BNN Papua Ungkap Alasan Sulitnya Bongkar Peredaran Sabu di PT Freeport
- account_circle topik papua
- calendar_month Sab, 11 Jul 2020
- visibility 1.247
- comment 0 komentar

Kepala BNN Papua, Brigjen Pol Jeckson Lapalonga/Tj
Jayapura,Topikpapua.com – Kepala BNN Papua, Brigjen Pol Jeckson Lapalonga, menyakini adanya peredaran narkotika jenis sabu di areal pertambangan
Hal itu menyusul adanya keterangan beberapa tersangka dan informan, terkait peredaran sabu di beberapa lokasi pertambagan di Papua, termasuk tambang terbesar yang ada di Timika.
“Dampak sabu ini memang dapat membuat pemakai memiliki daya tahan tubuh kuat bahkan tidak tidur sampai 3 hari. Sehingga saya bisa meyakini adanya pasar sabu dalam aktifitas pertambangan,” katanya, Jumat (10/07/20)
Hanya saja kata Jeckson, BNN mengalami beberapa kendala saat ingin melakukan penelurusan lebih dalam terkait peredaran sabu dalam aktifitas pertambangan ini.
Ia mencontohkan kasus di Mimika, dimana BNN telah menangkap salah satu pengedar yang mensupplay sabu di Freeport.
“ Ini juga terbilang susah saat kita berkoordinasi, padahal kami sangat berharap kalau dapat dilakukan tes Urine, pastikan dapat di antisipasi, sebab dampak buruknya si penambang ini lambat laun akan meninggal,” jelasnya.
Demikian juga indikasi peredaran sabu di tambang Tradisional, Jeckson menyakini pasar sabu di lokasi wilayah Meepago dan Animha juga sangat besar, seperti tambang di Nabire dan Boven Digoel.
“Tapi kembali lagi, kami mengalami kendala saat akan masuk di wilayah tambang itu, kita sudah pernah koordinasi dengan pihak Direktorat Narkoba, tapi belum ada tindak lanjutnya,” jelasnya. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua


