Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » RAGAM » KESEHATAN » Covid-19, Transmisi Lokal Sudah Terjadi di Empat Daerah di Papua

Covid-19, Transmisi Lokal Sudah Terjadi di Empat Daerah di Papua

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
  • visibility 1.702
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Jayapura,Topikpapua.com, – Salah satu faktor terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Papua adalah melakui transmisi lokal. Hingga kini berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Papua, di laporkan sedikitnya terdapat enam wilayah di Papua yang sudah terjadi penularan secara lokal.

Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr.Silwanus Sumule menjelaskan bila transmisi lokal ini mulai terjadi pada minggu ke tiga sejak Pandemi Covid-19 menjangkiti Papua dan penularan lokal ini sangat suit di katahui, kecuali yang bersangkutan datang memeriksakan diri.

“Penjelasan sederhananya begini.., transmisi lokal ini adalah penularan ke tiga dari orang pertama yang di ketahui positif, jadi saat orang pertama terjangkit, di tularkan ke orang kedua.., itu masih bisa kita trace, tapi kalau sudah sempat di tularkan ke orang ketiga atau orang keempat itu yang sulit kita trace, “Jelas Sumule kepada Pers, Sabtu (25/04/20).

Sumule mengaku bila transmisi lokal saat ini sudah terjadi di Empat daerah di Papua, “Yang sudah kita pantau itu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke, ada dua kabupaten lagi, tapi nanti saya cek lagi datanya, “Beber Sumule.

Dijelaskan Sumule bila pasien yang positif akibat transmisi lokal ini hanya bisa di ketahui apabila pasien bersangkutan yang datang untuk memeriksakan diri, karena secara metode trace awal pihaknya hanya memeriksa dari klaster penyebaran di papua seperti dari Gowa atau Lembang.

“Sulit sekali kita trace, apalagi kalau pasien yang sudah positif saat kita tanya tidak kenal dengan orang yang pernah kontak dengan dia, “Kata Sumule.

Dengan adanya pola penyebaran secara lokal ini menurut sumule angka pasien positif di Papua akan terus meningkat, untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat yang merasa pernah kontak dengan pasien positif agar segera melapor ke tenaga medis.

“ sangat penting sekali kejujuran dari masyarakat, kejujuran itu bukan saja menyelamatkan nyawanya tetapi juga bisa menyelamatkan banyak nyawa di papua, untuk itu kami minta agar warga yang merasa pernah kontak dengan pasien positif agar segera melapor, “Harap Sumule.

Dari empat kabupaten/kota yang sudah ada transmisi lokal, Sumule memberikan perhatian khusus kepada dua Daerah yakni Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura.

“ Keempat daerah ini, Mimika, kota Jayapura, kabupaten Jayapura dan merauke, dalam 2-3 minggu terakhir kenaikan nya terbilang cepat, Mimika misalnya dari 4 kasus di minggu ke dua, sekatang sudah mencapai 42 kasus atau Kota Jayapura dari 4 pasien di minggu kedua,sekarang sudah mencapai 38 Kasus, “Bebernya.

Sekali lagi di ingatkan Sumule bahwa masyarakat Papua jangan menganggap remeh kasus covid-19, karena bila jumlah pasien positif terus bertambah, di pastikan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Papua tidak akan lagi mampu.

“ Kita Petugas medis juga punya keterbatasan, memang dalam 2 minggu terakhir banyak pasien sembuh dan tak ada pasien yang meninggal, namun bila positif terus bertambah maka kita bisa kewalahan dan fasilitas kita juga bisa jebol, “Katanya.

Sementara itu untuk data jumlah pasien Positif C-19 di Papua hingga hari ini di laporkan tidak mengalami perubahan dikarenakan ada beberapa Reagen untuk mendeteksi Virus corona yang belum tersedia.

“ Jumlah komulatif pasien positifC-19 di Papua hari ini masih sama dengan kemaren di angka 137 kasus, Hari ini tidak ada penambahan kasus, karena reagen pemeriksaan kita kemaren ada yang kurang sehingga kita tidak bisa bekerja, namun tadi siang reagennya sudah tiba sehingga sebentar malam baru hasilnya bisa keluar, “jelas Sumule.

Untuk Data ODP hari ini di laporkan mengalami kenaikan sebanyak 140 kasus, sementara jumlah PDP dari 182 saat ini menjadi 184. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less