ODP dan PDP Kembali Bertambah, Total Pasien Positif C-19 di Papua 210 Kasus
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 1 Mei 2020
- visibility 1.392
- comment 0 komentar

Infografis penyebaran covid-19 di Papua tanggal 01 Mei 2020 / SC-19P
Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Satgas Covid-19 Papua kembali menyampaikan up date penyebaran Covid-19 di Papua, hingga pukul 18.00 Wit di laporkan ada penambahan 5 kasus baru, sehingga total komulatif pasien Positif Covid-19 di Papua sebanyak 210 kasus.
“Dari 205 pasien tersebut 144 orang dalam perawatan di rumah sakit, Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 59 orang dan Pasien meninggal sebanyak 7 orang, “Kata Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule kepada Pers, Jumat (01/05/20).
Dijelaskannya untuk penambahan 5 kasus baru berasal dari Kabupaten Mimika sebanyak 3 kasus dan 2 kasus dari Kabupaten Biak Numfor.
Sedangkan tambahan 2 pasien sembuh dari RSU Mimika. “Walaupun kita lihat ada tambahan kasus di Mimika, tetapi kami juga memberikan apresiasi atas kerja dari tim medis di RSU Mimika, sehingga hari ini bertambah 2 kasus yang dinyatakan sembuh,”tuturnya.
Sedangkan untuk Jumlah ODP, di laporkan hari ini mengalami kenaikan dari 1.827 kasus menjadi 2068 kasus, atau meningkat sebanyak 241 kasus. Sementara untuk PDP juga mengalami kenaikan dari 270 kasus menjadi 240 kasus atau meningkat sebanyak 30 kasus.
“ Memang kemaren ODP kita sempat berkurang banyak, namun hari ini kembali ada kenaikan, begituhalnya dengan PDP kita juga mengalami kenaikan. Hingga kini kita telah lakukan pemeriksaan PCR sebanyak 1192 sampel,”jelas Sumule.
Atas kenaikan kasus ini Sumule kembali mengingatkan kepada masyarakat di Papua untuk lebih peduli lagi dengan himbauan pemerintah terkait Social dan Fisical Distansing, khususnya di wilayah adat Meepago.
“Khusus kepada pemerintah daerah untuk tetap menerapkan dengan sangat ketat social distancing dan physical distancing. Memantau dengan ketat pergerakan penduduk, khususnya daerah Meepago, awasi Pergerakan penduduk untuk Dogiyai – Deiyai – Paniai dan Intan Jaya, “Jelas Sumule.
Sumule menjelaskan bila pertahanan di wilayah Meepago jebol maka dipastikan tim medis akan sangat kewalahan, “Karena kita menyadari betul dengan keterbatasan infrastruktur kesehatan di titik – titik tersebut. Jika terjadi permasalahan kita akan dapat kesulitan untuk menanganinya,”Pungkas Sumule.
Tetap di dalam rumah, bila terpaksa harus keluar rumah selalu gunakan masker, hindari kerumunan, jaga jarak dan hindari kontak dengan orang di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan, selalu cuci tangan. #kojagasasajagakotongsemuaselamat. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




