Kejar Pembunuh Bripda Diego, Polda Papua Kirim 300 Personil Brimob
- account_circle topik papua
- calendar_month Rab, 22 Jun 2022
- visibility 71
- comment 0 komentar

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri saat memantau langsung proses olah TKP pembunuhan Bripda Diego / ist
Wamena, Topikpapua.com – Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri menegaskan akan berusaha keras untuk menangkap pelaku pembunuhan dan perampasan dua pucuk senjata api Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (18/6/2022) lalu.
Setelah mengirim tim khusus untuk memeriksa lokasi kejadian dan para saksi, Fakiri memastikan akan segera menambah perkuatan pasukan dari Brimob Nusantara.
“Tentunya dalam rangka pencarian dua senpi tersebut kita akan memperkuat perbantuan, baik dari Satgas Damai Cartenz yang dibantu juga dari Reskrim Polres Jayawijaya dan kami juga akan kirim 300 personil Brimob ke Jayawijaya untuk membackup tim yang sudah ada di sini,” ujarnya saat memantau langsung proses olah TKP di Jayawijaya, Papua, Rabu (22/6/2022).
Mengenai keberadaan dua pucuk senjata api yang dirampas, Fakiri mengakui dugaan kuat senjata tersebut akan dibawa ke Kabupaten Nduga.
Hanya ia meyakini, saat ini senjata-senjata tersebut masih berada di Jayawijaya.
“Kami yakin senjata itu belum sampai ke sana (Nduga), ini didasari apa yang telah dipelajari oleh Satgas dan Direskrimum, tapi tentu ini perlu pendalaman lagi,” kata Fakiri.
Diberitakan sebelumnya, Seorang anggota Brimob, Bripda Diego Rumaropen, tewas diserang orang tidak dikenal (OTK) di Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (18/6/2022).
Selain itu, dua pucuk senjata api yang dipegang korban pun hilang dan diduga telah dirampas para pelaku.
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakiri pun telah memastikan AKP R selaku Komandan Kompi D Brimob Wamena dicopot dari jabatannya.
Sedangkan untuk pelaku, Fakiri menyebut KKB Nduga yang dipimpin oleh Egianus Kogoya diduga kuat sebagai pelakunya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


