Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Kolonel Aidi : Tidak Ada Bom Fosfor di Nduga, Kami Pakai Granat Asap dan Granat Lontar..!!

Kolonel Aidi : Tidak Ada Bom Fosfor di Nduga, Kami Pakai Granat Asap dan Granat Lontar..!!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 27 Des 2018
  • visibility 746
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Beredarnya isyu pemakaian bom fosfor dalam upaya penegakan hukum di distrik Mbua dan Yigi, kabupaten Nduga pasca tragedy pembantaian para pekerja PT. Istaka Karya awal desember lalu membuat Kodam XVII Geram.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf M. Aidi didampingi Kepala Perlengkapan, Kolonel CPL Dwi Soemartono, Rabu (26/12/2018) siang kepada Pers menjelaskan bahwa tuduhan bom yang dimaksudkan oleh kelompok separatis adalah amunisi standar.

“Disini saya klarifikasi bahwa yang mereka bilang bom itu ya ini barangnya, ini namanya granat asap bukan bom,” kata Aidi sembari memperlihatkam gambar dan artikel yang disebarkan oleh Human Right West Papua.

Dengan menyebarkan foto dan nama amunisi yang berbeda, menurut Aidi, kelompok separatis tidak bisa membedakan mana granat , petasan manapula bom. ” kami sangat memaklumi karna mungkin mereka tidak berpendidikan soal ini,” kata Aidi.

Lebih detail terkait amunisi standar itu, Kolonel CPL Dwi Soemartono menjelaskan bahwasanya yang diklaim sebagai bom fosfor tersebut sebetulnya adalah Amunisi berjenis GT-6 AS buatan Pindat.

“ granat asap dan granat lontar ini adalah senjata standar yang di pakai semua pasukan di dunia, khusus untuk granat asap fungsinya sebagai alat isyarat, penanda zona sasaran atau pendaratan, atau penyembunyi pergerakan tentara, “ jelas Kolonel CPL Dwi Soemartono.

Lanjut Dwi, ini merupakan granat tangan asap berbahan selongsong alumunium dan tidak mengandung bahan peledak mematikan. Fungsinya, kata Dwi hanya untuk tabir dengan isian bioteknik berupa bahan kimia yang bereaksi saat pin atau penggalak di buka, maka reaksi dengan udara akan mengeluarkan asap.

“Ini otomatis karena sifat kimianya seperti itu, jadi begitu buka langsung bereaksi dengan udara dengan durasi nyala 2-5 detik dan lama asap kurang lebih 25 detik,” jelas Dwi.

Ada juga MU KAL 40 MM GLM buatan Pindad, USA, Singapura yang biasanya juga digunakan Satgas Pamtas saat Rik Siap Ops. Amunisi in digunakan dengan jarak tembak maksimum 400 meter dengan sudut 45 derajat.

“Nah semua ini masuk dalam kategori senjata standar khusus yang digunakan oleh semua pasukan infantri standar paling rendah, jadi kalau gunakan ini legal karena seluruh dunia gunakan ini,” Pungkas nya. (Nug)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Identifikasi Korban Pesawat SAM Air Butuh Waktu 2 Pekan

    Identifikasi Korban Pesawat SAM Air Butuh Waktu 2 Pekan

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana, menyebutkan bahwa identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SMW dalam proses pengiriman sampel ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta. Dikatakan, proses identifikasi Tim DVI Polda Papua telah dimulai pada Selasa (27/6) malam. Dari hasil identifikasi, kondisi jenazah terbakar […]

  • Hari ini Pasien Positif C-19 di Papua Bertambah 14 Orang, Total 45 Kasus

    Hari ini Pasien Positif C-19 di Papua Bertambah 14 Orang, Total 45 Kasus

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 5.803
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah pasien Positif Covid-19 di Papua terus bertambah, Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 papua di laporkan hingga Rabu, 8 April 2020 pukul 19.00 wit jumlah komulatif kasus positif C-19 di Papua mencapai angka 45 Kasus atau bertambah 14 kasus baru. Juru Bicara Covid-19 papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan tambahan 14 kasus positif […]

  • Alumni Akpol 1991 Gelar Bhaksos

    Alumni Akpol 1991 Gelar Bhaksos

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com  –  Polda Papua menggelar bhakti sosial berupa pemberian sembako serta pemberian bantuan alat modal usaha kepada masyarakat di Jayapura. Kegiatan itu, dalam rangka peringatan telah dilaksanakan kegiatan Baksos dalam rangka HUT Alumni Akpol 1991 Batalyon Bhara Daksa, yang berlangsung di Aula Obhey Ready May Polres Jayapura, Selasa (28/07/20). Wakapolres Jayapura Kompol Zet Saalino mengapreasiasi kunjungan […]

  • Wanita Muda Ditemukan Tewas di Areal Bandara FK Biak

    Wanita Muda Ditemukan Tewas di Areal Bandara FK Biak

    • calendar_month Sab, 7 Okt 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Biak, Topikpapua.com,– Seorang wanita ditemukan tewas di belakang kantor lurah Mandala, tepatnya di dalam pagar bandara Frans Kaisepo Biak, Sabtu (7/10/2023) pagi. Kapolres Biak Numfor, Akbp Damianus Dedy Susanto mengatakan jasad wanita yang kemudian diketahui bernama Adomina Wariroan (26 tahun), warga Kelurahan Sinar Pagi, Distrik Biak Kota tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar. ” […]

  • Bangun Lapter Perintis, PT Freeport Wujudkan Akses Transportasi Bagi Masyarakat Terpencil

    Bangun Lapter Perintis, PT Freeport Wujudkan Akses Transportasi Bagi Masyarakat Terpencil

    • calendar_month Rab, 3 Agu 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kepala Kampung Aroanop, Deteminus Beanal mengapresiasi pembangunan lapangan terbang perintis oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) yang telah aktif sejak 2017. “Masyarakat sangat terbantu dengan adanya lapangan terbang perintis, karena masyarakat sebelumnya kesulitan mengakses kebutuhan dasar seperti kesehatan, pangan dan sebagainya”, ujar Deteminus, Rabu (3/8/2022). Deteminus mengaku masyarakat di area kampung selama ini […]

  • Konflik Pilkada Puncak Jaya : 9 Orang Tewas, Ratusan Rumah Dibakar

    Konflik Pilkada Puncak Jaya : 9 Orang Tewas, Ratusan Rumah Dibakar

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Konflik pilkada di Kabupaten Puncak Jaya antar kedua kubu pendukung pasangan calon (paslon) Bupati yang terjadi pasca Pilkada hingga kini telah memakan korban tewas sebanyak 9 orang dan 428 orang luka-luka. “Jumlah korban meninggal dunia dari kedua kubu paslon sebanyak 9 orang, dimana daribkubu paslon 01 sebanyak 5 orang dan 4 orang […]

expand_less