Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

Bertemu Suami, Yulce Wenda Beberkan Kondisi Lukas Enembe

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Jakarta, Topikpapua.com, – Istri Gubernur Papua Lukas Enembe, Ibu Yulice Wenda minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanggungjawab atas semakin menurunnya kondisi kesehatan suaminya, Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe.

Dari hasil keterangan dokter RSPAD, diketahui, bahwa kondisi kesehatan Lukas Enembe sudah masuk kondisi gagal ginjal kronis 5 dari kondisi sebelumnya, yang kondisi gagal ginjal kronis 4. Hal tersebut diungkapkan Yulice Wenda, saat menemui suaminya, Lukas Enembe, yang sedang menjalani rawat inap di ruang perawatan Paviliun Kartika 2 RSPAD, Jakarta, pada Jumat siang (20/1/2023).

Yulice  datang bersama Elius Enembe (adik Lukas Enembe) dan seluruh keluarga dekatnya serta didampingi para pengacara dari Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua, diantaranya, OC Kaligis, S Roy Rening, Petrus Bala Pattyona, Petrus Jaru, Cosmas Refra, Antonius Eko Nugroho, Michael Himan, Cyprus A Tatali, Caesario David Kaligis, dan Alissa Chinny M Kaligis.

Menurut Yulice, dengan adanya penurunan kondisi kesehatan Lukas Enembe, maka yang paling bertanggungjawab adalah KPK.Karena yang membawa Lukas Enembe dari Jayapura, Papua, hingga ke Jakarta, pada 10 Januari 2023, hingga saat ini dirawat inap di RSPAD pada Jumat (20/1/2023), adalah KPK.

“Jadi KPK harus bertanggungjawab atas kondisi Bapak Lukas Enembe yang masuk tahap gagal ginjal kronis 5, siapa yang mengambil maka dia (KPK) harus tanggungjawab,” ujar Yulice.

Ditambahkannya, saat bertemu dengan dokter yang merawat Lukas Enembe, Dr. Joni, dimana Yulice Wenda diminta untuk menandatangani persetujuan tindakan medis terhadap Lukas Enembe, namun Yulice Wenda menolaknya.

“Kami tidak bisa tandatangan, sudah kita kasih tahu dari awal kalau Bapak Lukas Enembe itu sakit, Ketua KPK sendiri sudah bilang Bapak Lukas Enembe, sedang sakit. Kalau memang niat baik dari awal, seharusnya keluarga diikutsertakan dari awal untuk ikut kontrol kondisi Bapak Lukas Enembe, sejak dibawa ke Jakarta. Atau dari awal libatkan dokter pribadi, untuk mengawasi dan memantau kondisi Bapak Lukas Enembe, baru kami mau tandatangan. Kita sudah lost selama beberapa hari dari sejak Bapak Lukas Enembe dibawa, jadi kami tolak tandatangan,” tukas Yulice.

Yulice juga sempat melihat kondisi Lukas Enembe, namun tidak bisa dalam satu ruangan. Yulice Wenda dan Elius Enembe hanya bisa melihat dari balik kaca yang membatasi antara ruangan pengobatan, dengan ruang luar Paviliun.

Melihat kondisi Lukas Enembe, baik Yulice Wenda maupun Elius Enembe hanya bisa berdoa dan menangis dari balik kaca. Suasana haru terlihat jelas dalam momen pertemuan antara Ibu Yulice Wenda dengan Lukas Enembe.

Di sela-sela pertemuan tersebut, Yulice Wenda sempat bertanya, dengan suara keras, apakah Lukas Enembe mengharapkan dirinya menandatangani surat persetujuan tindakan medis terhadap Lukas Enembe.

“Bapak hanya memberi kode lewat tangannya ‘tidak usah’,” ujar Yulice.

Setelah bertemu Lukas Enembe, Yulice Wenda lalu bertemu dan menceritakan semua hasil pertemuan antara dirinya dengan THAGP. Mendengar kronologis yang disampaikan Yulice Wenda, OC Kaligis mengatakan, ini masalah kehidupan.

“Yang punya hak asasi itu Ibu (Yulice Wenda) bukan KPK atau tim dokter. Ini masalah kehidupan. Saya menyesalkan KPK sudah melanggar hak asasi manusia. Tolong catat itu!,” tukas Kaligis.

Sebelum bertemu, dengan Lukas Enembe, Yulice Enembe dan tim hukum sempat adu debat dengan penyidik KPK. Karena dari informasi awal, tim hukum akan dipertemukan dengan dokter sedangkan saat ingin bertemu dengan dokter RSPAD, petugas KPK yang bernama Aris, tidak segera mempertemukan pihak keluarga dan tim hukum, tapi malah menyuruh menunggu di kursi taman. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung PON XX, Alumni Jatim Gelar Lomba Lari 10 K

    Dukung PON XX, Alumni Jatim Gelar Lomba Lari 10 K

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk dukungan terhadap perhelatan PON XX di Papua pada bulan Oktober 2020 mendatang, Alumni Jatim berencana menggelar lomba lari 10 kilometer. Pembina Alumni Jatim di Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan melihat waktu penyelenggaraan pemerintahan PON XX sudah semakin mendekat sedangkan gaungnya belum begitu terdengar. Untuk itu pihaknya ingin membangun opini […]

  • Caci Maki Aparat di Facebook, Mahasiswi ini Terancam 6 Tahun Penjara

    Caci Maki Aparat di Facebook, Mahasiswi ini Terancam 6 Tahun Penjara

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 4.613
    • 2Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Direktorat Reserse Kriminal Khusus melalui Subdit V Siber berhasil mengamankan seorang Mahasiswi berinisial SBN (30 Tahun) pelaku ujaran kebencian di Media Sosial Facebook, Rabu (15/04/20). Kabid Humas Polda Papua, Kombes Achmad Mustofa Kamal mengatakan bila kasus ini berawal saat tim Subdit V Siber Polda Papua, menemukan adanya komentar di akun Facebook atas […]

  • Bantu Tekan Inflasi di Papua Tengah, Mama Ribka Apresiasi BI Papua dan Bulog Nabire

    Bantu Tekan Inflasi di Papua Tengah, Mama Ribka Apresiasi BI Papua dan Bulog Nabire

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengapresiasi langkah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua (KPw Bi Papua) dan Bulog Nabire yang terlibat dalam menurunkan angka inflasi di Provinsi Papua Tengah. “Kami berterima kasih atas sinergi yang dibangun KPw BI Papua dan Bulog dengan Pemda Papua Tengah, guna menekan angka inflasi,” ungkap Pj Guberjur […]

  • Dilantik Sebagai Ketum Cabor Aeromodelling Papua, Wagus Hidayat Optimistis Pertahankan Prestasi Atlet

    Dilantik Sebagai Ketum Cabor Aeromodelling Papua, Wagus Hidayat Optimistis Pertahankan Prestasi Atlet

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com – Direktur Utama PT. SAM Air, H. Wagus Hidayat dilantik sebagai Ketua Umum Cabang Olahraga Aeromodelling Provinsi Papua periode 2022- 2026. Ia dilantik oleh Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Papua, Marsma TNI Budi Achmadi, di aula Megantara Lanud Silas Papare Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (30/05/2022) pagi. Pelantikan dan pengukuhan ketua dan […]

  • Program Tanam 1000 Pohon Polri di Gelar di Polres Pegubin

    Program Tanam 1000 Pohon Polri di Gelar di Polres Pegubin

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Oksibil, Topikpapua.com, – Ikut mendukung program Kapolri, Polres Pegunungan Bintang menggelar penanaman 1000 pohon. Giat di gelar di Halaman Gereja GKI Maranatha dan Halaman Masjid An- Nur Oksibil, Senin (06/01/20). Hadir dalam kegiatan Wakapolres Peg.Bintang Kompol Tofan Irdiyanto,S.Sos, Pabung 1702 Jayawijaya Mayor Inf. I Ketut, pejabat utama Polres Pegunungan Bintang dan personil gabungan TNI dan […]

  • Tiga Hari Hilang, Sutaryo di Temukan Tewas Mengapung di Sungai Digoel

    Tiga Hari Hilang, Sutaryo di Temukan Tewas Mengapung di Sungai Digoel

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Boven Digoel, Topikpapua.com,  –  Setelah tiga hari dinyatakan hilang, Sutaryo karyawan PT. Tulen Kampung Miri, Distrik Jair, Kabupeten Boven Digoel akhirnya di temukan dalam keadaan teawas terapung di sungai Digoel. Jasad Sutaryo di temukan oleh tim Gabungan Polres Boven Digoel dan Basarnas saat menyusuri sungai Digoel, Minggu (10/03/19) sekitar pukul 08.10 Wit. “ Jasad korban […]

expand_less