Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Daftar Kejahatan KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga

Ini Daftar Kejahatan KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 835
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Seperatis Egianus Kogoya bersama pengikutnya dinilai aparat penegak hukum adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap sejumlah aksi kriminal yang terjadi enam bulan terakhir di Kabupaten Nduga, Papua.

Berikut sejumlah catatan kriminal yang dilakukan oleh Egianus Kogoya bersama pengikutnya

Tanggal 22 Juni 2018, pesawat Twin Oter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air rute Timika-Kenyam ditembak di lapangan terbang Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga. Saat hendak landing pesawat diberondong oleh kelompok Seperatis Egianus Kogoya.

Akibat peristiwa itu, pesawat yang mengangkut masyarakat sipil rusak. Sementara Co-Pilot Irene Nur Fadila mendapat luka tembak di bagian bahu.

Tiga hari berselang, tapat nya pada tanggal 25 Juni 2018, pesawat Twin Oter milik Trigana yang mengangkut logistik pemilu dan pihak aparat keamanan kembali ditembak oleh kelompok Seperatis ini.

Peristiwa ini mengakibatkan pilot pesawat bernama Capres Ahmad Kamil terkena luka tembak dibagian punggung.

Di hari yang sama kelompok ini juga melalukan penyerangan terhadap masyarakat sipil di Kota Kenyam.

Sepasangan suami istri meninggal saat peristiwa itu, yakni Hendrik Sattu Kolab (38) dan istrinya Martha Palin (28) bersama Zainal Abidin (20) tewas ditembak. Sedangkan anak Hendrik yang berusia 6 tahun bernama Arjuna Kola mengalami luka parah dibagian wajah akibat dibacok dengan parang.

Pesawat Twin Oter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air rute Timika-Kenyam ditembak di lapangan terbang Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga / istimewa

Tanggal 3-17 Oktober 2018, sebanyak 15 orang guru dan tenaga kesehatan di sander di Distrik Mapenduma oleh kelompok Seperatis. Tak hanya itu ada seorang tenaga kesehatan diperkosa.

Yang terbaru dan masih hangat di beritakan, Tanggal 1-2 Desember 2018, puluhan karyawan PT Istaka Karya yang bekerja untuk melalukan pembangunan jembatan jalan Trans Papua di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi di sandera oleh kelompok ini.

Sebanyak 25 pekerja pembangunan jembatan itu kumpulkan dan dibawa ke Puncak Kabo dan kemudian dieksekusi. Sebanyak 4 orang berhasil melarikan diri dari eksekusi, 2 orang tak diketahui keberadaannya dan 19 orang dipastikan salah satu korban selamat meninggal dunia.

Sehari berselang, tanggal 3 Desember 2018, kelompok ini kembali melalukan pengejaran terhadap karyawan yang melarikan diri menuju ke Distrik Mbua. Kemudian ketika mereka berlindung di Pos TNI 755/Yalet, kelompok ini melalukan penyerangan. Hal itu mengakibatkan 1 anggota TNI bernama Serda Handoko tewas dan 1 anggota TNI lainnya menderita luka.

Tanggal 4 Desember 2018 hingga saat ini, kelompok Seperatis Egianus Kogoya masih menduduki Distrik Yigi yang jaraknya 2 jam berjalan kali dari Distrik Mbua.

Belum ada kabar dari para karyawan PT Istaka Karya yang belum berhasil di evakuasi dari Puncak Kabo. Sementara aparat penegak hukum dari TNI dan Polri sampai sejauh ini mendapat perlawanan dari kelompok Seperatis. Bahkan hari ini, senin (05/11/2018) helikopter yang digunakan TNI ditembaki dan 1 anggota terkena tembakan saat baku kontak di Puncak Kabo.

salah satu pekerja PT Istaka, korban selamat dari penembakan KKB di distrik Yigi / istimewa.

Wakapendam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi mengungkapkan, Egianus Kogoya adalah pelaku pembunuhan di Distrik Yigi, yang dikabarkan pelaku pembunuhan karyawan PT Istaka Karya saat tengah mengerjakan pembangunan jalan Trans Papua.

Disamping itu juga, ia mengklaim kalau Egianus bersama 40 orang pengikutnya melakukan penyerangan terhadap Pos TNI di Mbua yang jaraknya 2 jam berjalan kaki dari Yigi lokasi pembunuhan 31 pekerja pembangunan jembatan.

Menurut Dax, Egianus Kogoya memiliki banyak catatan criminal dan juga kelompok yang bertentangan langsung dengan keutuhan NKRI.

“Jadi Egianus Kogoya ini dalam catatan kita, adalah kelompok yang secara politik bertentangan dengan NKRI. Tak sedikit dari mereka memiliki catatan kriminal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, setidaknya kelompok ini memiliki 20-25 senjata api berstandar militer yang diduga hasil rampasan dari anggota TNI dan Polri yang mereka ambil secara paksa.

“Sampai sejauh ini, kita terus berupaya untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok ini. Hanya saja mereka sampai sejauh ini belum bisa kita tangkap,” lugasnya.

Dax menambahkan, Egianus Kogoya telah dicap oleh TNI sebagai teroris. “Perbuatannya mereka ini sudah lebih dari teroris. Sangat tak manusiawi. Itu para korban membangun jalan untuk membuka ketertinggalan,” pungkasnya. (Nug)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipastikan Aman, Ratusan Pengungsi Kembali ke Nogolait

    Dipastikan Aman, Ratusan Pengungsi Kembali ke Nogolait

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com. – Warga Komplek Nogolait, Kampung Kenyam, Kabupaten Nduga, yang sebelumnya mengungsi di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kenyam kini telah berangsur kembali ke kediamannya masing-masing. Diketahui sebelumnya terdata 162 warga melakukan pengungsian akibat adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa hari lalu. sehingga membuat ketakutan dan masyarakat memilih untuk meninggalkan rumahnya. Kabid […]

  • Jelang Idul Fitri, Ini Sejumlah Promo dari Bank Mandiri Papua

    Jelang Idul Fitri, Ini Sejumlah Promo dari Bank Mandiri Papua

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Bank Mandiri terus meningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp. 823 Miliar untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat sebelum dan sesudah Idul Fitri 1445 H. Dari 01 April sampai dengan 30 April 2024. Alokasi meningkat sekitar 3,5% dari periode bulan normal. Pada kondisi normal kebutuhan uang tunai nasabah […]

  • 14 Minggu Belajar bersama Polisi, 31 Anak Putus Sekolah di Oksibil Mulai Pandai Membaca

    14 Minggu Belajar bersama Polisi, 31 Anak Putus Sekolah di Oksibil Mulai Pandai Membaca

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 202
    • 0Komentar

    14 Minggu Belajar bersama Polisi, 31 Anak Putus Sekolah di Oksibil Mulai Pandai Membaca Oksibil, Topikpapua.com, 14 minggu berjalannya program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) dalam operasi Rasaka Cartenz 2023, tercatat sudah ada 31 anak putus sekolah yang dibina di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. 31 anak putus sekolah itu nantinya akan diupayakan untuk […]

  • Ini Cara KKB di Papua Bentuk Kelompok Baru, Kapolda : Saat ini Ada 6 Kelompok yang Aktif

    Ini Cara KKB di Papua Bentuk Kelompok Baru, Kapolda : Saat ini Ada 6 Kelompok yang Aktif

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 4.782
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com, –  Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengungkapkan bila merampas senjata aparat adalah salah satu cara yang dipakai untuk membentuk kelompok KKB baru di Papua. “ Masyarakat muda di daerah pegunungan itu biasanya berawal mereka merampas senjata dulu, kalau sudah pegang senjata baru mereka bentuk kelompok yang baru, sehingga ini yang harus […]

  • Prajurit TNI di Intan Jaya kembali jadi Korban Penembakan KKB

    Prajurit TNI di Intan Jaya kembali jadi Korban Penembakan KKB

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang Prajurit TNI, Prada Giyade Ramadhani Fattah, anggota Satgas Kodim Yonif PR 328/DGH, mengalami luka tembakan yang dilakukan Kelompok Separatis Teroris (KST) atau lebih dikenal dengan label Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Prada Giyade ditembak KKB di Pos Titigi Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (5/2/2022). Ia terkena luka tembak […]

  • Polda Papua Pastikan Perayaan Idul Adha di Papua Aman

    Polda Papua Pastikan Perayaan Idul Adha di Papua Aman

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo memastikan perayaan Idul Adha 1444 H/2023 M di Papua berjalan aman dan lancar. “Polda Papua bersama jajaran akan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) seperti pelaksanaan kegiatan patroli serta pengamanan ditempat- tempat ibadah diaman umat muslim akan melaksanakan Sholat Id,” ucapnya, Kamis (29/6/2023). Kegiatan […]

expand_less