Kapolda Papua Ajak Warga Intan Jaya Tolak Keberadaan KKB
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 27 Sep 2020
- visibility 4.336
- comment 6 komentar

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw / Ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengajak semua warga Papua khususnya warga di Intan Jaya untuk menolak keberadaan KKB yang selama ini kerap melakukan tindak kekerasan terhadap warga sipil.
Menurut Irjen Paulus, KKB adalah kelompok kriminal yang sadis dan tak berprikemanusiaan dan tak ada alasan untuk membela atau melindungi mereka (KKB).
“Saya sudah lihat video pembantaian tukang ojek yang di bunuh KKB di Intan Jaya, sadis sekali.., masakan ada manusia seperti itu, orang sudah mati masih di cincang-cincang, “Kata Kapolda kepada Pers, Kamis (24/09/20).
Diungkapkan Kapolda, saat ini KKB sedang menggunakan modus mendekati para tokoh adat dan agama yang ada di Intan Jaya untuk meneriakkan kasus kematian Pendeta Yeremia, seakan-akan pelakunya adalah TNI-Polri.
” Saya mau sampaikan kepada para tokoh yang ada di Intan Jaya, jangan kuatir, kami TNI-Polri ada untuk siap membantu, jadi jangan ikuti maunya kelompok KKB itu, karena nantinya masyarakat sendiri yang akan menjadi korban,”Jelas Kapolda.
Kapolda menjelaskan saat ini KKB yang ada di Intan Jaya sedang membuat rencana besar untuk menguasai Distrik Hitadipa, dan bila itu terjadi, maka dipastikan mereka (KKB) akan menindas rakyat bahkan pimpinan daerah disana.
“Karena kalau mereka sudah berhasil menguasai wilayah itu, mereka akan menekan pemimpin dan rakyat disana, termasuk pihak lain yang tujuannya untuk membantu pembangunan di Intan Jaya. Itu Modus mereka..!, “Tukas Kapolda.
Dirinya meminta agar warga di Intan Jaya tidak ikut melindungi atau membela KKB, “Kalau warga asli disana bersepakat untuk menolak kelompok itu, itu bagus sekali.., namun ini kan tidak.., masih ada warga yang melindungi mereka, mungkin karena takut ya..,”Kata Kapolda.
Kapolda pun berharap agar warga di Intan Jaya ikut mendukung TNI-Polri untuk memberantas keberadaan KKB, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar di Intan Jaya.
“Ada bebeapa kabupaten yang warganya sudah mulai kompak untuk menolak keberadaan KKB, tapi hingga kini masih ada sekitar tiga kabupaten yang warganya belum kompak untuk menolak keberadaan KKB di wilayah mereka, Nduga, yahukimo dan intan jaya, “Ujar Kapolda. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




