Tuntut 10 M, Keluarga Korban Penembakan di Wamena Palang Jalan
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 12 Apr 2023
- visibility 111
- comment 0 komentar

Aksi palang jalan yang dilakukan keluarga korban penembakan di Wamena/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Polres Jayawijaya melakukan upaya persuasif terkait aksi pemalangan jalan utama di Jalan Trans Wamena-Kurulu, Distrik Libarek oleh keluarga korban pasca kasus penembakan, Selasa (11/4/2023) siang.
Diketahui almarhum Stevanus Wilil, merupakan korban penembakan yang diduga oleh oknum anggota Polres Tolikara yang terjadi Senin (10/4/2023). Lantaran keluarga tidak menerima, lantas mereka melakukan pemalangan jalan di lokasi kejadian sehingga membuat kendaraan tidak bisa melintas di jalan tersebut.
Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh. Nur Bakti, yang hadir menemui pihak keluarga korban guna upaya negosiasi bertujuan agar pihak keluarga mau membuka palang, sehingga akses jalan utama dari Kabupaten Jayawijaya ke Kabupaten Tolikara, Mamberamo Tengah maupun Yalimo ataupun sebaliknya bisa kembali normal.
“Hari ini kami berupaya untuk melakukan upaya persuasif dengan menemui pihak keluarga korban agar mereka mau membuka jalan, namun dari pihak keluarga bersikeras tidak mau membuka palang tersebut sebelum permintaan mereka dipenuhi,” terangnya Selasa (11/4/2023).
“Permintaan keluarga nantinya akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk bisa diambil langkah-langkah selanjutnya,”sambungnya.
Menurut Wakapolres, dalam pertemuan negosiasi itu, keluarga korban menuntut uang sebesar Rp 10 miliar.
“Jadi sebelum permintaan mereka dipenuhi, pihak keluarga korban belum bersedia untuk membuka akses jalan,” akunya.
Sebelumnya diberitakan seorang warga sipil bernama Stevanus Wilil tewas tertembak di Kampung Mulima, Jalan Trans Wamena-Kurulu, Distrik Libarek, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin (10/4/2023).
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan, kejadian itu sekitar pukul 16.00 WIT, di mana personel Polsek Kurulu mendapat laporan melalui HT bahwa telah terjadi penembakan di sekitar Distrik Libarek yang mengakibatkan korban SW meninggal dunia.
“Mendapati laporan tersebut, personel kemudian bergerak menuju lokasi kejadian,” kata Kabid Humas, Senin malam.
Lanjut Kabid Humas, dari laporan yang diterima personel Polsek Kurulu, saksi pertama TS (32) mengatakan adanya pengendara atau penumpang mobil Strada warna merah dengan tujuan Kabupaten Tolikara telah melakukan penembakan terhadap korban.
Lalu, saksi kedua TS (43) juga mengatakan bahwa kakak dari saksi pertama bersama temannya berada di belakang mobil pelaku penembakan, dimana berdasarkan informasi di duga yang melakukan penembakan adalah oknum anggota Polri.
“Atas keterangan para saksi, saat ini Polres Jayawijaya tengah melakukan pendalaman di lapangan guna mengungkap aksi penembakan korban yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polri Polres Tolikara,” beber Kabid Humas. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




