Hari ini Karantina Kompleks SMU 4 Resmi Dibuka, Hamadi Dilonggarkan
- account_circle topik papua
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2020
- visibility 523
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua gugus tugas Covid-19 kota Jayapura, Rustan Saru saat membuka portal karantina di kompleks SMU 4 Entrob / ist
Jayapura, Topikpapua.com, – Tim Gugus tugas covid-19 kota Jayapura hari ini resmi membuka kembali kompleks SMU 4 entrob setelah 10 hari di karantina.
Pembukaan portal karantina di kompleks SMU 4 Entrob di pimpin langsung oleh Ketua tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura, Rustan Saru, Kamis (21/05/20).
Rustan Saru mengatakan pembukaan portal karantina kompleks SMU 4 Entrob ini dilakukan karena semua warga di dalam kompleks SMU 4 Entrob telah menjalani proses rapid test.
“Kompleks SMU 4 Entrob hari ini resmi kita buka karena semua warga disini sudah kita rapid, dan sudah kita bagikan tanda bebas covid, ada yang warna hijau dan biru, kalau hasil reaktif kita bagikan kartu warna kuning dan yang positif warna merah, “Jelas Rustan kepada Redaksi Topik, Kamis siang.
Dijelaskan Rustan selama 10 hari masa karantina pihaknya telah melakukan rapid kepada 1135 warga dan di temukan 23 warga yang reaktif.
“ Disini sekarang sudah zona hijau ya.., karena semua sudah di rapid dan hasilnya luar biasa, hanya 23 orang yang reaktif atau hanya 2 persen dari jumlah yang kita rapid, Ini menandakan bahwa warga disini sudah cukup tertib dalam menjalankan protokol kesehatan, “Beber
Walau demikian Rustan berpesan kepada semua warga di Kompleks SMU 4 Entrob agar tetap waspada dan menjaga diri dengan terus mengikuti protokol kesehatan dan mentaati himbauan pemerintah.
“Walau sudah mengantongi kartu bebas covid bukan berarti anda tidak bisa tertular lagi ya.., tetap laksanakan social dan fisical distancing, “Pintah Rustan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada warga yang sudah dengan tulus dan sabar serta iklas di karantina selama 10 hari, juga kepada para petugas keamanan yang dengan setia menjaga pintu masuk keluar selama masa karantina, “Tambahnya.
Sementara itu Rustan mengatakan untuk karantina di daerah Hamadi karena masih ada sekitar 20 persen warganya yang belum di rapid sehingga pihaknya belum membuka portal karantina.
“ Masih ada sekitar 20 persen warga yang belum di rapid di Hamadi, nanti kalau sudah di rapid semua pasti kita buka, hari ini saya sudah sampaikan juga kepada petugas jaga agar penjagaannya di longgarkan saja, yang boleh keluar masuk hanyalah yang telah mengantongi kartu non reaktif Rapid, “Ujar Rustan.
Menurut Rustan untuk daerah hamadi, hingga kini pihaknya sudah merapid sebanyak 4200 warga dan hasilnya ditemukan 707 orang yang reaktif atau 18 persen dari total warga yang telah di rapid.
“Nanti kalau semua warga hamadi sudah kita rapid dan sudah kita bagikan kartu bebas covid, barulah daerah hamadi akan kita buka, “Pungkas Rustan Saru. (Redaksi Topik)
- Penulis: topik papua





Saat ini belum ada komentar