban sudah tidak berdaya, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi kejadian menuju ke Kampung Jae Distrik Wandai.

Selang beberapa jam kemudian masyarakat Kampung Mbugulo mengevakuasi kedua korban menuju ke Distrik Homeyo melalui jalur trans papua.

“ Setelah mendapat laporan dari warga, personil Polres Intan Jaya lalu menuju lokasi kejadian, sebagian lagimenuju distrik Homeyo untuk melihat korban. Dari informasi yang kami terima, Korban Heniko Somau dinyatakan telah meninggal dunia, sedangkan korban Alemanek Bagau masih di rawat di Pastoral Wandai dalam kondisi kritis, “Beber Kamal.

Pasca kejadian, Sabtu tanggal 23 Mei 2020, Kapolres Intan Jaya AKBP Yuli Karre Pongbala bersama dengan anggotanya Polres dan personil TNI menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban ke Kabupaten Nabire dengan menggunakan pesawat SMART AIR.

“ Laporan yang kami terima sekira pukul 10.20 Wit tadi, korban Alemanek Bagau sudah tiba di Kabupaten Nabire dengan menggunakan pesawat SMART AIR dari Bandar Udara Sugapa Kabupaten Intan Jaya, “Kata Kamal.

Dijelaskan Kamal, Lokasi kejadian letaknya sangat jauh dengan medan yang sulit sehingga memperlambat anggota dilapangan untuk menuju ke lokasi kejadian, “ infonya butuh kurang lebih 5 jam untuk dapat tiba di lokasi, namun petugas kita tetap jalani sehingga korban dapat di evakuasi, “Tambah Kamal.

Kombes Kamal menjelaskan bila di Distrik Wandai sat ini belum ada Pos Polisi maupun Pos TNI, serta belum adanya jaringan Telekomunikasi, “ Jadi dari 8 Distrik yang ada di Kabupaten Intan Jaya, baru ada 3 Distrik yang ditempati oleh pasukan TNI/Polri. Sedangkan 5 Distrik lainnya yakni DistrikTomasiga, Agisiga, Ugimba, Wandai dan Iyandoga belum ada pos TNI/Polri,”Tukasnya.

Berdasarkan laporan dari rumah sakit Nabire di ketahui korban meninggal dunia, Heniko Somou alias Koni yang merupakan pegawai kesehatan kabupaten Intan Jaya juga tergabung dalam tim gugus covid-19, saat di periksa mengalami luka tembak pada bagian kaki kiri dan kanan.

Sementara korban Alemanek Bagau juga merupakan pegawai kesehatan kab. Intan Jaya (tim gugus covid-19), mengalami luka tembak pada bagian kaki dan tangan, sat ini Kondisi nya sedang Kritis.

“ Saat ini korban Alemanek Bagau tengah dirawat intensif di RSUD Nabire sedangkan korban yang meninggal dunia sementara masih menunggu kesepakatan pihak keluarga untuk dimakamkan di  Sugapa Kabupaten Intan Jaya, “Kata Kamal.

Pasca kejadian, polisi langsung melakukan Koordinasi dengan Bupati dan Dandim Intan Jaya dan melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata, melakukan penyelidikan dan penyidikan. “Kasus ini dalam penanganan Polres Intan Jaya,”Kata Kamal.

Kamal mengaku sangat menyangkan peristiwa yang menimpa kedua petugas medis tersebut, apalagi saat sedang melakukan tugas mulia di tengah wabah Corona di Papua.

“Kedua korban ini merupakan tenaga medis yang mempunyai tugas mulia untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan, apalagi sekarang ini pemerintah sedang menghadapi pandemi Covid-19, sehingga perlu penanganan yang cepat dan tepat. Tetapi semua itu terhambat oleh kejadian penembakan yang dilakukan oleh KKB, “Pungkas Kombes Kamal. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Srikandi PLN Bekali Siswa SD di Raja Ampat Soal Keselamatan Listrik

    Srikandi PLN Bekali Siswa SD di Raja Ampat Soal Keselamatan Listrik

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Raja Ampat, Topikpapua.com, – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat kembali melaksanakan program “Srikandi PLN Mengajar” sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, kegiatan edukasi kelistrikan tersebut menyasar anak-anak SD YPK Warsambin, Kabupaten Raja Ampat. Melalui inisiatif ini, para Srikandi PLN berbagi pengetahuan mengenai dasar-dasar penggunaan […]

  • Ops Damai Cartenz Amankan Peralatan Propoganda KKB di Nduga

    Ops Damai Cartenz Amankan Peralatan Propoganda KKB di Nduga

    • calendar_month Ming, 19 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, –Ops Damai Cartenz 2023, berhasil mengamankan berbagai dokumen dan alat propaganda milik KKB wilayah Nduga, Sabtu(18/2/2023,) Barang-barang temuan tersebut didapatkan saat personil gabungan TNI-Polri Ops Damai Cartenz 2023 melakukan patroli di wilayah kampung Yutpul distrik kilmid areal Lokasi Gunung Wea Distrik Paro Kabupaten Nduga. Ka Ops Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Faizal Ramdhani […]

  • Ini Penjelasan Telkom Soal Jaringan Internet di Kota Jayapura

    Ini Penjelasan Telkom Soal Jaringan Internet di Kota Jayapura

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Jaringan telekomunikasi di Kota Jayapura dan sekitarnya yang sempat menghilang pada Selasa (25/1/2022), tentu berdampak bagi aktifitas masyarakat. Pasalnya hampir seluruh aktifitas telekomunikasi di Jayapura hanya bergantung kepada grup Telkom, sehingga “raib”nya jaringan provider milik pemerintah ini sontak mengganggu kinerja masyarakat selaku customer. Dari catatan Redaksi Topik, hilangnya jaringan terjadi beberapa kali sejak […]

  • Asyik Berenang di Kali Arso X, Seorang Bocah Tewas Terseret Arus

    Asyik Berenang di Kali Arso X, Seorang Bocah Tewas Terseret Arus

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, – Hujan deras yang mengguyur Kabuoaten Keerom pada Selasa (14/3/2023) pagi mengakibatkan luapan arus air deras pada sungai-sungai. Akibatnya, AYR (11) salah satu dari empat orang anak yang sedang asik berenang hanyut terbawa arus dan ditemukan meninggal dunia di Kampung Yatu Raharja, Distrik Arso Barat, Kab. Keerom. Rabu (15/3/2023). Kapolres Keerom AKBP Christian […]

  • KKB Aibon Kogoya Serang Pekerja Puskesmas Beoga, 3 Orang Tewas

    KKB Aibon Kogoya Serang Pekerja Puskesmas Beoga, 3 Orang Tewas

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Intan Jaya kembali beraksi. Kali ini KKB yang diduga kuat bagian dari kelompok Aibon Kogoya menyerang para pekerja pembangunan Puskesmas di Kampung Jambul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (24/11/2023) sore. Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku akibat penyerangan tersebut dilaporkan tiga […]

  • Anggota DPRD Nduga Ingatkan Pemkab Perhatikan Nasib Warga Pengungsi   

    Anggota DPRD Nduga Ingatkan Pemkab Perhatikan Nasib Warga Pengungsi  

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Nduga, Gubuganus Kogoya meminta Pemkab Nduga untuk fokus memperhatikan nasib warga Nduga yang sementara mengungsi akibat konflik yang terjadi di daerah tersebut. Gubuganus menegaskan, warga Nduga sekitar 600 KK saat ini menyebar dimana-mana, seperti di Wamena, Lanny Jaya dan sekitarnya. “Nah, akibat mengungsi itu maka terjadilah perang suku […]

expand_less