Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Fakhiri Panen Padi Perdana di Kepulauan Yapen
- account_circle topik papua
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 69
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wabuayar, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri melakukan panen padi perdana bersama Kelompok Tani Arwamboi di Kampung Wabuayar, Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (19/5/2026).
Dalam kunjungannya, Fakhiri menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua mendorong swasembada pangan lokal sekaligus menjadikan Papua sebagai lumbung beras di Tanah Papua.
“Hari ini saya berada bersama Kelompok Tani Arwamboi di Kampung Wabuayar untuk melakukan panen padi perdana. Saya sudah berapa kali tanam padi, tapi ini untuk kali pertama saya datang panen di Yapen,” katanya.

Ia mengaku bersyukur dapat menyaksikan langsung hasil panen petani di Yapen. Menurutnya, keberhasilan panen perdana itu menjadi langkah awal penting bagi pengembangan sektor pertanian di Papua.
Fakhiri juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai serius mendukung pengembangan pangan lokal.
“Saya terima kasih kepada Pak Bupati dan semua jajaran yang sudah memulai membantu Provinsi Papua dalam rangka swasembada pangan lokal,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Fakhiri menyoroti peralatan pertanian yang masih digunakan secara manual. Ia memastikan pemerintah provinsi akan membantu pengadaan alat modern untuk mendukung produktivitas petani.

“Kami akan minta Dinas Pertanian kirim alat yang sudah bisa langsung proses beras. Nanti petani kasih nama beras ini Beras Wabuayar, Kabupaten Yapen,” katanya.
Menurut dia, pemberian merek lokal penting untuk melindungi hasil produksi petani sekaligus meningkatkan nilai jual beras asal Yapen.
Fakhiri juga meminta pengelolaan koperasi kampung dihidupkan agar petani dapat mandiri secara ekonomi. Ia berharap koperasi menjadi pusat produksi dan distribusi hasil panen bagi kelompok tani di wilayah sekitar.
“Kalau koperasi berjalan, petani bisa hidup dari dirinya sendiri dan tidak selalu bergantung kepada pemerintah,” ujarnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar