KKSB Intan Jaya Kembali Berulah, 1 Warga Sipil Tewas Ditembak
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 31 Mei 2020
- visibility 830
- comment 0 komentar

Masyarakat dan keluarga saat menangisi jenasah Yunus Sani, Korban penembakan KKSB di Intan Jaya / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di kabupaten Intan Jaya kembali melakukan teror. Kali ini yang menjadi korban adalah warga sipil di kampung Megataga, Distrik Wandai.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl. Eko Daryanto lewat rilis yang di terima redaksi topik, Minggu (31/05/20) mengatakan peristiwa pembunuhan terhadap warga sipil atas nama Yunus Sani (40) tersebut terjadi pada hari jumat, 29 Mei lalu.
“Informasi ini kami terima dari Bapak Niko Wakey yang adalah seorang Pastur Gereja Mbegulo. Menurut Pastor Niko, Kejadian Bermula Ketika Bapak Niko Wakey sedang mengantar anaknya dari Enarotali, saat kembali ke Kampung Mbegulo ditengah perjalanan di Kampung Megataga, Distrik Wandai terdengar bunyi tembakan kurang lebih sebanyak 8 kali, “Kata Kol Eko menjelaskan kronologis penembakan.
Lanjutnya, Setelah bunyi tembakan reda bapak Niko Wakey melihat KKSB turun dari Kampung Magataga dan akan menghampiri dirinya dan kelompok itu mengatakan telah membunuh korban Yunus Sani.
“ Selanjutnya setelah KKSB itu pergi, Bapak Niko Wakey menghampiri korban Yunus Sani yang telah di bungkus dengan karung, “Kata Kol Eko.
Atas peristiwa ini, Kapendam mengatakan bila KKSB di Intan jaya saat ini seakan sedang menebar virus pencabut nyawa bagi warga asli Papua yang berada di bumi Papua, “Ini sangat biadab, tidak benar. Apapun alasan mereka, tidak dibenarkan tindakan penembakan dan mutilasi warga sipil di Papua,”Tegas Kapendam.
Sebelumnya di beritakan, pada jumat 22 Mei lalu KKSB di Intan jaya juga menembak dua tenaga medis yang saat itu sedang melakukan giat pembagian obat di kampung Mbugulo Distrik Wanday.
Kedua tenaga medis yang kemudian diketahui adalah bagian dari gugus tugas covid-19 kabupaten Intan Jaya tersebut adalah Ale Melik Bogau yang juga merupakan Kepala Puskesmas Kampung Wandai (kritis) dan Heniko Somau, pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Intan Jaya (Meninggal dunia).
Hingga kini Aparat gabungan TNI-Polri masih terus mengejar para pelaku penembakan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




