Rusuh Dogiyai, 80 Petak Rukis di Tiga Lokasi Terbakar
- account_circle topik papua
- calendar_month Ming, 13 Nov 2022
- visibility 318
- comment 0 komentar

Aparat saat berada di lokasi kebakaran akibat kerusuhan di Kabupaten Dogiyai/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan sebanyak 80 unit bangunan berupa rumah kios (rukis) di Kabupaten Dogiyai hangus dibakar massa akibat dampak dari kerusuhan di daerah tersebut.
Ia menjelaskan, TKP pembakaran Sabtu (12/11/2022) kemarin diketahui berada di 4 titik yang berbeda yakni di Jalan Ikebo Bawah yang menghanguskan 3 bangunan atau sekitar 17 petak, kemudian di jembatan yang menghanguskan 2 bangunan terdiri dari 50 petak berderet atau leter L, TKP ketiga berada di Jalan Trans Nabire-Enarotali yang menghabiskan 6 bangunan kantor dinas, TKP terakhir terakhir di Jalan Trans Nabire- Enarotali tepatnya di dekat jembatan hingga menghanguskan 2 bangunan yang terdiri dari 13 petak.
“Dapat dipastikan bahwa saat ini situasi di Kabupaten Dogiyai berangsur-angsur aman setelah dilakukan pengamanan yang ketat oleh aparat kepolisian yang dibantu personel TNI setempat,”kata Kamal di Jayapura, Minggu (13/11/2022).
Kamal juga menambahkan saat ini 2 SST personel Polri telah bergeser dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Dogiyai guna memberikan rasa aman dan situasi yang kondusif kepada masyarakat.
“Personel Brimob tersebut menuju Kabupaten Dogiyai menggunakan 2 trek dan telah tiba sekitar pukul 11.00 WIT kemudian langsung mengisi titik-titik pengamanan,” bebernya.
Diketahui dalam pemberitaan sebelumnya aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di Kabupatan Dogiyai dipicu kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang anak berusia 5 tahun bernama Noldi Goo meninggal dunia pada Sabtu (12/11/2022)
Akibatnya, sekelompok massa menyerang supir, warga dan membakar beberapa rumah warga dan 2 Unit truk, serta kantor pemerintahan di Kabupaten Dogiyai.
“Dari kejadian penyerangan itu, 1 orang mengalami luka bacok dan 2 anggota Polisi yang saat itu bertugas menghalau massa ikut menjadi korban,” ucap Kamal. .
Saat ini supir truk telah diamankan di Polres Dogiyai. Sedangkan para korban masih berada di Polres Dogiyai, belum bisa dievakuasi ke RSUD Nabire karena akses jalan diputus dan dipalang oleh masyarakat. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


