Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOREM 172 » Siap Edarkan Ganja Kering 5 Kg, 6 WNA PNG Diringkus Aparat Gabungan

Siap Edarkan Ganja Kering 5 Kg, 6 WNA PNG Diringkus Aparat Gabungan

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Enam pemuda yang merupakan WNA asal PNG diringkus Tim gabungan TNI, Bea Cukai serta Imigrasi Papua, lantaran kedapatan membawa 5kg narkotika jenis ganja kering siap edar.

Diketahui atas perbuatannya, keenam pelaku itu dapat diancam dengan pidana sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan pidana penjara 5-15 tahun.

Kasrem 172/PWY Kolonel INF Bayu Sudarmanto membenarkan, keenam pemuda itu ditangkap tim gabungan di jalur tikus Kampung Skofro Lama, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua pada Selasa 28 Maret 2023 lalu.

“Inisial para pelaku ini adalah CA, HT, VA, JO, KE dan DG. Mereka menaruh ganja di dalam 86 bungkus plastik yang disimpan di dalam tiga buah tas ransel dan satu buah noken, dan ditangkapoleh Tim Korem 172/PWY, Satgas Pamtas Batalyon 756/WMS Skofro, Tim Direktorat Interdiksi Narkotika DJBC Unit P2 Kanwilsus DJBC Papua, Unit Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Jayapura serta Imigrasi Papua,” kata Kasrem di Makorem 172/PWY, Kamis (30/3/2023)

Kasrem menjelaskan, salah satu dari 6 pelaku terindikasi sebagai pemain lama yang selama ini menyelendupkan ganja melalui jalur laut dan udara.

“Penangkapan ini yang ke 11 kali sepanjang awal 2023, jadi ini menunjukan bahwa peningkatan penyelundupan ganja ke Indonesia melalui PNG,” akunya.

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Khusus Papua Khoirul Hadziq menimpali penangkapan yang dilakukan ini adalah wujud sinergitas tim gabungan yakni Bea dan Cukai bersama TNI/Polri.

Pihaknya juga siap bersinergi, karena salah satu fungsi Bea Cukai sebagai Community Protector untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

“Apalagi Bapak Presiden Joko Widodo sudah tetapkan Indonesia darurat narkotika, dan ini yang menjadi atensi kami,” ungkap Khoirul.

Menurut Khoirul, Bea Cukai merupajan garda terdepan masuknya barang dari luar negeri. Sehingga pihaknya memiliki peran penting dalam mencegah peredaran barang-barang yang dapat embahayakan keamanan negara.

“Ya, tugas kami adalah mencegah barang yang merusak kesehatan dan meresahkan masyarakat, dan melindungi masyarakat terhadap masuknya barang yang tidak memenuhi standar. Maka itu sinergi yang kami lakukan berkelanjutan dan masif,” terangnnya.

Sementara Kabid Pemberantasan BNNP Papua Kombes Polisi Agung Ramos P. Sinaga menerangka. bahwa BNN bersama Polisi bakal menyelidiki dan melakuman penyidikan lebih lanjut atas kasus ini.

“ Supaya kita tahusiapa yang akan menerima dan siapa yang mengirim, asalnya dari mana barang ini, jadi jelas semua,” ujarnya.

Ditambahkan Kabag Wassidik Ditnarkoba Polda Papua menambahkan AKBP Muhammad Syafei, penangkapan narkotika jenis ganja ini bukan hal yang baru.

Syafei pun mengimbau masyarakat di wilayah perbatasan RI- PNG, ikut proaktif memerangi peredaran narkotika di wilayah ini. (LS)

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less