Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

Diduga Karena Miras, Sejumlah Pemuda di Timika Meninggal, DPRP : Kami Tunggu Kinerja Polisi

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
  • visibility 1.369
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com – Kabar tentang kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika, lantaran diduga mengkonsumsi Miras racikan, mendapat sorotan kritis dari Anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Kepada Redaksi Topik, Rabu (08/07/2020) malam,  Decky Nawipa, mempertanyakan kinerja pihak Kepolisian dalam hal mencari siapa penjual miras yang membunuh beberapa nyawa tersebut.

“Kami DPR Papua menunggu kinerja Kepolisian, ungkap siapa penujul miras ini.  Miras sudah di memakan banyak korban, dan ini nyawa,” kata Legislator pemilihan Wilayah Meepago ini.

Decky mengatakan, DPRP memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, atas tindakan tegas yang langsung turun lokasi melakukan pemberantasan miras di Kabupaten Mimika.  

Namun yang sangat disesalkan, lanjut Decky,  harus ada kejadian karena miras. Artinya, kematian tak wajar beberapa orang ini,  indikasi kuatnya karena miras, maka polisilah yang bertugas mencari tau itu, sumber miras itu dari mana.

“Informasi dari masyarakat mereka rame-rame minum miras. dan lami juga sangat menyayangkan kenapa harus ada kejadian ini lagi, sehingga kami menunggu respon Polisi, untuk ungkap fakta dibalik  permainan miras ini,” tegas Decky Nawipa.

Sejumlah Pemuda Diduga Tewas Karena Miras

Sebelumnya, beredar informasi terkait kematian beruntun sejumlah Pemuda di Timika. Diduga kuat, mereka menkonsumsi miras.  Kematian para pemuda ini terpisah dengan cara  berbeda dalam waktu berurutan

Kapolres Mimika AKBP I G G Era Adhinata mengatakan terdapat 5 orang yang terkonfirmasi meninggal dunia, tiga diantaranya disebabkan karena minuman keras.

“Korban tiga orang yang meninggal akibat miras ini Jeremias Alom, Maksimus Koga, Reinhard Dege. Sementara dua korban lainnya, Meky Nawipa dan Jefri Nawipa lantaran sakit dan terluka akibat dianiaya,” kata Kapolres Era, Rabu (8/7/2020).

Kapolres menjelaskan, korban Jeremias Alom ditemukan ditengah jalan dalam kondisi mabuk, dan diamankan di Polsek, untuk mencegah terjadinya tabrakan, lantaran korban sempat melempar batu di jalan.

“Korban Jeremias ini saat diamankan di Polsek, sempat kejang kejang terus keluarkan busa. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal. Kemudian, untuk dua orang itu dibawa ke rumah sakit dan meningal karena miras,” ujar Kapolres Mimika

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan Pihak kepolisian masih melakukan penyeledikan terhadap enam pemuda lainnya, yang juga disebut-sebut meninggal karena dugaan yang sama.

“Yang lainnya itu masih kita telusuri. Karena kita cek kemana-mana belum ada. Memang benar ada yang meninggal karena miras. Tapi justifikasi dia minum-minuman jenis apa? Seperti yang beredar itu karena vodka yang dibeli di salah satu toko. Jadi itu masih kita selidiki,” tegas Kapolres.

Kata Kapolres, kepolisian, sifatnya menertibkan sesuatu sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu, ia meminta kepada Disperindag maupun Satpol-PP Kabupaten Mimika untuk turut berpartisipasi selaku pihak Pemerintah Daerah yang mengeluarkan ijin distributor.

“Kita tidak bisa mengambil tindakan sendiri. Sehingga butuh komitmen dari para pihak terkait. Tidak bisa kita main hakim sendiri. Kalau pemerintah tidak mengizinkan mereka jual minuman itu, ya kita akan tangkap mereka. Dan kalau jual miras menyebabkan hal-hal yang lain-lain, kita bisa amankan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, peran tokoh masyarakat, tokoh agama, kata Kapolres, sagat dibutuhkan dalam situasi kamtibmas di Mimika.

“Kalau semua masyarakat sadar akan bahaya miras, masyarakat tidak akan mabuk. Malah akan menjadi semakin produktif,” imbuhnya.

Perlu diketahui, Meky Nawipa meninggal dunia sejak empat bulan yang lalu. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggal karena sakit.

Selanjutnya, Jefri Nawipa diketahui meninggal karena penganiayaan yang terjadi pada Rabu (1/7/2020) pukul 02.00 WIT. Dimana, korban mengalami luka akibat senjata tajam oleh pelaku berinisial AH yang sudah diamankan.

 Jeremias Alom alias Mias Alom diketahui meninggal karena mabuk berat pada Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 02.00 WIT. Mias sempat tergeletak ditengah jalan Yos Sudarso dan dibawa ke Polsek namun sampai di Polsek mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa (Belum diketahui jenis miras yang dikonsumsi)

Kemudian, Maksimus Koga an  Reinhard Degey diketahui meninggal pada Minggu (5/7/2020) di RSMM dan diketahui meninggal karena pada Sabtu (4/7/2020) sebelumnya meminum miras. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miras Bersama di Pasar Hamadi, Seorang Pria Tewas Ditikam Pacarnya Sendiri

    Miras Bersama di Pasar Hamadi, Seorang Pria Tewas Ditikam Pacarnya Sendiri

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Seorang warga Hamadi bernama Martinus (41) tewas di tikam pacarnya sendiri (MT) saat sedang mabuk bersama di Pasar Hamadi, Sabtu (04/10/2025) pagi. Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Muhammad Lalang mengaku kejadian tersebut terjadi sekitar Pukul 04.30 Wit, Saat itu korban dan pelaku bersama seorang rekannya mengkonsumsi minuman keras di depan Los jualan sagu […]

  • Sempat Mangkir, VP Tersangka Kasus Penyalahgunaan Anggaran PON Papua Akhirnya Ditahan

    Sempat Mangkir, VP Tersangka Kasus Penyalahgunaan Anggaran PON Papua Akhirnya Ditahan

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua Bidang Tindak Pidana Khusus kembali menahan 1 org tersangka kasus dugaan korupsi dana PON XX Papua. Asisten Tindak Pidana Khusus Nixon N. N Mahuse. SH.MH mengatakan tersangka VP sebelumnya sempat mangkir pada panggilan pertama,” Dan dilayangkan panggilan ke dua dan VP hadir dan langsung di tahan oleh Tim […]

  • Ini Fasilitas yang Disiapkan Pemkot Bagi Warga yang DiKarantina di Hotel Sahid

    Ini Fasilitas yang Disiapkan Pemkot Bagi Warga yang DiKarantina di Hotel Sahid

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.930
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Pemerintah Kota Jayapura mengkarantina ratusan warga pasar hamadi yang ditemukan hasil Rapid nya Reaktif. Salah satu tempat yang di pakai adalah Hotel Sahid di wilayah Entrob. Ketua gugus tugas Covid-19 Kota Jayapaura, Rustan Saru mengatakan di hotel sahid ada 126 warga pasar Hamadi yang saat ini menjalani proses karantina. “Kalau total semuanya […]

  • Hadiri HUT GKI Getsemani Bhayangkara, Gubernur Fakhiri: Gereja adalah Mitra Pemerintah

    Hadiri HUT GKI Getsemani Bhayangkara, Gubernur Fakhiri: Gereja adalah Mitra Pemerintah

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi peran gereja dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial masyarakat di Tanah Papua. Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri dalam sambutannya pada Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-38 Jemaat Mula-Mula sekaligus peluncuran Buku Sejarah Jemaat GKI Getsemani Bhayangkara, di Kota Jayapura, Jumat (13/3/2026). Dalam […]

  • Anton Raharusun : Oknum Komisioner KPU Papua Terancam Pidana 8 Tahun Penjara 

    Anton Raharusun : Oknum Komisioner KPU Papua Terancam Pidana 8 Tahun Penjara 

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua com, – Kontroversi Tahapan Pilkada Gubernur di Provinsi Papua terus berlanjut. Setelah ramai perbincangan mengenai penggunaan dokumen palsu yang digunakan oleh salah satu calon, KPU Papua justru makin membuat runyam tahapan penyelenggaraan Pemilu, dengan menerima serta mengupload perbaikan administrasi salah satu paslon sebelas (11) hari melewati ketentuan yang diatur dalam PKPU 8 Tahun […]

  • Program Si Ipar Fokus Mengajar Anak-anak di Dogiyai

    Program Si Ipar Fokus Mengajar Anak-anak di Dogiyai

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Dalam rangka mewujudkan generasi muda yang pandai membaca dan menulis, Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz wilayah Dogiyai terus menggencarkan program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) di Distrik Mapia, Kabupaten Dogiyai, Rabu (17/5/23). Program tersebut sangat diterima baik oleh masyarakat sekitar serta anak-anak di Distrik Mapia yang kini menjadi anak binaan Satgas Binmas […]

expand_less