YPM : Semua Pemain yang Masih Terikat Kontrak Tetap di Persipura
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
- visibility 116
- comment 1 komentar
- print Cetak

Manajer Persipura Yan Pernenas Mandenas/ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Manajer Tim Persipura Jayapura, Yan Pernenas Mandenas (YPM) menegaskan bila Persipura tidak akan melepaskan para pemain yang masih terikat kontrak.
“Bagi pemain persipura yang sampai saat ini masih terikat kontrak, belum tentu kita ijinkan untuk keluar ke klub lain, karena kita masih butuhkan untuk membela persipura di musim ini, ” ungkap Yan kepada Redaksi Topik, Rabu ( 20/04/22).
Menurut Yan, Persipura masih membutuhkan tenaga para pemain yang ada untuk mengembalikan posisi MutiaranHitam ke Liga I
“Saya mau katakan bahwa persipura hanya transit saja sebentar di liga II, untuk kemudian kembali lagi ke Liga I musim mendatang, ” ujar Yan.
Disinggung soal penyebab utama mengapa Persipura bisa degradasi, Anggota Komisi I DPR RI tersebut menjelaskan bila penyebab utamanya bukan pada Persipura.
” Saya sampikan bahwa Persipura degradasi ini bukan karena pemain atau pelatih atau juga manajemen dan pengurus, namun karena keputusan PSSI yang mengurangi poin persipura, ” tegasnya.
Yan menilai bila pemain, pelatih dan manajemen serta pengurus sudah berhasil memberikan yang terbaik bagi persipura.
” kita mau bicara apa, sebagai tim profesional kita tetap tunduk pada keputusan PSSI, namun kita tetap menyurat dan meminta klarifikasi atas beberapa putusan yang merugikan kita, termasuk menyelidiki hal-hal non teknis yang merugikan tim Persipura, ” bebenya.
Yan berharap dengan kasus ini kedepan ada proses pembelajaran bagi persepakbolaan di Indonesia, baik bagi PSSI, PT LIB maupun bagi tim-tim peserya liga I.
“Persipura ini adalah salah satu Tim besar yang ada di wilayah timur Indonesia, dan tanpa Persipura di Liga I maka Liga I tidak lagi seksi,” tukasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Berdasarkan sejarah, kesebelasan Persipura lahir dari kepedulian beberapa orang pendeta yang bersekolah di Primaire Middlebare School (PMS) Kotaraja, Jayapura pada 1952-1955. Dikisahkan oleh Ds Mesach Koibur, dirinya dan kawan-kawannya Barnabas Youwe, Hendrik Puy, Fans Ondi, David Hamadi, dan Izaskar Maryen, semasa bersekolah mendirikan dua kesebelasan: PELIKAN dan Door Oefening Sterk (DOS). Karena itu, dua kesebelasan tersebut menjadi anggota Voetbal Bond Hollandia (VBH) yang aktif ikut kompetisi, hingga disegani.
23 April 2022 07:44