Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Dirut Rumah Sakit Abepura Tegaskan 2 Pasien Meninggal Bukan Korban Kebakaran

Dirut Rumah Sakit Abepura Tegaskan 2 Pasien Meninggal Bukan Korban Kebakaran

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
  • visibility 185
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura, Topikpapua.com – Direktur RS Abepura dr Daisy C Urbinas menegaskan bila dua pasien yang meninggal dunia saat kebakaran Gudang Logistik di lantai dua gedung Instalasi Rawat Darurat (IRD) pada Selasa kemaren bukanlah korban kebakaran.

“Ini perlu kami klarifikasi, jadi dua pasien tersebut merupakan pasien kritis yang sedang dirawat di ruang ICU dan ruang paru, kebetulan saat itu terjadi kebakaran sehingga kita harus evakuasi pasien keluar dari rumah sakit, termasuk kedua pasien kritis tersebut,” ungkap dokter Daisy, Rabu (10/5/2023).

Kedua pasien yang meninggal dunia adalah Kristina M, 59 tahun yang merupakan pasien ruang ICU dan yang di Ruangan Paru atas nama Yuli Elopere, 2 tahun. Kedua jenazah sudah diambil oleh pihak keluarga.

Sementara itu paska-kebakaran, dokter Deasy menjelaskan bila saat ini aliran listrik dan air bersih masih sementara belum normal, begitu halnya dengan kegiatan di bagian instalasi gizi.

“Belum normal, yang di istalasi gizi itu hanya 35 persen bisa operasional hari ini. Listrik dan air tidak bisa jalan, tapi bisa diatasi dengan kita lakukan pemasangan kabel-kabel sementara untuk listrik. Kemudian, ada mobil tangki RSUD abe yang stanbye 24 jam untuk mengisi. Agar, penyaluran makanan ke pasien tidak terbengkalai,” jelasnya.

Lanjut Daisy, untuk ruang IGD tidak dapat melakukan pelayanan karena lantai dua diatas IGD itu yang menjasi pusat kebakaran.

“Kita alihkan IGD ke ruang poli sementara di samping rumah sakit disana juga kita bangun temda darurat. Untuk pasien anak kita alihkan sementara ke ruang bedah, Jadi pelayanan di Rumah Sakit Abepura baik rawat jalan, rawat inap maupun emergency masih bisa teratasi dan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Dokter Daisy juga mengaku hingga saat ini pihaknya belum bisa menaksir jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

“Untuk kerugian secara pasti belum bisa bicara nominal kerugian, tim saat ini sedang melakukan pengecekan ke lapangan dan perhitungan sedang dilakukan, nanti baru secara resmi akan kami laporkan ke Gubernur Papua. Untuk kerugian yang dialami RSUD Abepura,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan terjadi kebakaran di lantai dua gedung IRD di rumah sakit Abepura pada selasa (9/5/2023). Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.45 Wit.

Api berasal dari gudang penyimpanan ligistik rumah sakit dan merembet ke ruang inap anak, kamar jenazah dan sebagian ruang instalasi gizi. Tak ada korban jiwa atau luka akibat kebakaran. (Redaksi Topik)

 

 

 

 

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less