Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kasus Pemilu 2024, OJW Divonis 2 Bulan Penjara

Kasus Pemilu 2024, OJW Divonis 2 Bulan Penjara

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura melaksanakan eksekusi putusan Pengadilan Negeri Jayapura dalam kasus Pemilu 2024 dengan terpidana Onhes Jems Youwe.

Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan PN Jayapura Nomor : 108/ Pid.Sus/ 2024/ PN Jap. Tanggal 18 April 2024 yaitu dengan memasukan terpidana Onhes Jems Youwe kedalam rumah tahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Dr.Alex Sinuraya melalui Kasi Intel Togi Hamonangan Sirait SH.MH menjelaskan, terpidana Onhes Jems Youwe telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht) pada tanggal 22 April 2024 dengan Amar Putusan :

1. Menyatakan terdakwa Onhes Jems Youwe telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari 1 (satu ) kali disatu TPS/TPSN atau lebih“ sebagaimana Dakwaan Alternatif Kesatu Jaksa Penuntut Umum.

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Onhes Jems Youwe oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 (dua) bulan dan 15 (lima belas) hari dan pidana denda sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan kurungan selama 5 (lima) hari.

3. Membebankan terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah)Dengan cara memasukan terpidana Onhes Jems Youwe ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Jayapura untuk menjalani pidana penjara selama 2 (dua) bulan dan 15 (lima belas) hari dan membayar denda sejumlah Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) serta biaya perkara sebesar Rp. 5.000,00 (lima ribu rupiah) dengan catatan :

a. Hukuman kurungan dilaksanakan apabila kewajiban membayar denda tidak dilaksanakan.

b. Hukuman kurungan tidak dilaksanakan apabila kewajiban membayar denda dilaksanakan.

“Bahwa Terpidana Onhes Jems Youwe sudah menerima pemanggilan eksekusi dari Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jayapura pada hari Rabu tanggal 24 April 2024 dan pada hari ini Terpidana Onhes Jems Youwe hadir memenuhi panggilan tersebut,” tutup Kasi Intel. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Corona Kota Jayapura Tambah 87 Kasus, Distrik Jayapura Utara Terbanyak

    Corona Kota Jayapura Tambah 87 Kasus, Distrik Jayapura Utara Terbanyak

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Penyebaran Virus Corona di Kota Jayapura, trus mengalami peningkatan terhadap jumlah kasus baru. Per Kamis (08/10/20) pertambahan kasus ini kembali terjadi dengan jumlah 87 kasus, dimana angka penambahan tertinggi terjadi di Distrik Jayapura Utara dengan 33 kasus baru. “Hari ini tambah 87 kasus baru,” kata Kadis Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman […]

  • Tuntaskan Musim IATC 2025, Pebalap Muda Astra Honda Tampil Tangguh dan Kencang

    Tuntaskan Musim IATC 2025, Pebalap Muda Astra Honda Tampil Tangguh dan Kencang

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) menutup perjuangan di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025 dengan tangguh pada putaran terakhir yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia (25-26/10). Pada putaran pamungkas ini, performa kencang ditunjukkan oleh pebalap wildcard Bintang Pranata Sukma yang berhasil finis di posisi keempat pada balapan kedua hari […]

  • Masuk Zona Merah, Bupati Mathius ‘Karantina’ Pasar Lama Sentani

    Masuk Zona Merah, Bupati Mathius ‘Karantina’ Pasar Lama Sentani

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.736
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Guna melokasir dan membatasi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Jayapura, Pemerintah Daerah melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 akan menerapkan pembatasan bersekala besar atau luas dikomplek pasar lama, Sentani. Ketua tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 yang juga menjabat sebagai bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, pembatasan berskala  besar yang […]

  • Tertutup Awan Tebal, Hilal 1 Ramadhan 1444 H Tidak Terlihat di Papua

    Tertutup Awan Tebal, Hilal 1 Ramadhan 1444 H Tidak Terlihat di Papua

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Merauke, Topikpapua.com, – Hilal 1 Ramadhan 1444 H tidak terlihat dikarenakan tertutup awan tebal di titik pemantauan Tim Falakiyah Provinsi Papua dan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Rabu (22/03/2023). Lokasi pemantauan hilal terletak di Pantai Lampu Satu, Kabupaten Merauke. Titik ini dipilih karena dinilai cukup memenuhi syarat untuk pemantauan hilal, yaitu […]

  • 26 September 2020 : Total Pasien Positif 5.842 Kasus, 84 Meninggal Dunia

    26 September 2020 : Total Pasien Positif 5.842 Kasus, 84 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.294
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Jumlah pasien positif covid-19 di Papua tiap harinya kian bertambah, secara komulatif sejak 17 Maret hingga hari ini, di laporkan Satgas covid-19 Papua jumlah pasien positif covid-19 di Papua sebanyak 5.832 Kasus. “Hari ini bertambah sebanyak 145 kasus baru, berasal dari kota Jayapura sebanyak 66 orang, kabupaten Mimika 39 orang, Biak numfor […]

  • Aparat Temukan Titik Terang Keberadaan Pilot Susi Air

    Aparat Temukan Titik Terang Keberadaan Pilot Susi Air

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Timika, Topikpapua.com –Tim gabungam TNI-Polri sudah mendapat titik terang terkait posisi kapten Philips Max Martheins yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Prabowo mengatakan hingga saat ini tim gabungam masih terus memantau perkembangan proses pencarian kapten Philip, termasuk terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Nduga yang sebelumnya telah mengirim […]

expand_less