Warga PNG Diamankan di PLBN Skouw Bawa Amunisi Ilegal Masuk Indonesia
- account_circle topik papua
- calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
- visibility 127
- comment 0 komentar
- print Cetak

Barang bukti milik BM, WNA PNG yang diamankan di PKBN Skouw/ist
Jayapura, Topikpapua.com, -Satgas Pamwiltasrat RI-PNG Yonif 132/BS bersama Bea Cukai Jayapura dan Polsub Sektor Skouw mengamankan BM (28), warga negara asing (WNA) asal Papua New Guinea, (PNG) karena kedapatan membawa dua butir amunisi tajam di PLBN Skouw, Kampung Mosso, Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (4/3/2023).
Wadansatgas Pamwiltasrat Yonif 132/BS Mayor Inf Zulfikar Rakita Dewa mengatakan, BM membawa dua butir amunisi aktif masing-masing 1 butir amunisi tajam kaliber 7,62 mm dan 1 butir amunisi tajam kaliber 5,56 mm, serta pisau lipat.
“Dia (BM) tinggal di Vanimo, kita amakankan Sabtu kemarin,”katanya Minggu (5/3/2023).
Kata Zulfikar, penangkapan BM berawal saat Bea Cukai PLBN Skouw melakukan pemeriksa barang bawaan yang saat itu akan masuk ke wilayah Skow, sehingga dilakukan pemeriksaan melalui X-Ray. Alhasil ditemukan barang bukti berupa amunisi aktif dan juga pisau lipat.
“Jadi pelaku mengaku bahwa barang yang dibawanya merupakan milik saudaranya. Ya, walaupun pelaku telah mengetahui peraturan lintas batas negara RI-PNG, tapi dia tetap memberanikan diri untuk mencoba meloloskan barang tersebut,” ujar Zulfikar.
Dari keterangan pelaku, ia berniat untuk menjual dua amunisi tersebut ke wilayah Indonesia.
“Dia berusaha meloloskan barang ilegal ini dan mencari pihak pembeli baik di daerah Skouw, Mosso maupun Keerom. Pelaku beserta barang bukti selanjutnya kita serahkan kepada pihak berwajib guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”ungkap Zulfikar.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring selaku Dankolakops pun mengapresiasi upaya Satgas Yonif 132/BS, Bea Cukai dan Pulsub Sektor Skouw yang telah berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal tersebut.
“Kita patut apresiasi sebab kolaborasi dan sinergi antar instansi di wilayah perbatasan berjalan dengan sangat baik, khususnya dalam menjaga dan mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Danrem mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mendalami motif dari pelaku.
Pihaknya bersama dengan instansi terkait baik satuan TNI lainnya, Kepolisian, instansi pemerintahan dan juga melibatkan segenap elemen masyarakat akan lebih memperketat pengamanan di wilayah perbatasan.
“Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, baik itu penyelundupan barang ilegal maupun hal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua,” tandas Danrem. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar