Alasan Corona, Peresmian 9 Venue PON Papua Digelar Virtual

1
Kapolda Papua di dampingi Ketua PB PON Papua dan Pj Sekda Papua / ist

Jayapura, Topikpapua.com, –  Ketua Harian PB PON Papua, Yunus Wonda memastikan bila acara peresmian 9 venue PON yang rencananya akan di gelar pada tanggal 20 Oktober 2020 akan di gelar secara Virtual.

Hal tersebut di katakan Yunus usai menggelar pertemuan dengan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpuw di Mapolda Papua, Jumat (16/10/20).

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Papua yang ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Kami terus berusaha, Kapolda juga sebagai anak Papua punya keinginan besar dan ini sebagai moment kami di percayakan sebagai tuan rumah, tetapi di sisi lain kami juga harus ikuti protokol kesehatan yang memang menjadi satu aturan yang kami harus ikuti sehingga dalam posisi ini kami harus sepakati tetap mengedepankan protokol kesehatan, “Jelas Yunus kepada Pers.

Walau demikian menurut Yunus, Gubernur Papua, Lukas Enembe beserta Panitia besar PON Papua dipastikan tetap akan berada di Stadion Papua Bangkit.

“ Gubernur akan ada di Stadion Papua Bangkit didampingi oleh panitia, PB PON dan juga Muspida akan live secara virtual agar masyarakat baik di Papua, Nasional dan internasional melihat kesiapan kami dan beberapa venue yang akan di resmikan. Intinya kami sepakat dilaksanakan secara Virtual, “Tukas Yunus.

Yunus juga menjelaskan bla hingga kini pihaknya masih menunggu surat resmi dari Polda Papua terkait ijin diselenggarakannya peresmian secera Virtual.

“Kapolda akan rapat dan kami akan tunggu surat resmi dari Kapolda Papua, Intinya semua mendukung kegiatan dilakukan secara virtual, Semua masyarakat bisa nonton di You Tube dan di live di televisi, “Ujar Yunus.

Sementara itu Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku kebijakan yang disepakati ini semata-mata untuk kepentingan bersama, mengingat saat ini jumlah kasus positif covid-19 di Papua  terbilang tinggi.

“ Kami berdiskusi bersama dan saya sampaikan beberapa catatan-catatan tentang landasan hukum kemudian beberapa atensi-atensi turun dari bapak Presiden dan Bapak Kapolri terkait pelarangan melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar dimassa pandemik covid-19, “Jelas Kapolda.

Kapolda juga mengaku bila acara peresmian veneu PON di Papua ini harus sukses, terutama untuk Count Down, tetapi disatu sisi ada aturan dari pemerintah pusat terkait protokol kesehatan penyebaran Covid 19.

“Jadi ada event- event, liga-liga dan lain sebagainya itu kan tidak diijinkan lagi dengan menggunakan suporter atau penonton dan inilah kami lemparkan kembali kepada panitia untuk berfikir kembali. Karena saran kami untuk virtual itu adalah mungkin yang terbaik, kalau seandainya mau dipaksakan mungkin akan di wakili oleh Muspida dan beberapa orang yang ditunjuk saja, “Beber Kapolda.

Lanjutnya, Bagaimana pun kegiatan ini harus sukses, tetapi kita punya tanggungjawab besar, Negara punya tanggungjawab besar. Kita ketahui bahwa Indonesia sudah di posisi tiga besar, kemudian Papua sudah masuk 10 besar di Indonesia, “Saya pikir itu yang harus kita jaga betul jangan sampai akibat berkumpulnya massa pada saat acara peresmian ini menambah dengan cepat jumlah paparan Covid 19, “Pungkas Kapolda.

Seperti di ketahui, pada tanggal 20 Oktober 2020 Gubernur Papua, Lukas Enembe akan meresmikan 9 Venue PON. Selain itu akan di laksanakan juga kegiatan pergantian nama Bandara Sentani, Sosialisasi persiapan PON XX 2021, peluncuran buku Orang Asli Papua dan Count Down 365 hari menuju PON XX Tahun 2021 di Provinsi Papua. (Redaksi Topik)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here