Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
  • visibility 1.375
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Kabar tentang kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika, lantaran diduga mengkonsumsi Miras racikan, mendapat sorotan kritis dari Anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Kepada Redaksi Topik, Rabu (08/07/2020) malam,  Decky Nawipa, mempertanyakan kinerja pihak Kepolisian dalam hal mencari siapa penjual miras yang membunuh beberapa nyawa tersebut.

“Kami DPR Papua menunggu kinerja Kepolisian, ungkap siapa penujul miras ini.  Miras sudah di memakan banyak korban, dan ini nyawa,” kata Legislator pemilihan Wilayah Meepago ini.

Decky mengatakan, DPRP memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, atas tindakan tegas yang langsung turun lokasi melakukan pemberantasan miras di Kabupaten Mimika.  

Namun yang sangat disesalkan, lanjut Decky,  harus ada kejadian karena miras. Artinya, kematian tak wajar beberapa orang ini,  indikasi kuatnya karena miras, maka polisilah yang bertugas mencari tau itu, sumber miras itu dari mana.

“Informasi dari masyarakat mereka rame-rame minum miras. dan lami juga sangat menyayangkan kenapa harus ada kejadian ini lagi, sehingga kami menunggu respon Polisi, untuk ungkap fakta dibalik  permainan miras ini,” tegas Decky Nawipa.

Sejumlah Pemuda Diduga Tewas Karena Miras

Sebelumnya, beredar informasi terkait kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika. Diduga kuat, mereka menkonsumsi miras.  Kematian para pemuda ini terpisah dengan cara  berbeda dalam waktu berurutan

Kapolres Mimika AKBP I G G Era Adhinata mengatakan terdapat 5 orang yang terkonfirmasi meninggal dunia, tiga diantaranya disebabkan karena minuman keras.

“Korban tiga orang yang meninggal akibat miras ini Jeremias Alom, Maksimus Koga, Reinhard Dege. Sementara dua korban lainnya, Meky Nawipa dan Jefri Nawipa lantaran sakit dan terluka akibat dianiaya,” kata Kapolres Era, Rabu (8/7/2020).

Kapolres menjelaskan, korban Jeremias Alom ditemukan ditengah jalan dalam kondisi mabuk, dan diamankan di Polsek, untuk mencegah terjadinya tabrakan, lantaran korban sempat melempar batu di jalan.

“Korban Jeremias ini saat diamankan di Polsek, sempat kejang kejang terus keluarkan busa. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal. Kemudian, untuk dua orang itu dibawa ke rumah sakit dan meningal karena miras,” ujar Kapolres Mimika

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan Pihak kepolisian masih melakukan penyeledikan terhadap enam pemuda lainnya, yang juga disebut-sebut meninggal karena dugaan yang sama.

“Yang lainnya itu masih kita telusuri. Karena kita cek kemana-mana belum ada. Memang benar ada yang meninggal karena miras. Tapi justifikasi dia minum-minuman jenis apa? Seperti yang beredar itu karena vodka yang dibeli di salah satu toko. Jadi itu masih kita selidiki,” tegas Kapolres.

Kata Kapolres, kepolisian, sifatnya menertibkan sesuatu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu, ia meminta kepada Disperindag maupun Satpol-PP Kabupaten Mimika untuk turut berpartisipasi selaku pihak Pemerintah Daerah yang mengeluarkan ijin distributor.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan sendiri. Sehingga butuh komitmen dari para pihak terkait. Tidak bisa kita main hakim sendiri. Kalau pemerintah tidak mengizinkan mereka jual minuman itu, ya kita akan tangkap mereka. Dan kalau jual miras menyebabkan hal-hal yang lain-lain, kita bisa amankan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kata Kapolres, sagat dibutuhkan dalam situasi kamtibmas di Mimika.

“Kalau semua masyarakat sadar akan bahaya miras, masyarakat tidak akan mabuk. Malah akan menjadi semakin produktif,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Meky Nawipa meninggal dunia sejak empat bulan yang lalu. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggal karena sakit.

Selanjutnya, Jefri Nawipa diketahui meninggal karena penganiayaan yang terjadi pada Rabu (1/7/2020) pukul 02.00 WIT. Dimana, korban mengalami luka akibat senjata tajam oleh pelaku berinisial AH yang sudah diamankan.

 Jeremias Alom alias Mias Alom diketahui meninggal karena mabuk berat pada Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIT. Mias sempat tergeletak ditengah jalan Yos Sudarso dan dibawa ke Polsek namun sampai di Polsek mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa (Belum diketahui jenis miras yang dikonsumsi)

Kemudian, Maksimus Koga an  Reinhard Degey diketahui meninggal pada Minggu (5/7/2020) di RSMM dan diketahui meninggal karena pada Sabtu (4/7/2020) sebelumnya meminum miras. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gercep! Gubernur Fakhiri Respon Keluhan Warga Polimak II Terkait Air Bersih

    Gercep! Gubernur Fakhiri Respon Keluhan Warga Polimak II Terkait Air Bersih

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpalua.com, – Gubernur Papua, Mathius Fakhiri turun langsung ke lapangan usai menerima keluhan warga terkait krisis air bersih yang dialami oleh warga Polimak 2 Batu Karang, Kelurahan Ardipura, Distrik Jayapura Selatan, Rabu (5/11/2025). “Saya tidak ingin hanya menerima laporan di atas meja. Saya datang untuk memastikan keadaan sebenarnya dan mencari solusi cepat. Air bersih […]

  • Tutup PON XX, Wapres: Papua Sa Cinta Ko

    Tutup PON XX, Wapres: Papua Sa Cinta Ko

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua telah selesai dan resmi ditutup oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin di Stadion Utama Lukas Enembe, kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat malam (15/10/21). Saat menutup pelaksanaan PON XX, Wapres memuji habis-habisan kesiapan Papua sebagai tuan rumah hajatan olahraga akbar di Indonesia itu. “Papua, sa […]

  • Bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Gubernur Fakhiri Sampaikan 6 Program Prioritas

    Bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Gubernur Fakhiri Sampaikan 6 Program Prioritas

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Gubernur Papua, Mathius Fakhiri bertemu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Selasa (11/11/2025). Pertemuan tersebut membahas upaya percepatan pembangunan dunia pendidikan di Provinsi Papua paska pemekaran DOB di Tanah Papua. Gubernur Fakhiri mengatakan Pemerintah Daerah Papua memberikan apresiasi atas dukungan dan kebijakan Bapak Menteri yang telah membantu […]

  • Pemprov Papua Tengah Tetapkan UMP 2024 Senilai Rp 4 Juta

    Pemprov Papua Tengah Tetapkan UMP 2024 Senilai Rp 4 Juta

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua Tengah Resmi umumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 senilai Rp 4.024.270. Besaran UMP Papua Tengah ini diambil dari besaran UMP Papua induk. Kepala dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Papua Tengah, Frits James Boray mengungkapkan pertanggal 21 November 2023, Provinsi Papua Tengah telah menetapkan UMP Papua Tengah setara dengan […]

  • Hadiah Natal Penuh Cahaya, PLN Hadirkan Listrik Gratis untuk 45 Keluarga di Perbatasan RI-PNG

    Hadiah Natal Penuh Cahaya, PLN Hadirkan Listrik Gratis untuk 45 Keluarga di Perbatasan RI-PNG

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Menjelang perayaan Natal tahun 2025, kebahagiaan menyelimuti warga Kampung Moso, Distrik Muara Tami, Jayapura. PT PLN (Persero) memberikan “Kado Natal” istimewa berupa penyambungan listrik gratis kepada 45 rumah tangga prasejahtera yang bermukim tepat di beranda negeri, perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG). Program penyalaan bantuan listrik ini merupakan wujud nyata kepedulian […]

  • Masyarakat Kampung Kamoro Terima Layanan Pengobatan Tim Keladi Sagu

    Masyarakat Kampung Kamoro Terima Layanan Pengobatan Tim Keladi Sagu

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna (Keladi Sagu) oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 telah mencapai masyarakat di pelosok Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dengan program ini memberikan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat serta pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Adapun polisi melalui Program Keladi Sagu berperan aktif membantu pemerintah daerah untuk mengobati masyarakat […]

expand_less