Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kapolda Papua Sebut Aksi Kekerasan di Pegunungan Bintang Ulah Kelompok Baru

Kapolda Papua Sebut Aksi Kekerasan di Pegunungan Bintang Ulah Kelompok Baru

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Timika, Topikpapua.com – Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri mengaku aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Pegunungan Bintang dalam dua hari terakhir merupakan ulah dari kelompok baru yang menamakan diri Kodap 35 Bintang Timur, Pimpinan Ananias Ati Mimin.

“Mereka sebut kelompoknya TPNPB Kodap 35 bintang timur. Ini kan kelompok baru lagi, mereka ini pecahan dari kelompok yang di Kiwirok, karena disana mereka tidak bisa berbuat banyak, sebagian lari ke Pegunungan Bintang dan buat onar,” ungkap Irjen Fakhiri, Selasa (19/9/2023).

Irjen Fakhiri juga mengatakan bila aksi mereka sengaja direkam dan di sebar lewat media sosial untuk mencari perhatian dan pengakuan.

“Itu ciri khas mereka, rekam video dibuang di medsos dan mengatakan sudah menguasai daerah tertentu, omong kosong itu, aparat gabungan saat ini masih ada di Distrik Serambakon. Itu bagian strategi mereka, tapi saya sudah perintahkan agar aparat jangan terpancing,” beber Irjen Fakhiri.

Kapolda Fakhiri juga mengaku hingga saat ini pihaknya telah mengirim pasukan Brimob ke Pegunubgan Bintang untuk membantu aparat yang ada.

” Tim Inavis akan kesana untuk olah TKP. Sementara nanti Brimob yang kita perkuat disana. Harus kita hentikan supaya kedepan memasuki tahapan Pemilu 2024 kita bisa cegah supaya masyarakat bisa berkonsentrasi untuk menyalurkan aspirasinya politiknya untuk bisa membangun daerahnya,” tukas Fakhiri.

Sebelumnya diberitakan, KKB kodap 35 Bintang Timur melakukan serangkaian aksi kekerasan di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Pada hari Senin mereka (KKB) menghadang dan menembaki patroli Ops Damai Cartenz di Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon. Penyerangan itu menyebabkan seorang anggota Brimob dari Satbrimob Polda Sulawesi Utara, BKO Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2023, Briptu Ruri Agung Ashari gugur tertembak.

Usai melakukan aksi tersebut, kelompok yamg sama lalu membakar pasar dan sejumlah kios serta merekamnya dan membagikannya di media sosial. Tak sampai disitu pada hari yang sama sekitar pykul 19.00 Wit, mereka kembali menembak dua warga sipil yang sedang memasak, akibatnya dua warga atas nama Regina Bitdana (50) mengalami luka tembak diatas pergelangan kaki sebelah kiri, sedangkan Jonas Kalakmabin (35) mengalami luka tembak pada mata kaki sebelah Kiri.

Keesokan harinya, Selasa (19/9/2023) pagi, Mereka kembali menebar teror dengan menghadang seorang anggota Satpol PP atas nama Simon Petrus Sroyer (35). Selain menembak korban di bagian telinga kanan, korban juga ditusuk di bagian perut kiri. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less