Pemberdayaan Potensi Lokal di Papsel, BI Gelar Temu Responden Merauke 2026
- account_circle topik papua
- calendar_month Sen, 20 Apr 2026
- visibility 78
- comment 0 komentar

Merauke, Topikpapua.com, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyelenggarakan acara Temu Responden pertama Tahun 2026 yang dihadiri oleh responden dari berbagai lapangan usaha di Kabupaten Merauke, Senin, (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi para responden survei serta forum penguatan sinergi antara Bank Indonesia, pelaku usaha, dan mitra strategis dalam mendukung kebijakan ekonomi berbasis data yang akurat dan berkelanjutan guna mendorong daya saing ekonomi Papua Selatan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh responden, enumerator, surveyor, dan mitra strategis yang senantiasa mendukung pelaksanaan survei Bank Indonesia di Tanah Papua, khususnya Kabupaten Merauke.
“Kestabilan ekonomi hanya dapat dicapai dengan dukungan data dan informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu. Partisipasi Bapak dan Ibu responden menjadi fondasi penting bagi Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan yang presisi demi pertumbuhan ekonomi Papua Selatan yang berkelanjutan,”ujar Warsono
Mengusung tema “Sinergi Pelaku Usaha dan Pemberdayaan Potensi Lokal Menuju PapuaSelatan yang Berdaya Saing”, kegiatan ini menghadirkan agenda talkshow interaktif yang membahas berbagai tantangan dan peluang dunia usaha di era saat ini.
Talkshow pertama disampaikan oleh CEO Hafara Group, Aqil Baihaqi, dengan tema “Navigasi Bisnis di Era Disrupsi: Membangun Strategi Adaptif danMentalitas Tangguh”, yang mengulas pentingnya ketahanan mental dan adaptasi strategi bagi pelaku usahadi tengah dinamika ekonomi.
Agenda talkshow berikutnya dibawakan oleh Ketua Lembaga Pelatihan SDMOAP LP3TKP, Jose Alvan Ohei, dengan topik “Akselerasi Ekonomi Lokal: Transformasi Bisnis dan InklusiTenaga Kerja di Tanah Papua”. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk melihat potensi ekonomi lokal Papua Selatan, khususnya dalam mendorong transformasi bisnis serta perluasan kesempatan kerja berbasis kearifan lokal sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Diharapkan melalui Temu Responden 2026 ini, semakin mempererat sinergi antara Bank Indonesia, responden survei, pelaku usaha, dan para pemangku kepentingan daerah, khususnya di Papua Selatan,” ujar Warsono.
Menurutnya, Kualitas data dan informasi ekonomi yang dihimpun juga diharapkan semakin akurat dan komprehensif, sehingga mampu mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran, adaptif terhadap dinamikaekonomi, serta berkontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdayasaing, dan berkelanjutan. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




