Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Ada 640 Pasien C-19 Yang Dirawat di Papua, Sumule : RS kita Sudah Kewalahan..!

Ada 640 Pasien C-19 Yang Dirawat di Papua, Sumule : RS kita Sudah Kewalahan..!

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2020
  • visibility 3.618
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Jumlah kasus Covid-19 di Papua terus bertambah, hingga minggu 10 Mei 2020, pukul 17.00 wit berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua jumlah komulatif pasien Positif C-19 di Papua sudah mencapai 308 Kasus.

Dari 308 kasus tersebut sebanyak 228 pasien yang saat ini masih dalam perawatan, 73 pasien dinyatakan sembuh dan 7 orang meninggal dunia.

Jubir Satgas Covid-19 Papua, Dokter Silwanus Sumule mengatakan selain 228 pasien positif yang saat ini di rawat di sejumlah Rumah sakit di Papua, terdapat juga 412 pasien dengan status PDP yang dirawat.

“Saat ini kita di Papua ada 640  pasien yang di rawat, 228 diantaranya pasien positif dan 412 lainya adalah PDP, ini berarti bahwa rumah sakit kita sudah penuh dengan pasien Covid, dan bila angka pasien kedepan naik lagi, mau di kemanakan pasien tersebut, “Ungkap Sumule kepada Pers, Minggu (10/05/20) malam.

Diungkapkan Sumule bila saat ini di Papua hanya tersedia dua ruangan isolasi yang memenuhi standar protokol kesehatan untuk pasien positif Covid-19.

“Kalu mau jujur, saat ini Kita hanya punya 2 ruangan yang betul-betul memenuhi syarat untuk ruangan isolasi pasien positif covid, yang lain nya belum memenuhi syarat, tapi suka atau tidak suka kita harus tetap merawat pasien, salah satunya dengan merenofasi beberapa ruangan yang ada di rumah sakit kita agar ruangan tersebut memungkinkan untuk menjadi ruangan isolasi, “Beber Sumule.

Diakui Sumule bila berpatokan pada protokol kesehatan dari Kementrian Kesehatan RI, seharusnya semua PDP yang dalam kondisi sakit ringan, atau ODP yang hasil rapidnya reaktif sambil menunggu hasil swab PCR bisa isolasi mandiri di rumah.

“Itu idealnya, namun kita di Papua ini masalahnya banyak, misalnya adanya penolakan dari masyarakat, atau rumah pasien tersebut tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, sehingga mau tidak mau kita rawat di rumah sakit untuk mencegah penularan di masyarakat, “Beber Sumule.

Sumule mengaku solusi terbaik adalah Pemerintah baik dari tingkat Provinsi sampai tingkat kabupaten/kota sedianya menyediakan tempat khusus untuk merawat mereka yang dengan status PDP dan ODP.

“ Kalau mau pake Rumah sakit saya pikir tidak akan cukup, Solusinya ya mungkin disiapkan wisma, diklat atau hotel untuk mereka,”Sambung Sumule.

Dirinya juga mengaku hinga kini Satgas Covid-19 Papua sudah melakukan komunikasi dengan kabupaten Jayapura, kota Jayapura dan Kabupaten keerom, untuk menyiapkan tempat khusus tersebut, “sudah kita komunikasikan dan memang ada rencana  untuk siapkan tempat isolasi khusus bagi penderita Covid di tiga daerah tersebut, dan mereka mengaku akan menyiapkan sekitar 200 tempat tidur, “Kata Sumule.

Sementara itu terkait ketersediaan tenaga medis di Papua, Sumule mengaku hingga saat ini pihaknya masih bertahan dengan tenaga medis yang ada, namun diakuinya memang ada rencana untuk membuka pendaftaran bagi relawan covid-19 untuk membantu tenaga medis yang ada.

“Kita ada rencana untuk mencari relawan kesehatan untuk menambah Tenaga medis covid-19, namun sampai saat ini kami masih pakai yang ada, kedepan sangat memungkinkan untuk itu. Salah satu langkah yang sudah kita ambil adalah merekrut 20 tenaga dokter muda yang saat ini masih praktek sebagai tenaga surveilance, “Jelas Sumule.

Sumule mengatakan bila kunci dari bagaimana memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua bukan pada ketersediaan fasilitas kesehatan atau tenaga medis, namun lebih kepada kepedulian masyarakat Papua untuk memperhatikan social dan fisical distancing.

“Kuncinya ada di masyarakat, bukan di kami tenaga medis ataupun fasilitas kesehatan. Percuma juga fasilitas lengkap dan tenaga medis banyak bila jumlah pasien terus bertambah, karena tenaga medis itu juga manusia yang ada rasa lelah, dan paling rentan tertular, “Tukas Sumule.

Untuk itu dirinya kembali meminta kesadaran dan kepedulian semua masyarakat Papua untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah di sampaikan.

“Tetap di dalam rumah, bila terpaksa harus keluar rumah selalu gunakan masker, hindari kerumunan, jaga jarak dan hindari kontak dengan orang di luar rumah, jaga kebersihan lingkungan, selalu cuci tangan, “Pungkas Dokter Silwanus Sumule. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Flassy : Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi Peristiwa di Merauke

    Sekda Flassy : Masyarakat Papua Jangan Terprovokasi Peristiwa di Merauke

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 2.883
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sekertaris Daerah Provinsi Papua,  Dance Julian Flassy meminta kepada masyarakat Papua agar tidak terprovokasi dengan peristiwa kekerasan dua oknum Polisi Militer TNI-AU terhadap seorang warga di Merauke. ” Saya selaku sekda Papua Definitif yang diangkat oleh Presiden, mewakili gubernur Lukas Enembe, meminta agar semua masyarakat khususnya di papua, untuk tidak terprovokasi dengan […]

  • PLN Pecah Rekor, Borong 20 Proper Emas KLHK 2023

    PLN Pecah Rekor, Borong 20 Proper Emas KLHK 2023

    • calendar_month Kam, 21 Des 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo kembali dianugerahi penghargaan Green Leadership Utama pada acara Anugerah Lingkungan PROPER dan Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah 2023 yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan berturut-turut dalam dua tahun ini diberikan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia K.H. Ma’ruf Amin […]

  • Donasi Warga Bagi Persipura, Wilson : Niat Baik tapi Langgar Aturan..!

    Donasi Warga Bagi Persipura, Wilson : Niat Baik tapi Langgar Aturan..!

    • calendar_month Sab, 9 Jan 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 3.120
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sejak Ketua Umum Persipura mengumumkan bahwa Tim Mutiara Hitam resmi dibekukan pada tanggal 6 Januari 2021 karena masalah finansial, banyak simpatisan dan pecinta Persipura yang spontan membuka rekening donasi bagi Persipura. Menanggapi aksi tersebut, Ketua Persipura Mania, Wilson Samonsabra membeberkan bila aksi tersbut sebagai bentuk rasa cinta masyarakat Papua kepada tim Persipura […]

  • Astra Motor Papua Tebarkan Edukasi Tetap #Cari_Aman saat Touring bagi Komunitas HPCI

    Astra Motor Papua Tebarkan Edukasi Tetap #Cari_Aman saat Touring bagi Komunitas HPCI

    • calendar_month Rab, 9 Mar 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Astra Motor Papua selaku main dealer Honda di wilayah Papua dan Papua Barat terus memberikan edukasi safety riding. Kali ini, Astra Motor memberikan edukasi safety riding kepada Komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Jayapura dan Sentani, yang berlangsung si Cafe Black On Box Kotaraja, Jumat (4/3/2022). Prosesor Promosi Astra Motor Papua, Dulfi Ade […]

  • Ricuh Demo Tolak G-20, Dua Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

    Ricuh Demo Tolak G-20, Dua Mahasiswa Ditetapkan Tersangka

    • calendar_month Jum, 18 Nov 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,- Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota telah menetapkan dua oknum mahasiswa sebagai tersangka dalam kasus aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di kawasan Kampus Uncen Bawah pada Rabu (16/11/2022) lalu. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Polisi Victor D. Mackbon membenarkan, penetapan dua tersangka ini setelah pihaknya mengamankan tujuh mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut. Kemudian, […]

  • Jubir Mariyo: Lolosnya CK Sebagai Cawagub Papua Adalah “Kecurangan Brutal” dalam PSU Papua

    Jubir Mariyo: Lolosnya CK Sebagai Cawagub Papua Adalah “Kecurangan Brutal” dalam PSU Papua

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Drama PSU Papua belum berakhir, Walau KPU Provinsi Papua telah menetapkan pasangan Matius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai pasangan dengan perolehan suara tertinggi, namun hasil Kinerja KPU Papua tersebut kembali di laporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Pasangan BTM-CK. Kubu 01 menuding pasangan Mariyo banyak melakukan kecurangan pada PSU. Merespon laporan tersebut, […]

expand_less