Buntut Rusuh Dogiyai, Ratusan Warga Mengungsi ke Nabire
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 13 Nov 2022
- visibility 369
- comment 0 komentar

Situasi pasca kerusuhan di Ikebo, Dogiyai/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Ratusan warga di Kabupaten Dogiyai, dikabarkan memilih mengungsi ke Kabupaten Nabire pasca kerusuhan di Dogiyai, Sabtu (12/11/2022).
Mereka terpaksa mengungsi ke kabupaten tetangga, lantaran merasa tidak nyaman dan aman, pasca aksi anarkhis dalam kerusuhan tersebut.
“Ya, ada kurang lebih 400-an warga secara bergiliran menunggu truk untuk mengamankan diri ke Kabupaten Nabire sementara waktu,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal, Minggu (13/11/2022).
Menurut Kamal, sebanyak 2 SST Polri dikirimkan ke Dogiyai untuk membantu mengamankan situasi pasca insiden tersebut.
Bahkan, sejumlah Pejabat Utama Polda Papua juga telah tiba di sana guna mendalami kasus yang terjadi hingga mengakibatkan pembakaran di 4 TKP yang berbeda.
“Dari kemarin hingga hari ini, aparat masih terus melakukan pemantauan serta pengamanan di seluruh TKP. Mereka juga membantu warga mengamankan barang-barang berharga yang tersisa dari peristiwa kemarin,” tuturnya.
Untuk korban luka dari anggota Kepolisian maupun masyarakat akibat peristiwa kemarin, kata Kamal, mereka relah diberangkatkan menuju Kabupaten Nabire menggunakan pesawat sekitar pukul 08.30 WIT Minggi pagi.
“Mereka akan segera mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Nabire, namun ada satu korban atas nama Ikbal merupakan penjaga kios diduga hilang dan saat ini masih dalam pencarian oleh aparat,” beber Kamal.
Kamal pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan situasi yang aman di Kabupaten Dogiyai, dengan tidak terprovokasi oleh ajakan-ajakan pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Informasi lebih lanjut terkait situasi di Kabupaten Dogiyai akan kami informasikan segera namun hingga saat ini masih dipastikan aman dan kondusif,” tutupnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun bernama Noldi Goo meninggal dunia pada Sabtu (12/11/2022)
Lantaran emosi dan tidak dapat mengendalikan diri, lalu sekelompok massa itu melakukan aksi anarkis dengan menyerang supir, warga, hingga membakar beberapa rumah warga dan 2 unit truk, serta kantor pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.
“Dari kejadian penyerangan itu, 1 orang mengalami luka bacok dan 2 anggota Polisi yang saat itu bertugas menghalau massa ikut menjadi korban,” ucap Kamal. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




