Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Tepati Janji, 1 Tahun Kepemimpinan Pasangan MARI-YO Lounching Kartu KASIH dan JALAN

Tepati Janji, 1 Tahun Kepemimpinan Pasangan MARI-YO Lounching Kartu KASIH dan JALAN

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama Wakil Gubernur Aryoko A.F Rumaropen (MARI-YO) kembali menepati janji kampanye nya. Setelah sebelumnya meluncurkan program Kartu PACE (Pelajar Cerdas) dan Kartu MACE (Mahasiswa Cerdas), kali ini pasangan MARI-YO meluncurkan kartu KASIH (Keluarga Sehat Ibu Hamil) dan kartu JALAN (Jaminan Lansia).

Peluncuran kartu KASIH dan kartu JALAN dilaksanakan tepat di acara satu tahun kepemimpinan pasangan MARI-YO yang digelar di halaman kantor gubernur Papua, Senin (12/10/2026).

Gubernur MDF mengaku Kehadiran Kartu KASIH dan Kartu JALAN diarahkan untuk memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat. Kedua program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Papua CERAH, yakni Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.

“Kartu KASIH ini merupakan program jaminan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan anak. Pelayanan dilakukan secara berjenjang, mulai dari puskesmas, rumah sakit umum daerah (RSUD) kabupaten/kota, hingga RSUD Provinsi Papua,” ujar Gubernur MDF.

Menurutnya, Program ini memberikan perhatian terhadap semua warga Papua yang tidak mampu melalui jaminan pembiayaan kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan tanpa terbebani persoalan biaya dan prosedur administrasi yang berbelit.

” Akan dibiayai oleh pemerintah mulai dari ibu tersebut dinyatakan hamil hingga anak yang dilahirkan berusia dua tahun. Mekanisme pembiayaan nya nanti akan diatur oleh dinas terkait,” lanjut Gubernur.

Sementara itu, Kartu JALAN ditujukan bagi masyarakat lanjut usia agar dapat menjalani masa tua dengan lebih aman, mandiri, dan bermartabat. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai yang disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Papua.

” Program ini resmi kita Lounching dan memasuki tahap percontohan dengan sasaran 4.000 penerima manfaat yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua dan kami harap dapat bertambah di tahun berikutnya, tentunya akan kami sesuaikan dengan kondisi fiskal daerah,” jelas MDF.

Dijelaskan Gubernur, Kedua program tersebut dirancang untuk mendukung pembangunan jangka menengah dan panjang, terutama dalam menekan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, mengurangi stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan, Pemprov Papua menargetkan perluasan jangkauan Kartu KASIH hingga ke kabupaten/kota, distrik, dan kampung. Adapun Kartu JALAN akan dikembangkan melalui perluasan penerima manfaat serta peningkatan kemudahan pencairan dan keterhubungan dengan layanan kesehatan maupun transportasi,” ujar MDF.

Dirinya berharap, Melalui kedua program ini, pdapat memperkuat perlindungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya ibu, bayi, anak, dan lansia, sebagai bagian dari pembangunan Papua yang inklusif dan berkeadilan. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less