Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » PENDIDIKAN » Bupati Mathius Karantina Mandiri Paud Hingga SLTP di Kabupaten Jayapura

Bupati Mathius Karantina Mandiri Paud Hingga SLTP di Kabupaten Jayapura

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
  • visibility 662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sentani, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten Jayapura akhirnya memutuskan untuk mengkarantina Mandiri kan sekolah mulai dari tingkat PAUD hingga SLTP baik negeri maupun swasta di Kabupaten Jayapura.

“ iya.., semua sekolah di kabupaten Jayapura KARANTINA MANDIRI, bukan liburan, lebih jelasnya kontak kadis kesehatan, “ kata Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw lewat pesan WA yang di terima Redaksi Topik, Selasa (17/03/20) malam.

Hal ini sebagai jawaban atas pertanyaan banyak warga yang menanyakan mengapa kebijakan meliburkan sekolah hanya di dua distrik saja.

“ Keterangan dalam jumpa pers tadi itu sebelum kita gelar rapat tim gugus depan,  nah setelah kita rapat putusannya bukan kita liburkan tapi di sebut Karantina Mandiri, dan ini berlaku untuk semua sekolah mulai dari tingkat PAUD sampai SLTP, baik negeri maupun swasta, “ Jelas kepala dinas pendidikan kabupaten Jayapura, Ted Mokay.

Sebelumnya, Bupati Jayapura menggelar Jumpa Pers dan menyampaikan bahwa akan meliburkan sekolah di dua distrik yakni distrik sentani dan distrik sentani timur.

“Dinas Pendidikan akan membuat keputusan dan itu akan masuk dalam tim gugus tugas yang telah kita bentuk tadi. Bahwa, libur sekolah hanya berlaku di sekitar Distrik Sentani dan Distrik Sentani Timur. Tapi di Sentani Timur juga tidak semua diliburkan, jadi kita melihat kondisi setempat, aktivitas yang tinggi dan pertemuan-pertemuan, mobilisasi tinggi mungkin itu yang perlu dibatasi,” kata Mathius kepada Pers.

Mathius juga menegaskan, sehubungan dengan nonaktifnya PBM dibeberapa sekolah di dua distrik itu, agar pihak guru agar tetap menjadwalkan layanan PBM secara online. Kemudian orang tua juga harus mengawasi kegiatan anak selama dirumah.

“Kami juga sudah diskusi panjang lebar, kalau ini tinggal di rumah, siswa-siswi di beberapa sekolah tertentu ini harus jelas pengawasannya, harus jelas tugasnya dari guru-guru. Jadi proses belajar mengajar bisa berjalan dengan online, tetapi ini harus disiapkan semua. Jadi bukan istilah libur, libur ini konotasinya dia mau kemana-mana. Tetapi, ini adalah tindakan khusus, semacam karantina misalnya,” Tukas Bupati Mathius. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less