Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB di Pegunungan Papua Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB di Pegunungan Papua Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • visibility 487
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Satgas Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polda Papua berhasil mengungkap jaringan transaksi senjata api dan amunisi yang diduga akan dipasok kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Dalam operasi penegakan hukum yang dilakukan pada Kamis, 12 Maret 2026 di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, aparat mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut beserta sejumlah barang bukti berupa senjata api rakitan, ratusan amunisi, magazen, serta beberapa barang lain yang berkaitan dengan aktivitas para pelaku.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif aparat keamanan terhadap peredaran senjata api ilegal yang diduga akan disalurkan kepada kelompok bersenjata di wilayah pegunungan Papua.

“Dari delapan orang yang diamankan, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara pada 13 Maret 2026,” ujar Brigjen Faizal, Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan data dari Satgas Damai Cartenz, Kelima tersangka tersebut yakni SP (38) yang berperan sebagai pencari sekaligus pembeli senjata api rakitan dan amunisi. Kemudian OB (22) alias Bakuru yang diketahui sebagai penyumbang dana untuk pembelian senjata rakitan dan amunisi dengan nilai sekitar Rp122 juta rupiah.

Berikutnya, YP (35) berperan sebagai penyumbang dana pembelian amunisi sekitar Rp13 juta rupiah. Sementara M-K-M (39) berperan sebagai turut serta membantu mengantarkan dan mempertemukan pihak pembeli dengan penjual senjata api rakitan, dan DK (35) bertindak sebagai perantara dalam transaksi senjata api dan amunisi.

“Adapun tiga orang lainnya yang sebelumnya diamankan saat ini masih berstatus sebagai saksi karena perannya masih didalami oleh penyidik,” ujar Faizal.

Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 298 butir amunisi berbagai kaliber, lima buah magazen senjata, beberapa unit telepon genggam, serta tas dan dokumen identitas yang diduga berkaitan dengan aktivitas para pelaku.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, senjata api dan amunisi yang berhasil disita tersebut diduga akan disalurkan kepada kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di wilayah Yalimo dan Yahukimo guna memperkuat persenjataan mereka,” ungkap Brigjen Faizal.

Dijelaskan Faizal, Modus operandi yang digunakan para pelaku yakni dengan mengutus beberapa orang dari wilayah pegunungan menuju Jayapura untuk mencari jaringan atau pihak yang dapat menyediakan senjata api dan amunisi. Dana kemudian dikumpulkan secara bersama-sama untuk membeli persenjataan yang nantinya akan dibawa kembali ke wilayah operasi kelompok tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini guna mengungkap jaringan yang lebih luas. Termasuk menelusuri sumber senjata dan amunisi ilegal yang masuk ke wilayah Papua. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus rantai suplai senjata kepada kelompok kriminal bersenjata,” ujar Brigjen Faizal.

Dirinya juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat membahayakan keamanan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal seperti perdagangan senjata api dan amunisi karena hal tersebut dapat berdampak serius terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Brigjen Faizal.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu aparat keamanan dalam mencegah peredaran senjata ilegal.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata ilegal,” katanya.

” Saat ini Aparat juga tengah memburu pihak lain yang diduga sebagai penyedia atau pemasok senjata, salah satu nya adalah orang yang sudah diketahui identitasnya yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan tersebut,” Tutup Brigjen Faizal. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibantu Aparat Gabungan 33 Warga Distrik Paro Eksodus ke Kenyam

    Dibantu Aparat Gabungan 33 Warga Distrik Paro Eksodus ke Kenyam

    • calendar_month Ming, 12 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Aparat Keamanan gabungan TNI Polri berhasil mengevakuasi masyarakat Paro ke Pos Barak Baru Satgas Satuan Organik Korem 172/PWY Yonif R 514/SY, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/2/2023) sore sekitar pukul 16.00 WIT. Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman mengatakan evakuasi dilakukan karena aksi teror dan provokatif masih saja terus dilakukan oleh gerombolan kelompok […]

  • Eks Kadis dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi Dana Insentiv Guru

    Eks Kadis dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi Dana Insentiv Guru

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Mantan Kadis dan Bendahara Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, ditetapkan tersangka dugaan korupsi dana insentif guru kontrak. Penetapan tersangka keduanya, sebagaimana surat perintah penyidikan kepala kejaksaan negeri Biak Numfor Nomor sprint. 16/R.1.12/fd.1/08/2020. Tanggal 18 agustus 2020, dan  Nomor sprint. 17/R.1.12/fd.1/08/2020. Tanggal 18 agustus 2020. Kepala Kejaksaan Negeri Biak Numfor Erwin PH Saragih […]

  • Kedapatan Miliki 9,6 Kg Ganja: BK Diamankan, Anak Mantunya Jadi DPO

    Kedapatan Miliki 9,6 Kg Ganja: BK Diamankan, Anak Mantunya Jadi DPO

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polresta Jayapura Kota berhasil mengungkap kasus narkotika jenis ganja 9,6 Kg dengan pelaku BK (56) warga Hamadi Tanjung Distrik Jayapura Selatan. Direktur Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian mengatakan pengungkapan kepemilikan 9,6 Kg ganja tersebut terungkap atas informasi dari warga. “Kami berterima kasih kepada warga yang berani melapor dan atas laporan warga […]

  • Ricuh di Wamena, Ruko Dibakar Massa

    Ricuh di Wamena, Ruko Dibakar Massa

    • calendar_month Kam, 23 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kericuhan hingga pembakaran bangunan ruko (rumah toko) terjadi di Jalan Trans Irian, Kampung Sapalek, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/2/2023). Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, kericuhan yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIT ini, berawal dari adanya isu penculikan anak yang hingga kini belum jelas informasinya. “Jadi […]

  • PTBI 2023, Sinergi Memperkuat Ketahanan Dan Kebangkitan Ekonomi Nasional

    PTBI 2023, Sinergi Memperkuat Ketahanan Dan Kebangkitan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Bank Indonesia memperkirakan perekonomian wilayah Papua tumbuh sebesar 3,50% – 4,50% (yoy) tahun 2023 dan 5,25% – 6,25% (yoy) di tahun 2024. Sementara itu dari sisi pengendalian harga, diperkirakan inflasi di Papua akan selaras dengan sasaran inflasi nasional sebesar 3 ± 1% di 2023 dan 2,5 ± 1% di 2024. Untuk mencapai […]

  • Satelit RI 1 Resmi Diresmikan di Muara Tami

    Satelit RI 1 Resmi Diresmikan di Muara Tami

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satelit Republik Indonesia (Satria-1) resmi diluncurkan di Stasiun Bumi Pengendali Satelit di Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua, Senin (19/6/2023)? Peluncuran ditandai dengan nonton bareng yang dilaksanakan di Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1. Satelit tersebut diangkut menggunakan roket Falcon milik SpaceX. Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey mengungkapkan bahwa Satelit Satria 1 ini merupakan yang […]

expand_less