Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Pulihkan Kondisi Pengungsi di Nduga, Pemerintah Glontorkan Rp 3,68 Milyar

Pulihkan Kondisi Pengungsi di Nduga, Pemerintah Glontorkan Rp 3,68 Milyar

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Wamena, Topikpapua.com, – Pemerintah  Pusat dan propinsi Papua memberikan bantuan sebesar 3,68 miliar rupiah kepada Pemerintah Kabupaten Nduga untuk memulihkan kondisi pengungsi akibat konflik berkepanjangan sejak Desember 2018 silam.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI, Harry Hikmat menjelaskan bantuan tersebut terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama senilai Rp.2.526.936.000 terdiri dari bantuan logistik permakanan sebesar senilai Rp.1.995.136.000 dan bantuan Cadangan Beras Pemerintah 50 ton senilai Rp.531.800.00.

“ Sedangkan bantuan tahap II senilai Rp.740.449.000 terdiri dari paket perlengkapan sekolah SD hingga SMA, peralatan bermain, belajar, olahraga,kelompok rentan lansia dan berkebutuhan khusus, “ Ungkap Harry usai mendampingi Sekertaris Daerah Nduga, Namia Gwijangge saat memberikan bantuan tahap pertama di Wamena, Selasa (30/07/19).

Harry menambahkan Untuk bantuan tahap III senilai Rp.491.192.985 terdiri dari bantuan beras reguler Rp.51.380.000, makanan tambahan senilai Rp.155.057.500 dan paket logistik senilai Rp.212755.485.

“Bantuan ini diberikan kepada Pemkab Nduga yang diwakili Sekertaris Daerah Nduga Namia Gwijangge di Wamena hari ini. Bantuan itu selajutnya akan didistribusikan ke kantong-kantong pengungsian oleh Dinsos,” tegas Harry.

Selain memberikan bantuan berupa dana segar, Pemerintah Pusat lewat Kementrian Sosial juga tengah menyiapkan skema bantuan berkelanjutan bagi korban konflik di Kabupaten Nduga. Program bantuan ini sebagai bentuk perlindungan sosial jangka panjang.

Harry menjelaskan skema bantuan berkelanjutan yang dimaksud adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan beras sejahtera (Rastra) dan bantuan sosial lainnya.

“Kita akan lakukan evaluasi siapa saja yang masuk kreteria dan akan mendapatkan bantuan tersebut,” jelas Harry.

Harry menambahkan berdasarkan basis data terpadu dari pusat data kementerian sosial sebanyak 1.720 jiwa Nduga yang akan menjadi calon penerima rastra. Mereka berada di distrik Kenyam.

“Validasi akan dilakukan bulan Juli-Agustus. Kerena di Kabupaten Nduga belum ada pendamping maka pendamping PKH Wamena akan diterjunkan melakukan validasi. Jika dalam validasi ditemukan ada unsur PKH maka mereka juga akan mendapatkan PKH,” tambah Harry.

Unsur KPM PKH yang dimaksud memenuhi kreteria ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia dan disabilitas berat.

Kementerian Sosial juga mencatat sebanyak 82.020 jiwa warga Nduga akan menjadi calon KPM PKH. Mereka akan mendapatkan PKH Akses dan PKH Adaptif.

“PKH Akses karena daerah yang dijangkau sangat sulit. Sedangkan PKH Adaptif karena mereka menjadi korban bencana,” tambah Harry.

Seiring dengan validasi calon KPM, Kemensos juga akan melakukan recrutmen pendamping PKH secara Offline karena sulitnya wilayah. Harry Hikmat mencontohkan rekrutmen secara offline pernah dilakukan disejumlah daerah di Papua yang mempunyai wilayah sulit seperti distrik Asmat.

“Kreterian SDM PKH di Kabupaten Nduga bisa kita turunkan yang tadinya Sarjana Sosial bisa menjadi SMA dan mereka bisa menjadi asisten pendamping. Idealnya satu pendamping bisa melayani 200-250 KPM. Untuk itu, jumlah SDM yang dibutuhkan di Kenyam sebanyak 8 orang,” jelas Harry.

“Sebenarnya tahun 2017 di Kabupaten Nduga sudah ada 2 orang pendamping dan 5 orang Administrator Pengolah Data. Namun karena mereka tidak aktif maka data KPM tidak masuk di BDT. Nah, sekarang mereka akan kita aktifkan kembali dibantu pendamping dari Wamena untuk melakukan verifikasi,” imbuhnya.

Untuk melayani pencairan bantuan itu, Pemerintah sudah berkerjasama dengan Himpunan Bank Pemerintah atau Himbara. Harry menegaskan pihak bank yang akan melayani pencairan bansos di Kabupaten Nduga adalah BRI cabang Wamena karena di kabupatem tersebut belum ada bank. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara cash oleh pihak BRI.

“Penyaluran bansos PKH dan Rastra bisa dilakukan secara cash jika disana tidak ada akses perbankan sama sekali. Ini sangat dimungkinkan dan ada payung hukumnya yaitu Perpres 63 tahun 2017 tentang bantuan sosial non tunai,” Pungkas Harry. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Merauke Selamatkan Ribuan Ekor Kura-Kura Moncong Babi

    Polres Merauke Selamatkan Ribuan Ekor Kura-Kura Moncong Babi

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com,  –  Polres Merauke berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan ekor kura-kura moncong babi di pelabuhan Yos Sudarso, Kamis (14/03/19). Kabid humas polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan pengungkapan kasus ini berawal ketika anggota Mapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Merauke melakukan pengamanan kedatangan KM Tatamailau dari pelabuhan Agats Kabupaten Asmat di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke. “ […]

  • Ini Tiga Hal Penting yang Disampaikan Bank Indonesia Dalam LPI 2023

    Ini Tiga Hal Penting yang Disampaikan Bank Indonesia Dalam LPI 2023

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Bank Indonesia meluncurkan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2023, Rabu (31/1/2024). Laporan ini merupakan wujud transparansi pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia kepada publik, sebagaimana amanat pasal 58 ayat (7) dari UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan […]

  • Peduli Pendidikan, Bupati Merauke Bantu 5000 Unit Handphone  

    Peduli Pendidikan, Bupati Merauke Bantu 5000 Unit Handphone  

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka dan Wabup Riduwan menyerahkan sebanyak 5000 unit telepon genggam (HP) android secara simbolis  dan bertahap kepada perwakilan siswa kelas 6 Sekolah Dasar, SMP dan SMA di Gedung Negara Merauke, Rabu (6/4/2022). Bupati Romanus mengatakan, penyerahan bantuan HP ini sebagai wujud pemenuhan janji politik saat awal kampanye kepada masyarakat […]

  • Rusuh Dogiyai : 3 Warga Ditemukan, Masih Ada 1 Orang yang Hilang

    Rusuh Dogiyai : 3 Warga Ditemukan, Masih Ada 1 Orang yang Hilang

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan, pihaknya berhasil menemukan 3 warga yang hilang akibat insiden kerusuhan Dogiyai beberapa hari yang lalu. Tiga warga yang bekerja sebagai karyawan ini, ditemukan Selasa 15 November 2022 atas bantuan warga dan tokoh masyarakat. Sedangkan 1 orang warga masih dinyatakan hilang, dan pihak […]

  • Aktivitas Kembali Padat, Simak Lima Tips Aman Membawa Barang dengan Sepeda Motor

    Aktivitas Kembali Padat, Simak Lima Tips Aman Membawa Barang dengan Sepeda Motor

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Astra Motor Papua selaku main dealer Honda di wilayah Papua dan Papua Barat tidak hentinya memberikan edukasi berkaitan keselamatan berkendara. Semangat #Cari_Aman terus digaungkan, mengingat sepeda motor menjadi salah satu pilihan transportasi utama masyarakat. Oging Adria Fitra Sakti selaku Corporate Communication Astra Motor Papua mengatakan sepeda motor saat ini menjadi salah satu […]

  • Hari ini 692 warga Kota Jayapura ikut Rapid Test, 97 Orang Reaktif

    Hari ini 692 warga Kota Jayapura ikut Rapid Test, 97 Orang Reaktif

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.656
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah kota Jayapura lewat tim gugus tugas Covid-19 terus melakukan rapid test terhadap sejumlah wilayah yang di karantina. Hari ini dari 692 warga yang di Rapid, hasilnya di temukan 97 orang Reaktif. Kepala dinas kesehatan Kota Jayapura, dokter Nyoman Sri Antari mengatakan dari total 692 orang yang di rapid hari ini berasal […]

expand_less