Blazepod, Teknologi Baru Dalam Latihan Persipura
- account_circle topik papua
- calendar_month Jum, 15 Jul 2022
- visibility 130
- comment 0 komentar

Para pemain Persipura Jayapura dengan menggunakan teknologi Blazepod berlatih reaksi dan kecepatan, di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (15/7/2022). Skuad Mutiara Hitam tengah memantapkan persiapan mereka jelang Liga 2 musim 2022/2023. (Foto/Persipura/Adelio Putra)ist
Jakarta, Topikpapua.com, – Tim Persipura Jayapura membuat program latihan yang berbeda, yang belum mereka dapatkan sebelumnya.
Dalam pemusatan latihan di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (15/7/2022), Persipura melakukan latihan reaksi dengan menggunakan alat Blazepood.
Dalam latihan ini, skuad Mutiara Hitam saling bergantian mengasah kecepatan dan reaksi dengan fokus melihat lampu yang berkedip.
Pelatih Fisik Persipura Elsa Pramudya menjelaskan, di dunia sepak bola tidak hanya soal adu taktik dan strategi. Namun, harus juga mengandalkan ketahanan fisik para pemainnya.
“Nah, kondisi fisik dan stamina pemain harus kami perhatikan. Pemain atau tim yang mampu bertahan selama 90 menit atau lebih harus diimbangi tingkat kelincahan, fleksibilitas, kekuatan, plus kecepatan yang tinggi,” kata Elsa.
“Inilah fungsi utama dari latihan dengan menggunakan alat Blazepod. Tidak semua klub Liga meteka menggunakan alat ini. Jadi, Persipura saat ini sudah menggunakannya,” timpalnya.
Diketahui Blazepod adalah alat dengan lampu berkedip. Alat ini diperuntukan untuk melatih kecepatan dan reaksi. Alat ini sudah banyak di gunakan di klub-klub Liga Inggris.
Dalam permainan sepak bola Reaksi itu sangatlah penting. Reaksi akan terjadi jika adanya respons yang dihasilkan dari suatu kejadian di lapangan. Bukan hanya Reaksi alat ini juga bisa juga untuk melatih kemampuan lain seperti Kecepatan, kelincahan dan decision making atau pengambilan keputusan dalam konteks nya sepak bola. Komponen itu sangat penting dan perlu di latih,” papar Elsa.
Elsa menegaskan, sekelas pemain profesional harus tetap di latih supaya performa tetap bagus.
“Saya datang ke Persipura untuk membantu Pelatih kepala Ricky Nelson untuk meningkatkan kemampuan fisik pemain di Persipura yang masih perlu di tingkatkan. Dan saya yakin tim Liga 1 dan Liga 2 yang baru pakai teknologi ini baru Persipura sendiri,” ungkapnya.
Dengan bantuan aplikasi BlazePod, lanjut Elsa, pelatihan refleks dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pemain. Sistem sensor cerdas Blazepods menawarkan perekaman kinerja yang sangat akurat yang dicapai.
“Dengan demikian hasilnya bisa bermanafaat saat kini mengevaluasi dan menyesuaikan pelatihan,” pungkasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua




