Teror KKB di Nduga, Aparat Gabungan Temukan 52 Warga Sipil Sembunyi di Hutan
- account_circle topik papua
- calendar_month Sel, 28 Mar 2023
- visibility 109
- comment 0 komentar

Puluhan warga sipil asal Distrik Kroptak saat di temukan aparat gabungan ditengah hutan Nduga /ist
Kenyam, Topikpapua..com – Aparat gabungan kembali berhasil mengevakuasi puluhan warga sipil yang melarikan diri dari kampung mereka karena takut akan teror KKB di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Senin (27/3/2023).
Komandan Yonif Raider 514/SY Kostrad, Letkol inf Rinto Wijaya mengatakan penemuan 52 warga sipil tersebut setelah dilakukan patroli oleh Satgas Yonif R 514/Kostrad.
“Jadi awalnya itu kita lakukan pattoli rutin di sekitar wilayah distrik kenyam dan anggota menemukan warga yang sedang sembunyi di dalam hutan, saat di hampiri mereka nampak takut dan kebingunan,” ungkap Letkol Rinto.
Menurut Rinto, Puluhan warga yang terdiri dari laki laki dan perempuan serta anak anak ini sebelumnya telah berjalan kaki selama 4 hari, dari kampung mereka di Distrik Koprak dan berencana menuju ke Distrik Kenyam.
“Setelah kami tanyakan, mereka mngaku meninggalkan kampungnya karena takut dengan teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bahkan hewan ternak mereka juga bawa dalam perjalanan,” ungkap Rinto.
Setelah diinformasikan ke Kenyam, tim gabungan TNI-POLRI dibawah pimpinan Dansatgas Yonif R 514/SY, Letkol Inf Rinto Wijaya dan Kapolres Nduga, AKBP Alexander Rio Panelewen datang untuk menjemput masyarakat dengan menggunakan beberapa kendaraan, kemudian dibawa ke Kenyam.
Setibanya di Kenyam, puluhan masyarakat tersebut langsung menuju Mapolres Nduga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tim kesehatan gabungan TNI-POLRI dan makanan.
“Mereka adalah warga di Distrik Kroptak dan saat ini sudah kita tampung sementara di Mapolres Nduga, semua keperluan mereka baik itu logistik makanan maupun bantuan moril untuk menghilangkan trauma akibat teror KKB kita siapkan,” pungkas Letkol Rinto.
Pengungsian yang dilakukan oleh warga di Kabupaten Nduga ini bukan yang pertama kalinya, sejak teror KKB pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Nduga dengan membakar pesawat Susi air dan menyandera Pilot Philip Max Martheinz pada 7 Februari 2023 lalu, tercatat sudah ratusan warga dari berbagai Distrik di Kabupaten Nduga memilih mengungsi ke Distrik Kenyam. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




