Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Tanggapi Desakan Pembebasan 7 Terdakwa Rusuh Papua, Ini Komentar Kapolda

Tanggapi Desakan Pembebasan 7 Terdakwa Rusuh Papua, Ini Komentar Kapolda

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
  • visibility 3.506
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com,  –  Kapolda Papua, Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw akan mengungkapkan secara gamblang perbuatan serta peran ketujuh terdakwa rusuh Jayapura yang saat ini tengah menjalani sidang di PN Balikpapan.

Hal ini, menanggapi ramainya pemberitaan disertai aksi hingga rencana petisi yang dibuat oleh beberapa tokoh maupun para aktifis termasuk mahasiswa, terhadap 7 terdakwa asal Papua tersebut.

“Senin, saya akan paparkan secara gamblang, unsur-unsur perbuatan mereka dan siapa mereka itu. Saya buka semua, biar melek,” tegas Kapolda kepada Pers, Jumat (12/06/20).

Kapolda mengibaratkan pasangan suami istri adalah sah karena ikatan hukum perkawinan, Tapi ketika suami melakukan kekerasan terhadap istri dan dilaporkan itu, maka itu menjadi ranah pidana. Artinya, persoalan yang didengungkan rasisme, yang menyentuh perasaan, ada perbuatan melawan hukum, dan itu sudah di tangani dan ditangkap.

“Hukum positif negara seperti itu. Barang siapa membuat perbuatan melanggar hukum, maka dia harus pertanggung jawabkan secara hukum. Kami proses itu, jadi siapa berbuat apa, dan bagaimana, itu harus dipertanggung jawabkan,” tegas Kapolda. 

Lanjut Kapolda, kasus 7 Terdakwa di Balipapan ini, harus dilihat perannya. Secara garis besar, Kapolda tegas mengatakan  ada peran sebagai tokoh yang dikategorikan sebagai pengendali untuk mendorong, mendukung kekerasan itu.

Kapolda blak-blakan mengungkap kondisi saat kejadian 29 Agutus 2019, dimana bendera Merah Putih di Kantor Gubernur di turunkan dan digantikan dengan bintang Kejora.

 “Trus apa tindakan kepolisian? siapa yang melakukan itu? itu perbuatan apa? dan banyak sekali. Jadi, jangan menduga,  seolah Polisi melakukan langkah semaunya. Kita bicara hukum dan kami punya sarana untuk itu,” Jelas Kapolda.

Contoh lainnya, lanjut Kapolda,  di depan pejabat mereka turunkan bendera merah putih. Lantas, bagaimana anda melihat itu? pertanyakan dong..! ini negara, kita punya hukum, punya bendera. Dan ingat Kepolisian itu alat negara, penegak hukum.

“ Jadi itu kita lakukan, tidak usah bicara banyak kalau tidak paham tentang permasalahan, tanyakan ke kami. Jangan sepihak datang, bawa aspirasi, trus kemudian didorong seolah itu benar,” tandas Kapolda.

Kapolda mengatakan, penegakan hukum yang dilakukan terhadap rangkaian kasus tersebut, semuanya transparan. Kepolisian sudah ekspost datanya, jumlah pelaku di Wamena, Timika dan Kota Jayapura. Pelaku ini telah disidangkan, dengan putusannya masing-masing, bahkan ada yang sudah bebas.

Lanjutnya, Kepolisian ada dan memproses itu dilapangan. Sehingga proses itu harus dihormati, sebab semuanya akan berujung di tangan hakim.  “Semua tergantung hakim, dan proses itu harus kita hormati dan hargai, jangan terus membuat opini yang terus membuat acak semua, dan seolah membuat kesan lain,” kata kapolda

Kapolda juga mengapresiasi para Tokoh di Papua yang menerima masukan terkait tuntutan terhadap 7 terdakwa ini, dengan harapan, para tokoh juga melakukan klarifikasi dengan kepolisian, sehingga ada proposionalitas.

 “Masa kita buat konflik terus. Jadi para tokoh-tokoh mari kita bicara, saya berharap anda boleh menerima berbagai masukan, tapi klarfikasi juga kepada kami, hargai tugas kami, jangan persepsi, Polisi ada di sini, ajak kami,  kita klarfikasi barulah ambil keputusan dan itulah proposionalitas. Jangan terkesan sepihak lantas membawa itu dalam ranah politik,” Beber Kapolda.

Intinya, kata Kapolda, Polisi transparan, Papua memang memiliki karakter, tapi masuk akal dalam berbicara, proposioal. “Jangan asal nyaplak kalau tidak tau persoalan, minta penjelasan dan libatkan kami,” Pungkas Kapolda Waterpauw. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Boven Digoel Malas Bekerja, Ini Sanksi Tegas yang akan Diterima

    ASN Boven Digoel Malas Bekerja, Ini Sanksi Tegas yang akan Diterima

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

     Merauke, Topikpapua.com, – Bupati Boven Digoel, Hengky Yaluwo menegaskan, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Boven Digoel yang malas bekerja, akan dimutasikan ke daerah lain. “Kalau ada yang malas, saya akan pindahkan ke daerah lain, karena untuk apa mempekerjakan orang malas hanya merugikan daerah dan merugikan APBD untuk belanja daerah” kata Hengky kepada wartawan […]

  • Si Ipar Hadir Tingkatkan Pengetahuan Anak-anak di Distrik Kamuu, Dogiyai

    Si Ipar Hadir Tingkatkan Pengetahuan Anak-anak di Distrik Kamuu, Dogiyai

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Ops Rasaka Cartenz 2023 melaksanakan program Si-Ipar yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak di Kampung Kigamani, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 29 Agustus 2023. Kegiatan Si-Ipar ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz, AKP Michael Luther Ayomi yang juga melibatkan 6 personel lainnya. Program belajar mengajar ini […]

  • Soal PAW, Wagus Hidayat Bantah Tudingan Wabub Jayapura   

    Soal PAW, Wagus Hidayat Bantah Tudingan Wabub Jayapura  

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, -Mantan Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, Wagus Hidayat  dengan tegas membantah pernyataan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) dari dirinya kepada Muhammad Akbar,  lantaran terjadi indispliner yang dilakukannya selama menjabat sebagai anggota dewan. “Adanya statement wabup yang mengatakan seolah saya di PAW-kan oleh partai, karena adanya pelanggaran indisipliner dalam bekerja. […]

  • Keceriaan Anak Kampung Balusu Belajar Berhitung dan Membaca Melalui Program Si-Ipar 

    Keceriaan Anak Kampung Balusu Belajar Berhitung dan Membaca Melalui Program Si-Ipar 

    • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Personel Satgas Ops Rasaka cartenz 2023 wilayah Pegunungan Bintang kembali menggelar program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) di Kampung Balusu Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Kegiatan yang dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Pegunungan Bintang Iptu Jufri Rambu S.Sos, terlaksana pada Kamis (4/5/2023). Dalam kegiatan tersebut personel binmas noken mengajarkan 12 […]

  • Peduli Pendidikan Danrem 172/PWY Kunjungi Taman Baca Efata

    Peduli Pendidikan Danrem 172/PWY Kunjungi Taman Baca Efata

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sentani, Topikpapua.com, – Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 172 PD XVII/Cenderawasih Ny. Ayu J.O Sembiring melaksanakan ibadah Minggu di Gereja GKI Bethania sekaligus mengunjungi Taman Baca Efata di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (4/9/2022). Danrem dalam kesempatan itu menyampaikan tujuan kedatangannya bersama rombongan guna melihat […]

  • 31 Mei : Tambah 63 Pasien Baru, Total Positif C-19 di Papua Tembus 800 Kasus

    31 Mei : Tambah 63 Pasien Baru, Total Positif C-19 di Papua Tembus 800 Kasus

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.093
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Jumlah Pasien positif virus corona di Papua terus bertambah, berdasarkan laporan dari Satgas Covid-19 Papua, hari ini di laporkan ada penambahan 63 pasien positif baru. Hingga pukul 18.10 wit Jumlah Komulatif Pasien Positif Covid-19 di Papua sebanyak 815 Kasus. Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwabus Sumule mengatakan dari total 815 kasus tersebut […]

expand_less