Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PORT NUMBAY » Anak – anak Korban Banjir Bandang Sentani Butuh Seragam Sekolah

Anak – anak Korban Banjir Bandang Sentani Butuh Seragam Sekolah

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
  • visibility 733
  • comment 0 komentar

Sentani, Topikpapua.com, – Memasuki hari kedua belas (12) pasca banjir bandang dan longsor yang terjadi di  Kabupaten Jayapura, ribuan pengungsi korban banjir masih menempati sejumlah posko yang telah ditentukan oleh Tim Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Jayapura.

Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Sentani, Kabupaten Jayapura, mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Bantuan bagi korban terdampak kini terus mengalir.

Pantauan Redaksi Topik, di Posko Induk pengumpulan bantuan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, tak pernah sepi. Hilir mudik kendaraan pengangkut bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan. Sementara di lokasi itu, bantuan makanan tampak masih cukup banyak dan juga pakaian layak pakai masih banyak.

“Sudah banyak bantuan yang masuk khususnya untuk pakaian layak pakai dan ini sudah kita distribusikan ke sejumlah daerah yang ada di sekitar Kota Sentani tapi, kita hanya kekurangan di pakaian seragam sekolah,” kata Serka (TNI) Gatot Suherman,salah satu Koordinator di posko layanan logistik Posko Induk Tanggap Darurat Banjir Bandang Sentani, Kamis (28/3/2019) siang.

Kendati demikian, Serka Gatot menyatakan jika saat ini ada beberapa barang yang sangat mendesak dan dibutuhkan pengungsi korban banjir. Yakni, anak-anak korban bencana ini membutuhkan seragam sekolah.

Dirinya juga menjelaskan anak-anak pengungsi korban banjir bandang ini tidak lagi memiliki seragam sekolah lantaran, kebanyakan anak-anak tersbut seragamnya telah hanyut terbawa banjir bandang yang terjadi pada hari Sabtu (16/3/2019) lalu.

Apalagi menurutnya, beberapa sekolah yang berada di sekitar Kota Sentani, Kabupaten Jayapura sudah kembali melakukan aktivitas belajar mengajar seperti sedia kala.

“Hanya seragam sekolah saja yang kurang. Kalau pakaian lainnya sudah banyak,” jelasnya saat ditemui Redaksi Topik, Kamis (28/3/2019) siang.

Ketika ditanya soal sudah berapa banyak pakaian layak pakai yang masuk ke posko, dirinya mengatakan bahwa untuk jumlah keseluruhan pihaknya belum bisa memberi tahu karena sampai saat ini masih di invetarisir.

“Masih kita inventarisir jumlahnya, karena ini juga kan ada yang masuk melalui posko induk, di posko ini dan posko lainnya jadi kita belum tahu secara pasti jumlah bantuan yang sudah masuk,” ujarnya.

Selain untuk korban banjir bandang yang ada di sekitar Kota Sentani, Gatot mengungkapkan bahwa bantuan pakaian laya pakai ini juga sudah di distribusikan oleh pihaknya kepada korban yang terdampak dari meluapnya air danau Sentani.

“Pakaian layak pakai ini bukan hanya untuk korban banjir saja, tapi kita juga distribusikan untuk korban yang terdampak dari meluapnya air danau Sentani,” tuturnya.

Sudah ada beberapa kampung yang ada di sekitar Danau Sentani yang telah di distribusikan.

“Untuk korban yang terdampak meluapnya air Danau Sentani memang belum semua kita distribusikan karena kita terndala di tranportasi untuk menyeberang ke kampung-kampung yang ada di tengah danau,” tambahnya.

Selain di sekitar Danau Sentani pihaknya juga belum mendistribusikan pakaian layak pakai tersebut ke salah satu distrik yang berada di belakang Pegunungan Cycloop.

“Untuk di sekitar Sentani hampir semua sudah kita distribusikan yang belum itu di tengah Danau Sentani dan Ditrik Ravenirara yang juga terdampak dari banjir bandang,” tukasnya. (Irf)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Tolak Rasisme di Deiyai berujung Ricuh, 1 Anggota TNI Gugur

    Demo Tolak Rasisme di Deiyai berujung Ricuh, 1 Anggota TNI Gugur

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikapapua.com, – Demonstrasi tolak Rasisme di kabupaten Deiyai Papua berujung ricuh, satu anggota TNI dikabarkan gugur, sementara dua lainnya kritis. Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto saat di hubungi Redaksi Topik, Rabu (28/08/19) menjelaskan bila demo tolak Rasisme di gelar pada, Rabu petang sekitar pukul 15.00 wit. Dijelaskan Letkol Eko, saat itu massa pendemo […]

  • Laka Tunggal di Holtekam, Seorang Pelajar Tewas

    Laka Tunggal di Holtekam, Seorang Pelajar Tewas

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Pantai Hamadi – Holtekamp Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, sehingga mengakibatkan seorang pelajar perempuan bernama Lingga (17) meninggal dunia saat dievakuasi menuju rumah sakit, Minggu (14/5/2023) malam. Kapolsek Jayapura Selatan AKP Julkifli Sinaga membenarkan peristiwa tersebut. Ia menerangkan, korban diketahui meninggal dunia saat perjalanan ke rumah […]

  • Eremen Yogosam : Semua Pihak di Mamteng Jaga Kamtibmas yang Kondusif

    Eremen Yogosam : Semua Pihak di Mamteng Jaga Kamtibmas yang Kondusif

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Kobagma, Topikpapua.com, -Tokoh Masyarakat Mamberamo Tengah yang juga sebagai Ketua Forummood  Kewaspadaan Mamberamo Tengah, Eremen Yogosam berharap Masyarakat, ASN, TNI/Polri dan seluruh pihak yang ada di Mamberamo Tengah untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif. Selain itu ia mengajak Masyarakat untuk tidak mudah tethasut oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, apalagi terkait adanya ajakan aktivitas pemalangan […]

  • TNI Sebut KKSB di Intan Jaya Gunakan Warga Sipil Sebagai Tameng Hidup

    TNI Sebut KKSB di Intan Jaya Gunakan Warga Sipil Sebagai Tameng Hidup

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kol. Czi IGN Suriastawa mengaku KKSB di Intan jaya  menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng hidup saat menyerang pos-pos TNI. Hal tersebut disampaikan Kol. Suriastawa paska aksi penyerangan KKSB terhadap pos koramil persiapan di distrik Hitadipa pada hari minggu siang. “ Terlihat jelas melalui teropong […]

  • Korupsi jadi Momok, Jokowi Minta Masyarakat Papua Awasi Ketat Anggaran Pembangunan

    Korupsi jadi Momok, Jokowi Minta Masyarakat Papua Awasi Ketat Anggaran Pembangunan

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Presiden Jokowi meminta masyarakat Papua mengawasi anggaran pemerintah yang diperuntukan bagi pembangunan di wilayah Papua. Dikatakan Presiden, korupsi menjadi momok di seluruh wilayah dalam pembangunan daerah. Dan sejak 2014-2022, pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran Rp1.036 triliun untuk pembangunan tersebut. “Uang ini sangat besar sekali, makanya saya minta masyarakat Papua, tolong awasi, kawal, […]

  • Hebat! Dua Pelajar Asal Papua Tengah Jadi Paskibraka di Harlah Pancasila

    Hebat! Dua Pelajar Asal Papua Tengah Jadi Paskibraka di Harlah Pancasila

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Dua orang pelajar asal Provinsi Papua Tengah akan menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), untuk upacara Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Blok Rokan, Riau, Sabtu (1/6/2024). Kedua pelajar tersebut bernama Martinus Arnold Yogi dan Kefira Melinda Arsai. Mereka merupakan pasukan Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2023 yang ikut dalam upacara Pengibaran […]

expand_less