Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » C-19 Kota Jayapura Periksa 83 OTG di TPI Hamadi, 9 Orang Positif Rapid

C-19 Kota Jayapura Periksa 83 OTG di TPI Hamadi, 9 Orang Positif Rapid

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2020
  • visibility 1.652
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, –  Tim Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Kota Jayapura menjaring 83 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Hamadi. Mereka diduga tertular dari salah satu pasien positif, yang tinggal di kompleks tersebut.

Menurut Ketua Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura, Rustam Saru, 83 OTG ini duga berasal dari transmisi virus C-19 dari salah satu pasien positif. “ Jadi awalnya itu ada 1 orang yang positif, ini yang selajutnya di duga terdampak di keluarga serta orang-orang yang berada di sekitar kompleks tersebut,” kata Rustam Saru, kepada RedaksiTopik, Selasa (21/04/20) malam.

Rustam Saru mengatakan, tahap awal setelah diketahui adanya pasien positif, tim gugus telah melakukan tes terhadap 33 orang, yang pernah melakukan kontak dengan pasien.

“Jadi pertama itu kita test 33 orang dengan rapid, dan hasilnya ada 8 yang positif rapid,” katanya.

Dengan adanya hasil tes tersebut, Tim gugus lakukan jemput bola dengan melakukan Rapid Test terhadap 50 orang masyarakat di Kompleks TPI Hamadi, hasilnya terdapat  1 orang positif rapid.

“Nah jadi untuk TPI Hamadi ini, dari dua kali test kita jaring 83 OTG, hasilnya 9 dinyatakan positif rapid, ” kata Rustam Saru sekaligus membantah rumor adanya penjemputan pasien Covid di TPI Hamadi.

Dihari yang sama, Lanjut Rustam Saru, Tim Gugus C-19 juga melakukan pemeriksaan di salah satu keluarga pasien Positif di Tanah Hitam, dengan hasil satu orang positif rapid.

“Di Tanah Hitam, kita juga lakukan tes terhadap keluarga salah satu pasien, ada satu orang yang positif tes Rapid,” katanya.

Ia menambahkan, jika dalam setiap pemeriksaan keluarga pasien positif, dan terdapat hasil tes positif rapid, maka hasil tersebut akan kembali di test dengan PCR. Apabila hasil PCR negative, maka tetap diberlakukan isolasi mandiri dan akan dilakukan tes kembali dua pekan selanjutnya.

Demikian jika, hasil PCR menunjukkan posisi positif, maka orang yang dites dibawa ke RS untuk dilakukan isolasi dan perawatan. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung PON XX, Alumni Jatim Gelar Lomba Lari 10 K

    Dukung PON XX, Alumni Jatim Gelar Lomba Lari 10 K

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk dukungan terhadap perhelatan PON XX di Papua pada bulan Oktober 2020 mendatang, Alumni Jatim berencana menggelar lomba lari 10 kilometer. Pembina Alumni Jatim di Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan melihat waktu penyelenggaraan pemerintahan PON XX sudah semakin mendekat sedangkan gaungnya belum begitu terdengar. Untuk itu pihaknya ingin membangun opini […]

  • Diduga ODGJ, Seorang Remaja Bakar Rumah di Entrop

    Diduga ODGJ, Seorang Remaja Bakar Rumah di Entrop

    • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Tiga unit rumah yang belokasi di belakang Kompleks As-Salam Gunung Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, terbakar akibat ulah seorang remaja berinisial WM (14), yang diduga tengah mengalami gangguan jiwa atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kebakaran itu terjadi pada Rabu (27/10/2021) sekira pukul 10.00 WIT Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi […]

  • Tabrak Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Tewas di Holtekamp

    Tabrak Pohon Kelapa, Pria Paruh Baya Tewas di Holtekamp

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang pria paruh baya berinisial S (53) tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Holtekamp, tepatnya d ipertigaan PLTU Kampung Holtekamp Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (14/3/2023) sekira pukul 04.30 WIT. Kapolsek Muara Tami AKP Cornelis Dima membenarkan kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi bernama Nur Iman Elate (24), yang pada […]

  • Pemprov Papua Tengah Siap Bangun Rumah Sakit Tibe B di Nabire, Target 2026 Sudah Beroperasi

    Pemprov Papua Tengah Siap Bangun Rumah Sakit Tibe B di Nabire, Target 2026 Sudah Beroperasi

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan rencana pembangunan rumah sakit umum tipe B dengan fasilitas lengkap di Kabupaten Nabire. Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk menargetkan Tahun 2026 rumah sakit sudah harus beroperasi. “Nanti akan ada rumah sakit umum miliki pemerintah provinsi yang akan dibangun dengan fasilitas lengkap di Kabupaten Nabire. […]

  • Tahun Baru Energi Baru, PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50%

    Tahun Baru Energi Baru, PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50%

    • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Memasuki tahun baru 2025, PT PLN (Persero) memberikan diskon spesial sebesar 50 persen untuk penambahan daya listrik, sebagai bagian dari program “Gebyar Awal Tahun 2025, Tahun Baru Energi Baru”. Program ini berlaku mulai tanggal 1 hingga 15 Januari 2025 dan terbuka untuk pelanggan seluruh golongan tarif dengan sambungan 1 fasa yang ingin […]

  • Jelang Pilkada, Fransiskus Kemong : Jangan Mudah Terprovokasi

    Jelang Pilkada, Fransiskus Kemong : Jangan Mudah Terprovokasi

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Di era digital dan moderenisasi, banyak masyarakat mudah terhasut isu propaganda dan terprovokasi yang berbedar luas di platform media sosial, apalagi jelang pelaksanaan Pemilukada 2024. Tokoh intelektual Timika Fransiskus Kemong meminta masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. “Kita jangan mudah termakan dan terhasut isu propaganda dan provokatif yang merugikan banyak orang termasuk […]

expand_less