Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI DAN BISNIS » Jangan Sampai Mesin Loyo, Astra Motor Papua Bagikan Cara Tepat Merawat Filter Udara Sepeda Motor

Jangan Sampai Mesin Loyo, Astra Motor Papua Bagikan Cara Tepat Merawat Filter Udara Sepeda Motor

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com, – Filter udara merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang kerap luput dari perhatian pemiliknya. Komponen ini berfungsi menyaring kotoran dari udara bebas sebelum masuk ke ruang bakar. Karena itu, Astra Motor Papua mengingatkan masyarakat agar rutin membersihkan maupun mengganti filter udara sesuai jenisnya, demi menjaga performa mesin tetap optimal.

Kotoran yang menempel pada filter udara akan menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar. Akibatnya, perbandingan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal sehingga proses pembakaran berlangsung tidak sempurna dan performa mesin pun menurun.

Filter udara yang kotor sebenarnya dapat dibersihkan sendiri, namun cara pembersihannya harus disesuaikan dengan jenis bahan filter. Secara umum, terdapat tiga jenis bahan filter udara pada sepeda motor, yakni urethane foam (busa), dry paper (bahan sejenis kertas), dan viscous paper element (bahan sejenis kertas yang dilapisi oli). Saat ini, seluruh sepeda motor Honda telah menggunakan filter udara jenis viscous paper element yang memiliki daya tangkap debu paling baik.

Untuk filter udara berbahan urethane foam, perawatan berkala perlu dilakukan setiap 4.000 km dan kelipatannya. Filter jenis ini dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan air detergen atau cairan pembersih, kemudian diperas dan dikeringkan menggunakan udara bertekanan. Setelah kering, filter dapat kembali dilumasi menggunakan oli. Pemilik motor perlu memperhatikan agar filter tidak dicuci maupun dilumasi dengan cairan yang mudah terbakar.

Sementara itu, filter udara berbahan dry paper juga memerlukan perawatan berkala setiap 4.000 km dan kelipatannya, namun dengan penanganan yang berbeda. Filter jenis ini dibersihkan dengan menyemprotkan udara bertekanan dari sisi belakang filter yang terdapat flame trap, baik secara horizontal maupun vertikal, dengan jarak nosel sekitar 3 cm dari permukaan filter. Setelah itu, semprotkan udara pada bagian depan filter dengan sudut sekitar 45 derajat dan pastikan ujung nosel tidak terlalu dekat dengan filter.

Berbeda dengan kedua jenis sebelumnya, filter udara berbahan viscous paper memiliki daya saring paling baik berkat lapisan oli pada permukaannya. Namun, filter jenis ini tidak dapat dibersihkan maupun digunakan kembali. Ketika sudah kotor atau pemakaian telah mencapai 16.000 km, filter udara viscous paper harus diganti dengan yang baru.

Parts Manager Astra Motor Papua, Galih Dwinanto menjelaskan bahwa pemilik sepeda motor Honda perlu memahami karakter filter udara viscous paper agar tidak salah dalam merawatnya.

“Banyak pemilik motor yang mengira filter udara cukup dibersihkan dengan disemprot angin. Padahal, untuk motor Honda yang sudah menggunakan filter jenis viscous paper, filter tidak boleh dibersihkan karena justru bisa merusak lapisan oli yang berfungsi menangkap debu. Kami pasti menyarankan penggantian dengan filter udara asli Honda agar daya saringnya tetap maksimal,” ujar Galih.

Filter udara yang jarang dibersihkan atau dibiarkan kotor dalam waktu lama dapat memengaruhi performa mesin, bahkan dalam kondisi terburuk dapat menimbulkan kerusakan pada komponen mesin. Dampak pertama yang paling mudah dirasakan adalah tarikan mesin menjadi berat. Tumpukan kotoran pada filter membuat volume udara yang masuk lebih sedikit dibanding bahan bakar, sehingga mesin terasa kurang bertenaga.

Tumpukan kotoran pada fitler juga bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Ketika campuran udara dan bensin tidak berimbang, sebagian bahan bakar terbuang sia-sia karena tidak terbakar dengan sempurna. Dalam jangka panjang, pembakaran yang tidak sempurna bisa menyebabkan penumpukan karbon sisa pembakaran di ruang bakar, yang berpotensi merusak komponen mesin di dalamnya.

“Filter udara memang komponen kecil, tetapi pengaruhnya besar terhadap tenaga, efisiensi bahan bakar, hingga keawetan mesin. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk rutin melakukan servis berkala di AHASS, sehingga kondisi filter udara bisa diperiksa langsung oleh mekanik dan diganti tepat waktu menggunakan suku cadang asli Honda,” tambah Galih.

Untuk menghindari penurunan performa sepeda motor, pemeriksaan dan penggantian filter udara dapat dilakukan bersamaan dengan perawatan berkala di bengkel resmi AHASS terdekat. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan servis kunjung maupun fitur booking servis melalui aplikasi Motorku X untuk menikmati layanan servis tanpa antre. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less