Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAH RAGA » Liga 1 Ditunda.., Bagaimana Dengan Kontrak Pemain Persipura..?

Liga 1 Ditunda.., Bagaimana Dengan Kontrak Pemain Persipura..?

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, -Manajemen Tim Persipura Jayapura hinga kini belum memutuskan untuk merubah  kontrak pemain persipura, pasalnya hinga kini manajemen masih menunggu kejelasan kapan kompetisi liga 1 2020 akan kembali di gelar.

“Masalah kontrak pemain ini kami masih tunggu jadwal pastinya dari LIB dan PSSI, mengapa..? ya karena dengan tertundanya kompetisi otomatis kita akan kembali melihat adendum kita dengan pemain, kompetisi kapan mulainya sampai kapan kan sampai saat ini masih tanda tanya, “Kata Asisten Manejer Persipura Jayapura, Ridwan Bento Manubun kepada Redaksi Topik, Minggu (04/10/20).

Dijelaskan Bento, semua club peserta kompetisi liga 1 pasti mengalami hal yang sama terkait dengan kontrak pemain, untuk itu dirinya berharap agar segera ada kejelasan dari PT LIB dan PSSI terkait jadwal.

“ Yang kita butuhkan saat ini kepastian…, kalau memang November mulai, maka kita akan adendum dengan pemain untuk November sampai Maret, agar nantinya adendum kita dengan pemain juga jelas, “Tukas Bento.

Sementara itu terkait keputusan penundaan kompetisi, menurut  Bento ada baiknya sebelum diputuskan semua peserta kompetisi di ajak duduk bersama untuk memberikan pertimbangan, karena menurut Bento bila semua club ternyata sepakat kompetisi tetap jalan dengan poin-poin yang disepakati bersama terkait protokol kesehatan.

“Saya mau sampaikan disini, dengan di tundanya lagi kompetisi ini secara psikologi kita sudah kena dampaknya, dan pasti semua tim akan lebih ketat lagi, lebih was-was lagi untuk melanggar aturan yang di sepakati, yang kami mau tawarkan disini mari kita coba dulu jalan.., kalau nantinya ada pelanggaran trus di hentikan ya kita juga harus legowo, “Jelas Bento.

Lanjut Bneto, Mari sama-sama, operator,club, panpel, ayo mari ssama-sama kita jaga ini dan kita jalankan, kita berikan jaminan ini kepada pemerintah lewat kepolisian, PSSI, LIB silahkan berikan jaminan ini, dan pasti kita club dukung karena kita pasti semua mau kompetisi jalan.

“Kalau jaminan itu sudah diberikan dan polisi berikan ijin, kita jalan, dan bila dalam perjalanan kompetisi nantinya ada sesuatu, silahkan kepolisian ambil keputusan lagi, namun kita sebagai club juga harus komitmen dengan jaminan itu bila nantinya ada keputusan perhentian lagi, yang penting kita coba dulu untuk menawarkan ke pemerintah dengan komitmen bersama antar club, PSSI, LIB serta panpel, Beber Bento. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bupati Dukung Masyarakat Tentukan Arah Kebijakan Otsus

    Dua Bupati Dukung Masyarakat Tentukan Arah Kebijakan Otsus

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.715
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Dua kepala daerah di Papua berharap pemerintah pusat membuka ruang bagi masyarakat Papua untuk menentukan arah kebijakan Otonomi Khusus (Otsus). Hal itu disampaikan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak,SH.M.Si dan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si,MPd saat Webinar bertajuk Menyikapi Berakhirnya Otonomi Khusus di Papua dan Papua Barat 2021 dengan tema […]

  • Pemkot Jayapura Apresiasi Pagelaran BTF

    Pemkot Jayapura Apresiasi Pagelaran BTF

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, -Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengapresiasi pagelaran Baku Timba Fest Season Playland yang di gelar di kawasan PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Senin (12/6/2023). Diketahui BTF ini akan berlangsung hingga 21 hari kedepan. Menurut Pekey, event ini mampu menghadirkan dunia ekonomi kreatif khususnya kuliner. “Event ini tujuannya dalam rangka […]

  • Polisi Sahabat Anak

    Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • account_circle topik papua
    • visibility 383
    • 0Komentar
  • BMP Nyatakan Sikap Tolak Masuknya Kelompok Tertentu di Rusunawa Uncen

    BMP Nyatakan Sikap Tolak Masuknya Kelompok Tertentu di Rusunawa Uncen

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Menyikapi persoalan terkait isu masuknya sekelompok orang ke dalam rusunawa universitas cenderawasih, yang bukan menjadi hak mereka, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Papua  selaku mitra pemerintah dalam hal ini lembaga pendidikan uncen, menolak dengan tegas atas perbuatan yang dilakukan tersebut. Hal ini ditegaskan Sekjen BMP RI Papua Ali Albert Kabiay, […]

  • Polisi : Dua Ratusan Massa Pendukung Gubernur LE Masih Bertahan di Kediaman Koya   

    Polisi : Dua Ratusan Massa Pendukung Gubernur LE Masih Bertahan di Kediaman Koya  

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Kapolsek Muara Tami Kompol Yunan Plitomo mengungkapkan massa pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe yang menjaga di kediaman pribadi di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, mulai berkurang sejak Kamis (15/9/2022). Yunan membeberkan sebelumnya massa pendukung berada di sekitaran rumah pribadi Gubernur Papua itu, ditaksirkan berjumlah ribuan orang. Namun kini massa […]

  • Lagi, Polisi Amankan Pembuat Surat PCR Palsu, Kali  ini salah satu Pelakunya ASN

    Lagi, Polisi Amankan Pembuat Surat PCR Palsu, Kali ini salah satu Pelakunya ASN

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.684
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura kembali membongkar kasus pemalsuan dokumen Polymerase Chain Reaction (PCR). Ironisnya salah satu pelaku merupakan ASN di Kota Jayapura. Kapolres Jayapura, AKBP. Fredrick Macklarimboen mengatakan ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsual surat PCR. Keempat tersangka tersebut adalah MA,  WK, DG, dan AH. Baca Juga […]

expand_less