Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

Ini Permintaan Para Tokoh di Nduga Terkait Kasus Penembakan Anak SD Oleh OTK

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Keneyam, Topikpapua.com, – Masyarakat Kabupaten Nduga, Papua, mengutuk keras insiden penembakan misterius oleh orang tak dikenal (OTK) yang merenggang nyawa Puranus Lokbere (16) pada Rabu (6/4/2022) malam.

Atas peristiwa itu, seluruh elemen masyarakat Nduga membuat pernyataan sikap atas insiden mengenaskan tersebut.

Pernyataan sikap itu disampaikan warga bersama keluarga korban saat jenazah korban diletakan di perempatan Kota Keneyam Rabu malam, dimana aksi itu sebagai luapan protes atas kematian bocah tak berdosa yang ditembak secara misterius.

Saat itu nampak hadir Bupati Nduga Wentius Imiangge, Kapolres dan Pabung Kodim Yahukimo.

Mengawali orasinya, Tokoh Agama Nduga, Elieser Tabuni mengungkapkan bahwa penembakan seperti ini sudah lima kali terjadi di wilayah Keneyam.

“Ini bukan yang pertama, sudah lima kali terjadi. Maka itu, kami dari pihak gereja minta jangan lagi terulang seperti ini,” pintanya.

Tabuni juga meminta Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI untuk segera menarik pasukan TNI non organik dan membentuk Kodim definitif di Kabupaten Nduga.

Sementara dari Tokoh Pemuda Nduga, Takeos Lokbere mengatakan, kejadian penembakan seperti ini mengisyaratkan bahwa harapan hidup masyarakat Nduga sudah tidak dianggap karena diklaim sebagai penjahat.

“Kita semua ini dianggap sebagai penjahat, jadi mereka tembak kita sembarang,” kata Takeos.

Ia pun berharap Pemkab Nduga dan Pemprov Papua memberikan jaminan keamanan bagi keselamatan hidup masyarakat Nduga yakni dengan segera memulangkan pasukan TNI penugasan non organik dari Jakarta tersebut.

“Terus kalau bikin pos harus jauh dari Kota Keneyam agar mereka ini jangan ada di ibu kota. Karena mereka ada di kota maka TPN/OPM pun asuk kejar di sini dan membuat TNI curiga masyarakat sipil dan menembak sembarang. Salah satu buktinya mereka salah sasaran tembak anak yang tidak berdosa ini (Puranus Lokbere),” beber Takeos.

Senada dengan Takeos Lokbere dan Elieser Tabuni, salah satu Tokoh Intelektual Nduga, Piter Gany, juga memberikan ultimatum tentang penarikan pasukan non organik di wilayah Nduga.

Menurut Piter, jika pasukan non organik itu tidak segera dipulangkan maka Kabupaten Nduga tidak akan mengalami kemajuan dalam pembangunan serta menghambat proses regenerasi penerus masa depan.

“Karena kehadiran pasukan non organik sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, mereka berperang dengan TPN OPM di kota ini. Kalaupun harus dibuatkan pos, jangan di sini. Karena di sini, kota ini untuk pemerintah melayani masyarakat, bukan baku perang,” ucapnya kesal.

Dalam kesempatan yang sama, Tokoh Perempuan Nduga Yakomina Gwijangge juga turut menyampaikan orasinya. Yakomina mengatakan, para ibu melahirkan generasi emas Nduga bukan untuk dibunuh, dibantai dan disiksa.

” Kita perempuan Nduga Ini melahirkan setengah mati, membesarkan dan merawat mereka juga penuh perjuangan. Kita berharap mereka sekolah baik supaya bisa kembali membangun daerahnya dan menghidupi keluarga mereka. Tapi hari ini, kita mama-mama Nduga menerima kepahitan karena kehilangan salah satu generasi masa depan kami. Kita menjaga mereka seperti telur ayam jangan sampai pecah,” paparnya.

Otomi Gwijangge salah satu Tokoh Intelektual juga menyampaikan soal kejadian penembakan yang terjadi berulang kali seperti ini. Sebab itu, ia menyarankan agar Pemkab Nduga bersama DPR harus bersepakat bahwa pasukan non organik yang saat ini masih berkedudukan di ibu kota Keneyam, harus segera ditarik sehingga kehadiran pasukan tersebut tidak lagi mengusik kenyamanan hidup masyarakat.

“Saya setuju dengan membangun pos harus berapa kilo dari kota agar mau perang silakan di hutan sana. Jangan masuk di kota nanti masyarakat sipil akan jadi korban,” terang Otomi.

Pabung mewakili Dandim Yahukimo, dalam kesempatan itu menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Puranus Lokbere akibat aksi penembakan yang belum diketahui pelakunya.

“Kami dari Koramil jujur bahwa kami juga kaget sama seperti bapak dan ibu atas kejadian ini. Kami penuh menjesal dan hal ini kita sama-ama serahkan ke Tuhan, biarlah Dia yang membalas semuah kejadian ini,” kata Pabung.

Terkait aspirasi masyarakat soal pembentukan Kodim definitif dan penarikan pasukan non organik, Pabung menyarankan agar Pemerintah dan DPR serta para tokoh menyurat kepada Pangdam XVII/ Cenderawih selaku pengambil kebijakan. (Redaksi Topik)

 

 

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bakar Logistik Pemilu di Distrik Kebo Paniai, Ini Penjelasan Kapolda dan Ketua KPU Papua Tengah

    Warga Bakar Logistik Pemilu di Distrik Kebo Paniai, Ini Penjelasan Kapolda dan Ketua KPU Papua Tengah

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Aksi pembakaran logistik pemilu terjadi di Distrik Kebo dan Distrik Yagai, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Senin (13/2/2024). Logistik pemilu yang dibakar massa berupa kotak suara dan surat suara. Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengaku pembakaran logistik pemilu tersebut diduga karena warga termakan isu menyesatkan yang di sebarkan oleh oknum yang tudak […]

  • Kapolda Papua dan 21 Pati Polri Terima Bintang Bhayangkara Pratama

    Kapolda Papua dan 21 Pati Polri Terima Bintang Bhayangkara Pratama

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com – Sebanyak 22 perwira tinggi atau pati Polri menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pemberian tanda kehormatan itu dilakukan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2023). “Kami menggelar upacara penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama diberikan kepada 22 Pati Polri,” kata Sigit dalam […]

  • Kabid Humas : Pelaku Menembak Warga di Dogiyai untuk Membela Diri

    Kabid Humas : Pelaku Menembak Warga di Dogiyai untuk Membela Diri

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Dogiyai, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Benny Ady Prabowo mengungkapkan tewasnya 1 warga di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah ternyata ditembak anggota polisi. Dan penembakan tersebut dilakukan karena membela diri. “Jadi penembakan itu dilakukan anggota kita. Kini yang bersangkutan sudah ditahan di Polres Nabire,” ungkap Benny, Sabtu (21/1/2023) sore. Benny menegaskan penembakan itu […]

  • Gubernur Fakhiri: Hasil Musrembang Harus Mampu Wujudkan Papua Cerah

    Gubernur Fakhiri: Hasil Musrembang Harus Mampu Wujudkan Papua Cerah

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri berharap pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 harus dapat mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Transformasi Papua yang lebih CERAH (Cerdas, Sejahtera dan Harmonis). Hal tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri saat menghadiri kegiatan Musrenbang yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Kamis […]

  • Astra Motor Papua Gencar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Selalu Cari Aman

    Astra Motor Papua Gencar Edukasi Keselamatan Berkendara untuk Selalu Cari Aman

    • calendar_month Ming, 16 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Astra Motor Papua selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Papua dan Papua Barat masif memberikan edukasi safety riding kepada para pelajar sejak dini. Mengusung tajuk Edukasi Safety Riding for High School with Police dan Roadshow GenZ, kegiatan edukasi tersebut diberikan untuk pelajar di SMA N 4 Jayapura dan SMPN Yapis […]

  • Versus Persib Bandung, Persipura Butuh Keajaiban?

    Versus Persib Bandung, Persipura Butuh Keajaiban?

    • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Perspura Jayapura akan menantang Persib Bandung pada pekan ke-25 Liga I Indonesia musim 2021/22 yang akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (18/2/2022). Laga ini akan cukup menarik dan tentu saja wajib bagi kedua tim untuk menuai hasil positif. Khusus bagi Persipura meraih tiga angka sudah menjadi target utama guna […]

expand_less