Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Pernyataan Resmi Pemda Papua Terkait Kasus Tudingan Penganiayaan 2 Petugas KPK di Hotel Borobudur Jakarta

Ini Pernyataan Resmi Pemda Papua Terkait Kasus Tudingan Penganiayaan 2 Petugas KPK di Hotel Borobudur Jakarta

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Sen, 4 Feb 2019
  • visibility 833
  • comment 0 komentar

Jayapura,Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua akhirnya mengeluarkan rilis resmi terkait tudingan KPK yang mengatakan bahwa terjadi penganiayaan terhadap dua petugas KPK saat di dapati sedang mengambil gambar rombongan gubernur papua di hotel Borobudur, Jakarta pada Sabtu malam.

Berikut rilis Pemda Papua yang di kirmkan staf Khusus Bidang Media Masa kepada Redaksi Topik, Senin (04/02/19) malam.

PERS RILIS RESMI PEMERINTAH PROVINSI PAPUA DALAM MENGAMANKAN 2 (DUA) OKNUM PEGAWAI KPK (KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI) YANG MELAKUKAN PENGINTAIAN TERHADAP RAPAT RESMI PEMERINTAH PROVINSI PAPUA, DPRP DAN KEMENDAGRI DALAM RANGKA EVALUASI APDB PROVINSI PAPUA TAHUN 2019

Menyikapi dan merespon tindakan mengamankan 2 (dua) oknum pegawai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada, sabtu, 2 Februari 2019 bertempat di Lobby Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Bersama ini Pemerintah Pronvinsi Papua menyampaikan, hal-hal, sebagai berikut  :

  1. Pemerintah Provinsi Papua telah menyelesaikan RAPBD Pronvinsi tahun 2019 dan telah mendapat evaluasi Menteri Dalam Negeri sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku ;
  2. Berkenan dengan hasil evaluasi tersebut, pada hari sabtu tanggal 2 Februari 2019, Pemerintah Provinsi Papua dan DPR Papua melakukan Pertemuan RESMI di Hotel Borobudur Jakarta Pusat yang dihadiri juga oleh Kementerian Dalam Negeri, melalui Direktorat Keuangan Daerah  untuk  menjelaskan substansi hasil evaluasi agar dapat dipahami oleh Pemerintah Pronvinsi dan DPR Papua untuk segera di tindaklanjuti ;
  3. Bahwa bersamaan dengan pelaksanaan agenda pertemuan tersebut, ternyata KPK telah menempatkan beberapa pegawai KPK untuk melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan dugaan akan ada tindakan penyuapan pada pertemuan dimaksud. Hal tersebut dapat terbaca dari beberapa bukti-bukti berupa cuplikan komunikasi melalui WA yang berisikan informasi, gambar dan/atau foto semua peserta rapat beserta keterangan,  termasuk barang-barang yang dibawa peserta rapat seperti tas ransel, yang senantiasa dilaporkan secara detail antara pegawai KPK yang satu kepada pegawai KPK  lainnya dan/atau kepada atasannya  yang tidak berada di tempat kejadian;
  4. Bahwa mengetahui adanya pihak lain dan/atau orang lain yang sedang melalukan pemotretan secara berulang-ulang yang dikuti dengan komunikasi via telepon atas semua gerak-gerik peserta rapat, maka yang bersangkutan didatangi untuk ditanyakan untuk memastikan apakah benar yang bersangkutan sementara memantau semua pergerakan peserta rapat sebagaimana yang diduga;
  5. Bahwa  ketika yang bersangkutan dihampiri, membuat yang bersangkutan menjadi gugup atau panik dan terlihat berkelit ketika ditanyakan perihal siapa bersangkutan serta tindakan apa yang sementara dilakukan bersangkutan pada saat itu;
  6. Pada mulanya yang bersangkutan tidak mengakui sebagai pegawai KPK yang sementara melakukan tugas pengawasan dan/atau monitoring terhadap kegiatan evaluasi APBD Papua bersama Kementerian Dalam Negeri RI, namun setelah tas jinjingnya diambil dan dilihat isinya ternyata terdapat kartu identitas sebagai Anggota KPK atas nama Muhamad Gilang Wicaksono, lalu ditanyakan pula berapa anggota yang Bersama-sama dengan yang bersangkutan dan di jawab oleh yang bersangkutan bahwa mereka ada berenam namun ternyata yang berada di tempat kejadian (lobby hotel Borobudur) hanyalah berdua bersama dengan sesorang yang kemudian diketahui bernama saudara  Ahmad Fajar. Selanjutnya diminta pula untuk memperlihatkan surat tugas atau surat perintah penugasan akan tetapi yang bersangkutan menyatakan tidak ada, seraya mengatakan bahwa hanya diperintah oleh Pimpinan, selanjutnya yang bersangkutan diminta untuk memperlihatkan siapa-siapa saja yang telah diambil gambar atau difoto dengan hand phone yang bersangkutan, ternyata dalam hand phone tersebut terdapat hampir semua foto pejabat Papua beserta keterangan termasuk barang-barang bawaan serta lebih disoroti lagi tentang adanya tas ransel yang dibawa oleh salah satu peserta  yang diduga didalamnya ada berisi uang untuk tujuan penyuapan;
  7. Peserta yang membawa tas ransel tersebut setalah mengetahui bahwa dirinya  sebagai bidikan utama, seolah-olah dalam tas ransel tersebut berisikan uang, maka secara spontanitas peserta tersebut, mendatangi pegawai KPK dimaksud lalu memperlihatkan isi dalam tas ransel dimaksud, yang sesungguhnya hanya berisikan dokumen-dokumen berupa kertas dan tidak terdapat uang didalamnya;
  8. Bahwa mengingat telah terdapat banyak kasus yang mengatasnamakan diri sebagai pegawai dan/atau sebagai Penyidik KPK, apalagi yang bersangkutan tidak dapat memperlihatkan Surat tugas dan/atau surat perintah penugasan, maka atas dasar tersebut, yang bersangkutan   diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan klarifikasi oleh Polda Metro Jaya apakah benar yang bersangkutan adalah Pegawai KPK;
  9. Bahwa terkait dengan isu penganiayaan kedua petugas tersebut sampai kepada tindakan operasi pada bagian hidung dan/atau wajah, perlu kami sampaikan bahwa hal tersebut adalah tidak benar karena tidak ada penganianyaan sebagaimana sampai kepada kerusakan fisik pada bagian hidung dan/atau wajah dimaksud, yang terjadi adalah tindakan dorong mendorong karena perasaan emosional karena diduga akan melakukan penyuapan yang akan berakibat pada tindakan OTT dari KPK. Terlampir kami perlihatkan foto ke-dua orang dimaksud ketika telah berada dalam ruangan DireskrimUm Polda Metro Jaya, dimana dari foto tersebut, secara jelas  menunjukan bahwa kedua orang tersebut dalam keadaan fresh, sehat serta tidak terdapat adanya luka dan/atau sobekan pada bagian hidung dan/atau wajah yang bersangkutan, sehingga membutuhkan tindakan operasi;
  10. Bahwa atas dasar peristiwa ini, kami Pemerintah Provinsi Papua termasuk DPR Papua, merasakan hal-hal, sebagai berikut :
  • Sangat mencederai Hati pemerintah dan DPR Papua yang telah menseriusi arahan dan pembinaan yang dilakukan KPK selama 4 tahun di Provinsi Papua tentang Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Provinsi Papua, dimana atas rekomendasi KPK kami telah membangun system e-planning, e-budgeting, e-samsat, e-perijinan, dan e-lapor. Pemerintah Provinsi Papua telah berusaha dengan sumber daya yang kami miliki diatas kekurangan dan kelemahan kami orang papua untuk mendukung penuh arahan-arahan KPK melalui rencana aksi pemberatasan korupsi di Papua.
  • Tindakan ini menunjukan ketidak percayaan KPK terhadap kemampuan dan hati orang papua untuk berusaha taat asas dan komitmen atas upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam NKRI ;
  • Justru tindakan tersebut menimbulkan rasa takut untuk melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan karena aparatur akan di hantui perasaan “ AKAN DITANGKAP SEWAKTU-WAKTU”.  Padahal kami telah komitmen untuk menjaga papua dalam kerangka NKRI.
  • Secara perlahan-lahan tindakan tersebut akan membunuh kemandirian dan prakarsa daerah untuk berusaha memahami kondisi rill budaya papua dan mencari solusi-solusi kreatif mengatasi permasalahan untuk membangun dan mengejar ketertinggalan dengan saudara-saudara kami di provinsi lain untuk mencapai kesejahteraan melalui RAPBD yang tepat sasaran dan pro rakyat. RAPBD hanyalah alat untuk mencapai kesejahteraan. Jika selalu digunakan kaca mata CURIGA kepada pemerintah provinsi dan DPR papua dalam mengelola anggaran untuk kemanfaatan rakyat, hanya melahirkan ketakutan yang berkepanjangan.

11). Untuk itu, kami meminta perlindungan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia agar kami dapat bekerja dengan tenang, jauh dari rasa takut dan intimidasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di Pronvinsi Papua.

Demikian pernyataan rilis ini kami sampaikan untuk mengklarifikasi  sekaligus menjelaskan duduk persoalan yang benar-benar terjadi, dan juga untuk menjawab seluruh pemberitaan yang telah beredar di media massa dan dikalangan public atau masyarakat, terima kasih Tuhan Memberkati kita semua.

Jakarta, 4 Februari 2019

Kabag Protokol Biro Humas dan Protokol

Sekretariat Daerah Provinsi Papua

TTD

Gilbert Yakwar

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta BRI Liga 1 Wajib Vaksin dan Tanpa Penonton, Persipura : Kami Siap..!

    Peserta BRI Liga 1 Wajib Vaksin dan Tanpa Penonton, Persipura : Kami Siap..!

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Setelah tertunda sekial lama akibat pandemick covid-19, BRI Liga 1 tahun 2021 akhirnya dipastikan akan kembali digelar. Kepastian tersebut setelah Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan keterangan pers nya, Senin 23 Agustus 2021. Baca Juga : AFC Cup 2021, Tim Persipura Jalani Vaksinasi Covid-19 Dikutip dari […]

  • Tanggal 5 Desember 2025, Kartu JALAN dan Program SIDAYA bagi Lansia Siap Diluncurkan

    Tanggal 5 Desember 2025, Kartu JALAN dan Program SIDAYA bagi Lansia Siap Diluncurkan

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle topik papua
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Pemerintah Provinsi Papua bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua telah mematangkan rencana sinergi program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan lanjut usia (lansia) di Bumi Cenderawasih. Kolaborasi ini akan menggabungkan Program Nasional Lansia Berdaya (SIDAYA) dari BKKBN dengan program unggulan Gubernur Papua, yaitu Kartu Jaminan Sosial Lanjut Usia (JALAN). Kedua […]

  • Pemkab Mappi Terima Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelengaraan Pelayanan Publik 2024

    Pemkab Mappi Terima Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelengaraan Pelayanan Publik 2024

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Mappi, Topikpapua.com, – Pemerintah Kabupaten Mappi berhasil meraih predikat kepatuhan tinggi dalam penyelenggaraan layanan publik se-Tanah Papua. Dalam acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Layanan Publik yang digelar oleh Ombudsman Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (14/11/2024). Pemerintah Mappi mendapat nilai 81,6 kualitas tinggi dengan kategori B. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya dan kerja keras […]

  • Positif Covid-19 Meningkat, Satgas Provinsi Warning Daerah Pegunungan Papua

    Positif Covid-19 Meningkat, Satgas Provinsi Warning Daerah Pegunungan Papua

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Empat hari pasca kebijakan Relaksasi tahap III di gulirkan, hingga hari ini tercatat ada penambahan 46 kasus baru di daerah pegunungan Papua.   Terakhir, hari ini di laporkan ada penambahan 3 kasus baru di kabupaten pegunungan bintang. Jubir Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan penambahan kasus baru di daerah pegunungan Paua […]

  • Jalan Terjal dan Berbatu, Personel Kodim Jayawijaya Tetap Semangat Distribusi Logistik TMMD ke Distrik Tailarek

    Jalan Terjal dan Berbatu, Personel Kodim Jayawijaya Tetap Semangat Distribusi Logistik TMMD ke Distrik Tailarek

    • calendar_month Rab, 19 Okt 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Wamena, Topikpapua.com, – Komandan Kodim 1702/JWY Letkol Cpn Athenius Murip, mengaku pergeseran logistik dalam kegiatan TMMD Reguler ke-115 di Distrik Tailarek, menjadi salah satu kendala yang dihadapi untuk merealisasikan pembangunan khususnya di lokasi sasaran fisik. Pasalnya, medan yang dilalui dalam pengangkutan material bangunan sangat terjal dan berbatu. Seperti pengangkutan material pada Sabtu (17/10/2022) lalu, di […]

  • Respon Positif Para Tokoh Kepada MDF, Calon Gubernur Papua

    Respon Positif Para Tokoh Kepada MDF, Calon Gubernur Papua

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Benyamin Arisoy atau yang sering disebut BA digadang-gadang maju sebagai calon Wakil Gubernur Papua mendampingi Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri (MDF) yang maju sebagai Calon Gubernur Papua. Hal ini dapat terlihat beberapa kali Benyamin Arisoy yang merupakan Ketua Komisi III DPR Papua tersebut bersama-sama Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri dalam […]

expand_less