Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Pangdam XVII Cenderawasih Ajak Egianus Kogoya Kembali ke NKRI

Pangdam XVII Cenderawasih Ajak Egianus Kogoya Kembali ke NKRI

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
  • visibility 586
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, meminta Egianus Kogoya pimpinan Kelompok Separatis Bersenjata di Nduga, untuk kembali bergabung ke NKRI.

“Tolong sampaikan salam saya sama dia (Egianus Kogoya), segeralah Bergabung ke NKRI, ”ucap Pangdam kepada pers usai memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab), Penandatanganan Pakta Integritas dan Tradisi Korps pergantian Pejabat di lingkungan Kodam Cenderawasih, Sabtu (27/07/19)

Menanggapi adanya permintaan kelompok separatis yang mengajak TNI berperang, Pangdam mengaku  tidak mau menanggapi hal tersebut, “Sampai sekarang, saya tidak pernah terima undangan soal itu. Saya gak mau menjawab pertanyaan yang berandai andai,” tegas Pangdam.

Menurut Jendral asal Batak tersebut tuga TNI saat ini menjaga kedaulatan NKRI di Papua dan untuk kelompok yang masih berseberangan Pihaknya akan selalu mengajak dan merangkul mereka agar bisa segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

 “Tetapi jika dia (Egianus) masih belum sadar yah, tetap kita lakukan pendekatan pendekatan dan penggalangan terhadap kelompok mereka,” katanya

Diakui Pangdam, sebenarnya daerah di Papua itu sama dengan daerah lain di Indonesia. Hanya saja yang membedakan karena di Papua ada kelompok OPM (separatis bersenjata) yang memiliki ideologi berbeda dimana mereka ingin memisahkan diri dari NKRI

“Tau kan disini ada OPM, OPM itu operasinya seperti gerilya, kadang muncul, kadang tidak. Dan kebetulan Egianus selalu melakukan aksi di sekitaran kabupaten Nduga, seperti Mbua, Mapenduma, Yororo, akan tetapi pihak TNI tetap melakukan penjagaan,” bebernya

Kelompok Egianus Kogoya, merupakan kelompok separatis bersenjata yang beroperasi di wilayah Nduga. Kelompok ini kerap melakukan aksi penembakan terhadap warga sipil dan aparat keamanan di wilayah tersebut selama dua tahun terakhir.  Terheboh, saat mereka melakukan penembakan terhadap 17 karyawan PT Istaka Karya yang tengah melakukan pekerjaan pembangunan jalan Trans Papua. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kasuari Binmas Noken Sambangi Tokoh Perempuan di Jayawijaya

    Program Kasuari Binmas Noken Sambangi Tokoh Perempuan di Jayawijaya

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Binmas Noken Jayawijaya bersama anggota Brimob Nusantara terus gandeng tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya guna bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang ada tetap aman dan kondusif, Sabtu (29/10/2022) Korwil Binmas Noken Jayawijaya Iptu Made Sujana, mengatakan kali ini Binmas Noken Jayawijaya kunjungi Marice Rumbewas sebagai salah satu Tokoh Perempuan yang ada di Distrik […]

  • Akhir Tahun 150 CCTV Akan Pantau Aktifitas Warga Kota Jayapura

    Akhir Tahun 150 CCTV Akan Pantau Aktifitas Warga Kota Jayapura

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com,  – Akhir tahun 2019 Kota Jayapura ditargetkan sudah menggunakan sistem pengawasan IT untuk memantau aktifitas masyarakat. Kapolres Jayaprua Kota, AKBP Gustav R. Urbinas, SH., S.IK menyampaikan sebanyak 150 cctv akan disebar disetiap sudut Kota Jayapura khususnya didaerah rawan kriminal, black spot kecelakaan lalulintas dan daerah rawan penyelundupan. Kapolres mengaku dengan adanya 150 CCTV […]

  • Kadinkes Papua Minta Pemkab Keerom Segera Buka Palang Kantor Dinkes

    Kadinkes Papua Minta Pemkab Keerom Segera Buka Palang Kantor Dinkes

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    Keerom, Topikpapua.com, — Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Papua drg. Aloysius Giyai, M.Kes meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom untuk saling berkoordinasi menyelesaikan persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan Keerom yang sudah berlangsung sejak 3 Februari 2020. “Ini kantor pelayanan publik dimana dinas kesehatan adalah salah satu OPD penting yang mengatur hidup matinya orang. Saya mohon dengan […]

  • Perkuat Sinergi Tangkal Aksi KST di Pegubin, TNI-Polri dan ASN Gelar Apel Gabungan

    Perkuat Sinergi Tangkal Aksi KST di Pegubin, TNI-Polri dan ASN Gelar Apel Gabungan

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Oksibil, Topikpapua.com, – TNI – Polri dan ASN Pemkab Pegunungan Bintang menggelar apel gabungan yang dipimpin Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana di Lapangan Pemda Pegunungan Bintang, Kampung Mobib Silibib, Distrik Oksibil, Kab. Pegunungan Bintang, Senin (16/1/2023) Apel gabungan tersebut menandakan situasi sudah kondusif dan dimulainya kembali aktivitas pemerintahan, pendidikan, kesehatan serta ekonomi seperti biasa […]

  • Fakta Persidangan Pembuktian Perkara PSU Papua, Gugatan Pemohon Ditolak MK?

    Fakta Persidangan Pembuktian Perkara PSU Papua, Gugatan Pemohon Ditolak MK?

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Jakarta, Topikpapua.com, – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) PSU Gubernur Papua dengan agenda pemeriksaan alat bukti dan mendengarkan keterangan para saksi, Jumat (12/9/2025). Persidangan dihadiri para pihak yang bersengketa, yakni pemohon (kuasa hukum dan saksi Paslon BTM-CK), termohon (KPU dan Bawaslu Papua) serta pihak terkait (kuasa hukum dan […]

  • Ditetapkan Sebagai Tersangka, JR : Saya Taunya dari Media

    Ditetapkan Sebagai Tersangka, JR : Saya Taunya dari Media

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mimika Johannes Rettob tetap meyakini dirinya tidak melakukan kesalahan yang merugikan negara, meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, Rettob mengaku perkara ini sudah pernah dilaporkan kepada KPK pada tahun 2017 hingga 2019, namun sangkaan itu tidak tidak benar. “Kalau memang ternyata ditetapkan sebagai tersangka […]

expand_less