Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Kisah Tukang Ojek yang Menggonceng Gubernur Papua Lewat Jalan “Tikus” Menuju PNG

Kisah Tukang Ojek yang Menggonceng Gubernur Papua Lewat Jalan “Tikus” Menuju PNG

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
  • visibility 5.081
  • comment 3 komentar

“Sempat tak mengenali bila yang di goncengnya adalah Gubernur Papua, sampai di bayar 10 kali lipat dari tarif ojek normal”

Jayapura, Topikpapua.com, –  Publik di Papua bahkan di Indonesia hari ini di hebohkan dengan berita di deportasikannya Gubernur Papua, Lukas Enembe yang kedapatan berada di Negara Papua Nugini (PNG) tanpa mengantongi dokumen resmi.

Gubernur Lukas di kabarkan bertolak ke PNG pada hari rabu 31 Maret lalau bersama dua orang kerabatnya. Namun ada cerita menarik dari proses lintas batas secara illegal yang di lakukan Gubernur Lukas.

Bukannya memilih alat transportasi yang biasanya digunakan oleh kebanyakan kepala daerah, Gubernur Lukas malah memilih Ojek motor untuk menyeberang ke PNG, Jalan yang dipilihpun terbilang aneh, yakni  lewat jalan tikus.

“Ada tiga orang, sebelum antar, sempat ketiganya jalan kaki yang kemudian saya antar padahal sudah mau dekat dengan tujuan mereka masuk ke PNG,” Kata tukang Ojek yang mengantar rombogan Gubernur Lukas saat di wawancarai sejumlah wartawan di jayapura, Jumat (02/04/21).

Si tukang ojek, Yanto (bukan nama sebenarnya), mengaku sebelum mengantar Gubernur Lukas, ia habis mengantar penumpang ke perbatasan namun kemudian dipanggil seseorang yang saat ini diketahui adalah salah satu kerabat Lukas Enembe, HA.

Oleh HA,Yanto pun diminta mengantar rombongan Lukas Enembe yang berjumlah tiga orang ke perbatasan PNG melalui jalan tikus.

Baca Juga : Menyeberang Secara Ilegal Ke PNG, Gubernur Papua Mengaku Salah

Menurut dia, karena sendiri, saat itu ia memanggil seorang rekan ojeknya untuk membantu mengantar rombongan Gubernur Lukas.

Yanto pun membawa Lukas Enembe dan HA, sedangkan temannya membawa EW, salah satu kerabat Lukas Enembe yang seorang wanita.

Ia mengaku saat itu tidak mengetahui kalau penumpang yang ia bawa adalah seorang Gubernur.

“Waktu sampai di pangkalan ojek ada teman saya bilang, ‘enembe kah?’, saya kurang tahu,” Kata Yanto.

Yanto menyebut rekan sesama tukang ojeknya lah yang kemudian melapor ke Pos Satgas 131 bahwa sepertinya Gubernur Papua Lukas Enembe pergi ke PNG melalui jalan tikus.

Saat mengantar Lukas Enembe dan dua kerabatnya, Yanto juga mengaku diberi bayaran cukup banyak dibanding tarif ojek biasanya.

“Saya di kasih Rp.100.000 padahal biasanya sekali angkut penumpang hanya dua Kina (mata uang PNG) yang kalau di rupiahkan hanya 7000, Namun pada akhirnya saya terima dan berbagi dengan teman,” Pungkas Yanto.  (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya, Waktu Aktifitas Warga Diperpanjang 3 jam dari Waktu Sebelumnya

    Akhirnya, Waktu Aktifitas Warga Diperpanjang 3 jam dari Waktu Sebelumnya

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Keputusan Perpanjangan waktu aktifitas warga ini berdasarkan kesepakatan bersama FORKOMPIMDA Papua. yang digelar rabu 3 juni 2020.

  • Mendagri Tito Sebut Hadapi Corona Harus Dengan Strategi Sun Tzu

    Mendagri Tito Sebut Hadapi Corona Harus Dengan Strategi Sun Tzu

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jendral Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A, PH.D mengatakan untuk menghadapi virus corona harus menggunakan strategi perang Sun-Tzu. “Ini merupakan Pandemi Global yang dimana masing – masing Negara sibuk mengurusi Negaranya sendiri, menurut saya, pandemi ini kita harus menghadapi dengan Prinsip Sun-Tzu yang artinya […]

  • Tips Cari Aman Saat Berkendara di Jalan Beton dari Astra Motor Papua

    Tips Cari Aman Saat Berkendara di Jalan Beton dari Astra Motor Papua

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Harus diakui bahwa sepeda motor roda dua adalah kendaraan yang paling simple dan praktis digunakan karena terjangkau harganya juga yang tidak kalah penting adalah efisiensi waktu tempuh perjalanan yang lebih cepat. Mengemudikan motor roda dua tentunya tidak selalu menemui jalanan beraspal dan mulus, ada juga yang terbuat dari beton seperti gang atau lorong […]

  • Jasad Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Perairan Weref Jayapura

    Jasad Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Perairan Weref Jayapura

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang kakek bernama Yehezkiel Rumanasen (67) ditemukan terapung dan tidak bernyawa di perairan pesisir Werf Pantai, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (26/1/2023) pagi sekitar pukul 05.40 WIT. “Iya benar, korban sebelumnya terjatuh di area Dermaga KSOP Kelas II Jayapura dari semalam (Rabu) sekitar pukul 23.30 WIT,” ungkap Kapolsek KPL Jayapura AKP Rischard L. […]

  • Ditantang Bajul Ijo, Alfredo Vera : Sekarang Saya Kerja Buat Persipura   

    Ditantang Bajul Ijo, Alfredo Vera : Sekarang Saya Kerja Buat Persipura  

    • calendar_month Ming, 6 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pelatih kepala Tim Persipura Jayapura, Angel Alfredo Vera akan menghadapi laga emosional pada lanjutan liga 1 Indonesia pekan ke-23 musim 2021/22. Pelatih asal negeri tanggo itu akan bertemu dengan mantan klubnya Persebaya Surabaya. Laga Persebaya melawan Persipura direncanakan akan di gelar di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (06/02/22) pukul 20.15 […]

  • Pj Bupati Mediasi Sengketa Lahan Pasar Aroro Iroro Serui

    Pj Bupati Mediasi Sengketa Lahan Pasar Aroro Iroro Serui

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Yapen, Topikpapua.com, – Penjabat Bupati Kepulauan Yapen Cyfrianus Y Mambay menggelar rapat koordinasi bersama Dewan Adat terkait adanya tanah sengketa lokasi Pasar Inpres Serui (Aro Iroro) keluarga Worumi terkait kemilikan aset Pemda pada Jumat (18/11/2022) lalu. Cyfrianus mengakau, setelah menempuh beberapa kali urusan dari Dewan Adat sebagai Kuasa keluarga, maka dilakukan kesepakatan yaknj meninjau lokasi […]

expand_less