Dandim 1702/JWY Tegaskan Ideologi Pancasila adalah Harga Mati
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 1 Okt 2022
- visibility 66
- comment 0 komentar

Jajaran Kodim 1702/JWY saat upacara Hari Kesaktian Pancasila/ist
Wamena, Topikpapua.com, – Dandim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip memimpin pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2022, bertempat di lapangan Apel Makodim 1702/PWY, Sabtu (1/10/2022).
Dengan mengusung Tema “Bangkit Bergerak Bersama Pancasila”, kegiatan upacara tersebut diikuti oleh jajaran Kodim Jayawiya.
Dandim menegaskan, Upacara Kesaktian Pancasila hari ini diselenggarakan oleh seluruh Bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke.
“Pelaksanaan upacara ini sebagai perwujudan selaku anak bangsa yang menyadari bahwasanya pada tahun 1965 silam terjadi peristiwa nasional di mana ada upaya-upaya untuk mengubah ideologi Pancasila,” tegasnya.
Ia menuturkan Prajurit TNI khususnya di Kodim Jayawijaya tidak boleh lengah karena hal ini salah satu bahaya laten.
“Untuk itu kita harus menumbuhkan sikap mawas diri. Apalagi bangsa saat ini tengah menghadapi berbagai permasalahan, tak terkecuali pasca pandemi Covid-19 yang masih melanda di Indonesia,” terang Dandim.
Dandim menyatakan bahwa ideologi Pancasila adalah harga mati, tidak bisa ditawar sebagai ideologi bangsa Indonesia.
“Ini sebagai wujud kita menghargai jasa pahlawan Indonesia yang telah menumpahkan darah juga bertaruh nyawa dalam perjuangannya mempertahankan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui bersama bahwa bangsa Indonesia sangat luas, terdiri dari berbagai suku, agama, adat-istiadat dan juga budaya dibandingkan negara lain. Untuk itulah, Pancasila sebagai dasar negara menjadi pondasi dasar dalam mempersatukan bangsa dengan mengedepankan bhineka tunggal ika.
“Jadikan Pancasila sebagai pandangan untuk mempedomani sosialisasi kita berbangsa dan mengembangkan Indonesia lebih maju. Jangan pernah melupakan sejarah, karenanya dari perjuangan jasa pahlawan terdahulu tersebut manfaatnya bisa kita rasakan sampai saat ini,” tandas Dandim. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


