Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
  • visibility 1.326
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Kabar tentang kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika, lantaran diduga mengkonsumsi Miras racikan, mendapat sorotan kritis dari Anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Kepada Redaksi Topik, Rabu (08/07/2020) malam,  Decky Nawipa, mempertanyakan kinerja pihak Kepolisian dalam hal mencari siapa penjual miras yang membunuh beberapa nyawa tersebut.

“Kami DPR Papua menunggu kinerja Kepolisian, ungkap siapa penujul miras ini.  Miras sudah di memakan banyak korban, dan ini nyawa,” kata Legislator pemilihan Wilayah Meepago ini.

Decky mengatakan, DPRP memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, atas tindakan tegas yang langsung turun lokasi melakukan pemberantasan miras di Kabupaten Mimika.  

Namun yang sangat disesalkan, lanjut Decky,  harus ada kejadian karena miras. Artinya, kematian tak wajar beberapa orang ini,  indikasi kuatnya karena miras, maka polisilah yang bertugas mencari tau itu, sumber miras itu dari mana.

“Informasi dari masyarakat mereka rame-rame minum miras. dan lami juga sangat menyayangkan kenapa harus ada kejadian ini lagi, sehingga kami menunggu respon Polisi, untuk ungkap fakta dibalik  permainan miras ini,” tegas Decky Nawipa.

Sejumlah Pemuda Diduga Tewas Karena Miras

Sebelumnya, beredar informasi terkait kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika. Diduga kuat, mereka menkonsumsi miras.  Kematian para pemuda ini terpisah dengan cara  berbeda dalam waktu berurutan

Kapolres Mimika AKBP I G G Era Adhinata mengatakan terdapat 5 orang yang terkonfirmasi meninggal dunia, tiga diantaranya disebabkan karena minuman keras.

“Korban tiga orang yang meninggal akibat miras ini Jeremias Alom, Maksimus Koga, Reinhard Dege. Sementara dua korban lainnya, Meky Nawipa dan Jefri Nawipa lantaran sakit dan terluka akibat dianiaya,” kata Kapolres Era, Rabu (8/7/2020).

Kapolres menjelaskan, korban Jeremias Alom ditemukan ditengah jalan dalam kondisi mabuk, dan diamankan di Polsek, untuk mencegah terjadinya tabrakan, lantaran korban sempat melempar batu di jalan.

“Korban Jeremias ini saat diamankan di Polsek, sempat kejang kejang terus keluarkan busa. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal. Kemudian, untuk dua orang itu dibawa ke rumah sakit dan meningal karena miras,” ujar Kapolres Mimika

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan Pihak kepolisian masih melakukan penyeledikan terhadap enam pemuda lainnya, yang juga disebut-sebut meninggal karena dugaan yang sama.

“Yang lainnya itu masih kita telusuri. Karena kita cek kemana-mana belum ada. Memang benar ada yang meninggal karena miras. Tapi justifikasi dia minum-minuman jenis apa? Seperti yang beredar itu karena vodka yang dibeli di salah satu toko. Jadi itu masih kita selidiki,” tegas Kapolres.

Kata Kapolres, kepolisian, sifatnya menertibkan sesuatu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu, ia meminta kepada Disperindag maupun Satpol-PP Kabupaten Mimika untuk turut berpartisipasi selaku pihak Pemerintah Daerah yang mengeluarkan ijin distributor.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan sendiri. Sehingga butuh komitmen dari para pihak terkait. Tidak bisa kita main hakim sendiri. Kalau pemerintah tidak mengizinkan mereka jual minuman itu, ya kita akan tangkap mereka. Dan kalau jual miras menyebabkan hal-hal yang lain-lain, kita bisa amankan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kata Kapolres, sagat dibutuhkan dalam situasi kamtibmas di Mimika.

“Kalau semua masyarakat sadar akan bahaya miras, masyarakat tidak akan mabuk. Malah akan menjadi semakin produktif,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Meky Nawipa meninggal dunia sejak empat bulan yang lalu. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggal karena sakit.

Selanjutnya, Jefri Nawipa diketahui meninggal karena penganiayaan yang terjadi pada Rabu (1/7/2020) pukul 02.00 WIT. Dimana, korban mengalami luka akibat senjata tajam oleh pelaku berinisial AH yang sudah diamankan.

 Jeremias Alom alias Mias Alom diketahui meninggal karena mabuk berat pada Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIT. Mias sempat tergeletak ditengah jalan Yos Sudarso dan dibawa ke Polsek namun sampai di Polsek mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa (Belum diketahui jenis miras yang dikonsumsi)

Kemudian, Maksimus Koga an  Reinhard Degey diketahui meninggal pada Minggu (5/7/2020) di RSMM dan diketahui meninggal karena pada Sabtu (4/7/2020) sebelumnya meminum miras. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah Pasca Banjir Bandang Di Sentani

    Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah Pasca Banjir Bandang Di Sentani

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, –  Delapan hari Pasca bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Jayapura dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Jayapura mulai berpikir langkah apa yang akan di ambil untuk memulihkan dampak dari bencana banjir yang telah memporak porandakan kota sentani dan sekitarnya. Bupati kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, menyatakan Kabupaten Jayapura dan Provinsi Papua saat ini sedang memikirkan […]

  • Tingkatkan Kapasitas Wasit Daerah, Pengprov TI Papua Gelar Giat 3 in One 

    Tingkatkan Kapasitas Wasit Daerah, Pengprov TI Papua Gelar Giat 3 in One 

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Paska ditetapkan dan diberikan SK oleh pengurus pusat, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Papua menggelar Tiga kegiatan sekaligus yang dipusatkan di Hotel Horizone kotaraja Jayapura, 23 -30 Juli 2024. Ketua Umum Pengprov TI Papua, dr.George Yanes Rumborias,Sp.B mengatakan kegiatan yang digelar merupakan tiga kegiatan yang digabung menjadi satu, masing-masing, pada tanggal 23-25 Juli […]

  • Pilkada Papua: Hitung Cepat, Pasangan MARI-YO Unggul Sementara di Pilgub Papua

    Pilkada Papua: Hitung Cepat, Pasangan MARI-YO Unggul Sementara di Pilgub Papua

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) unggul sementara 67,91 persen dari hasil rekapitulasi penghitungan suara di 34 TPS dari 141 TPS di Kabupaten Keerom. Berdasarkan data salinan form C yang masuk pada pukul 17.00 Wit, tercatat pasangan nomor urut 2, Matius Fakhiri […]

  • Pimpin Rapat Forkompinda Papua, Ini Pesan Wapres

    Pimpin Rapat Forkompinda Papua, Ini Pesan Wapres

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin didampingi Wakapolda Papua Brigjen Polisi Eko Rudi Sudarto melaksanakan kunjungan kerja di Kota Jayapura, Sabtu (16/10/2021). Turut serta dalam kunker perdana orang nomor dua di Indonesia ini, antara lain Menko Polhukam Mohammad Mahfud, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM […]

  • Kapolda Papua Klaim 22.000 Personel Siap Amankan Pembukaan PON XX

    Kapolda Papua Klaim 22.000 Personel Siap Amankan Pembukaan PON XX

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Kapolda Papua, Irjen Polisi Mathius D. Fakhiri menyambagu Media Center Kominfo PON XX Kluster Kabupaten Jayapura, Jumat (1/10/2021). Saat memberikan keterangan pers terkait kesiapan akhir pengamanan di Stadion Utama Lukas Enembe yang akan digelar pembukaan PON XX Papua Tahun 2021, kapolda menyebutkan sebanyak 22.000 aparat gabungan telah dikerahkan untuk mengamankan PON XX […]

  • Demo Tolak DOB Papua Digelar di 5 Daerah, Polisi: Situasi Aman Terkendali   

    Demo Tolak DOB Papua Digelar di 5 Daerah, Polisi: Situasi Aman Terkendali  

    • calendar_month Sel, 10 Mei 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Polda Papua mengklaim aksi unjuk rasa yang berlangsung di lima daerah di Papua, Selasa (10/5/2022) berjalan aman dan kondusif. Lima daerah yang serentak menggelar aksi unjuk rasa hari ini, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Deiyai. “Sampai saat ini situasi di Provinsi Papua aman dan kondusif. […]

expand_less