Sehari jadi Plh Gubernur Papua, Ridwan Gelar Rapat Forkompinda
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 13 Jan 2023
- visibility 89
- comment 0 komentar

Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun bersama Forkopimda /Lala
Jayapura, Topikpapua.com, – Pelaksana harian (Plh) Gubernur Papua, Ridwan Rumasukun menggelar pertemuan dengan forkopimda plus di rumah jabatan Sekda Papua di Jayapura, Jumat (13/1/2023).
Ridwan mengungkapkan melalui pertemuan ini, dirinya ingin berkenalan anggota Forkopimda Papua.
“Jadi intinya pertemuan ini adalah silaturahmi juga. Tadi kami juga membahas soal kondisi keamanan Papua, tapi nanti dijelaskan teman-teman dari TNI dan Polri,” katanya.
Ridwan juga mengaku saat ini penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan hingga pembangunan di Papua tetap berjalan normal.
“Semua berjalan seperti biasa, tidak ada yang perlu distressing karena masih berjalan normal,” sebutnya.
Dalam kesempatan itu Ridwan juga membeberkan soal pembekuan dana Rp1,5 triliun di rekening Pemerintah Provinsi Papua oleh Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) pasca penangkapan Lukas Enembe
“Saya sudah menerima surat dari PPATK tadi malam dan pemblokiran hanya 5 hari saja. Jadi pemblokiran itu tidak tertulis di suratnya dan surat itu ditujukan ke Bank Mandiri itu adalah merupakan Silpa anggaran yang tidak terpakai di Provinsi Papua. Jadi itu bukan rekening pribadi tapi rekening dinas atau rekening pemerintah yang telah disetujui oleh Kementerian Keuangan,” terangnya.
Sementara itu Wakapolda Papua Brigjen Polisi Ramdani Hidayat menyebut kondisi keamanan di wilayah Papua, saat ini masih aman dan terkendali.
“Alhamdulilah sampai saat ini bisa kita kendalikan. Ini karena hasil kerjasama TNI dan Polri, dan Pemda karena Satpol PP juga kita libatkan dalam kegiatan preventif seperti dalam skala besar dan kita juga intens laksanakan razia,”tuturnya.
Wakapolda menegaskan pihaknya akan memberikan tindakan tegas, terarah dan terukur dalam koridor kerangka hukum kepada pihak-pihak yang ingin membuat gaduh. Apalagi Polksk dibekap oleh TNI dan sudah sepakat bahwa penindakan dalam kerangka hukum.
“Ya, semoga terus berlangsung kondusif. Jangan ada gangguan-gangguan yang mengancam keamanan di Papua,” harapnya.
Ramdani juga menegaskan Polisi akan mencari oknum-oknum penyebar hoaks di media sosial, yang bertujuan untuk memprovokasi yang berujung pada kekacaukan.
“Kita akan tindak tegas, jadi kalau ada yang sengaja membuat hoaks dan provokatif, ya konsekuensinya kita tindak tegas secara hukum,” tutupnya. (LS)
- Penulis: topik papua




