Pasca Banjir Bandang, Bupati Nawipa Pimpin Normalisasi Kali Tuniyai

0
Bupati Kabupaten Paniai, Meki Nawipa (baju putih) saat meninjau lokasi banjir bandang / ist

Enarotali, Topikpapua.com, – Pasca Banjir bandang melanda kampung Uwibutu, Madi, Distrik Paniai Timur pada Selasa 19 Januari 2021 lalu, Pemkab Paniai mulai melakukan normalisasi kali kecil Tuniyai, Kamis (21/02/21).

Bupati Paniai Meki Nawipa bersama rombongan ketika meninjau lokasi banjir Kamis pagi, mengatakan normalisasi kali Tuniyai ini dilakukan agar aliran air di kali ini bisa kembali normal, sehingga saat hujan turun di harapkan air tidak lagi meluap.

Baca JugaPemukiman Tiga Suku di Area PT PAL Timika, Terendam Banjir

“Kami tidak mau lama-lama kerja, mulai hari ini langsung normalisasi kali kecil ini. Itu supaya airnya bisa mengalir dengan jelas. Dan semua pohon, batu dan segalanya yang dibawa dari gunung ini kami mau timbun,” ujar Bupati Nawipa

Dijelaskan Bupati Nawipa, normalisasi ini penting dilakukan, mengingat tingkat okupansi warga di bantaran kali cukup marak. Hal ini mengakibatkan terjadinya limpasan air, longsor, dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

“Masyarakat luar biasa termasuk kepala suku dan kepala kampung dari Uwibutu karena mereka dengan sukarela berikan tanah untuk timbun material tanah, pasir, batu dan potongan kayu. Mereka juga mau agar musibah ini berlalu dengan cepat,” ucapnya.

Baca JugaJumlah Korban Terdampak Banjir Bandang Sentani Mencapai 11.725 KK

Menurut dia, jika aliran air di kali mulai normal, maka masyarakat tidak boleh lagi tebang kayu sembarangan, buang sampah di kali dan akan dilakukan reboisasi hutan dan lahan secara sukarela antara Pemerintah, TNI, Polri, dan organisasi kemasyarakatan termasuk Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Papua.

“Tempat pembuangan sampah sudah kami sediakan di gunung Ekeitadi, jadi usai normalisasi ini kami akan pasang informasi pelarangan buang sampah dan pelarangan tebang kayu sambil kami tanam pohon,” katanya.

Ia menambahkan, mulai besok Jumat (22/01/21) pihaknya akan menurunkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Baca JugaBanjir Bandang Terjang Distrik Goyage Tolikara, 3 Orang Dilaporkan Hilang

“Sembako besok diturunkan sesuai data yang kami peroleh. Saya sudah tunjuk Pj Sekda Paniai untuk mengurus bantuan tersebut. Banjir ini gara-gara hujan yang lebat selama ini, jadi tidak ada salah dari masyarakat,” ucap Nawipa.

Sebelumnya, pada Selasa 19 januari 2021 Banjir bandang melanda kampung Uwibutu, Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.

Akibat meluapnya kali Tuniyai tersebut, sedikitnya 73 rumah warga rusak. Banjir juga merusak kediaman Bupati dan kebun warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (Redaksi Topik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here