Hadapi Kualifikasi Pra PON I XXI di Makassar, Atlet Tinju PB Jalani Tes Kesehatan
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
- visibility 159
- comment 0 komentar
- print Cetak

Atlet Tinju Papua Barat/ist
Manokwari, Topikpapua.com, – Atlet Tinju Papua Barat menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan para atlet sebelum bertanding dalam rangka menghadapi pra kualifikasi Pekan Olahraga Nasional I – XXI Tahun 2023 yang akan berlangsung di Makassar Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/7/2023) mendatang.
“Iya benar sebelum atlet di berangkat di Makasar Sulawesi Selatan Hal itu di wajibkan para atlet melakukan pemeriksaan kesehatan. Hal itu sangat penting sekali untuk memastikan apakah atlet kondisi sehat atau tidak,”kata Ketua Umum Pertina Papua Barat, Clinton Tallo di Manokwari, Kamis (13/7/2023).
Ia mengatakan, sebelum bertolak ke Pra PON di Makasar tanggal 20 Juli 2023, persyaratan untuk bertanding wajib dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selaku Ketua Umum Pertina Papua Barat, ia pun mendampingi atlet memeriksa kesehatan di RSU Papua Barat.
“Tadi Pemeriksaan kesehatan mulai dari Pemeriksaan Darah, HIV/AIDS/Darah Tinggi, maupun stamina. Dari hasil pemeriksaan dari dokter menyatakan kondisi sehat bertanding,” akunya.
Ia mengatakan, atlet diterjunkan Pra Pon di Makasar sebetulnya full kelas dalam kelas petinju, namun dua kelas 86 kilogram itu Felix Mirino sementara urusan keluarga nantinya akan ikut di Pra Pon di Nusa Tenggara Timur pada Bulan Oktober 2023 mendatang.
“Sedangkan Silya Mustika kelas 52 Kilogram tes Kowad tahun ini. Jadi kalau selesai tes bisa ikut pra PON di NTT. Jadi total atlet yang bertanding pada Pra PON di Makasar sebanyak 18 orang yakni 8 orang perempuan dan 10 orang laki laki,”jelasnya.
Ia pun sangat optimis, tapi tidak menjanjikan dapat mendali. Namun memaksimalkan pertandingan agar mendapatkan tiket menuju ke PON 2024 mendatang.
Lebih lanjut, pengurus Pertina selama ini masih menggunakan biaya sendiri mulai dari seleksi sampai musyawarah bahkan hingga pelantikan pengurus Pertina Papua Barat
“Jadi kita tanggulangi dana dari Pengurus atau dana pribadi. Tapi saya yakin dan percaya pemerintah bantu karena memang inikan, apalagi Pertina Olahraga tak terukur, saya berharap dukungan dari pemerintah daerah maupun KONI Provinsi Papua Barat tolong perhatikan Pertina Papua Barat. Karena tanggal 20 Juli ini bertolak ke Makasar karena pembukaan Pra PON tanggal 22 Juli 2023,”pintanya.
Ia mengaku, selalu berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah maupun KONI Papua Barat. Sebenarnya respon dari pemerintah tetapi belum ada realisasi.
“Respon dari pemerintah ada, cuma belum terealisasi. Entah apa kami juga tidak tahu, intinya pemerintah juga harus merespon kami dari semua Cabang olahraga terutama Pertina Papua Barat. Hal ini tentunya dukungan dan kerjasama, baik,”tuturnya.
Selanjutnya diharapkan para atlet siap bertarung di ajang Nasional.
“Walau latihan baru beberapa bulan kita siap bertarung untuk menghadapi lawan lawan cabang olahraga tinju di seluruh provinsi di Indonesia,”tutupnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua






Saat ini belum ada komentar