Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PAPUA CERAH » Ini Daftar Kejahatan KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga

Ini Daftar Kejahatan KKSB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Rab, 5 Des 2018
  • visibility 851
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Kelompok Seperatis Egianus Kogoya bersama pengikutnya dinilai aparat penegak hukum adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap sejumlah aksi kriminal yang terjadi enam bulan terakhir di Kabupaten Nduga, Papua.

Berikut sejumlah catatan kriminal yang dilakukan oleh Egianus Kogoya bersama pengikutnya

Tanggal 22 Juni 2018, pesawat Twin Oter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air rute Timika-Kenyam ditembak di lapangan terbang Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga. Saat hendak landing pesawat diberondong oleh kelompok Seperatis Egianus Kogoya.

Akibat peristiwa itu, pesawat yang mengangkut masyarakat sipil rusak. Sementara Co-Pilot Irene Nur Fadila mendapat luka tembak di bagian bahu.

Tiga hari berselang, tapat nya pada tanggal 25 Juni 2018, pesawat Twin Oter milik Trigana yang mengangkut logistik pemilu dan pihak aparat keamanan kembali ditembak oleh kelompok Seperatis ini.

Peristiwa ini mengakibatkan pilot pesawat bernama Capres Ahmad Kamil terkena luka tembak dibagian punggung.

Di hari yang sama kelompok ini juga melalukan penyerangan terhadap masyarakat sipil di Kota Kenyam.

Sepasangan suami istri meninggal saat peristiwa itu, yakni Hendrik Sattu Kolab (38) dan istrinya Martha Palin (28) bersama Zainal Abidin (20) tewas ditembak. Sedangkan anak Hendrik yang berusia 6 tahun bernama Arjuna Kola mengalami luka parah dibagian wajah akibat dibacok dengan parang.

Pesawat Twin Oter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air rute Timika-Kenyam ditembak di lapangan terbang Kenyam Ibukota Kabupaten Nduga / istimewa

Tanggal 3-17 Oktober 2018, sebanyak 15 orang guru dan tenaga kesehatan di sander di Distrik Mapenduma oleh kelompok Seperatis. Tak hanya itu ada seorang tenaga kesehatan diperkosa.

Yang terbaru dan masih hangat di beritakan, Tanggal 1-2 Desember 2018, puluhan karyawan PT Istaka Karya yang bekerja untuk melalukan pembangunan jembatan jalan Trans Papua di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi di sandera oleh kelompok ini.

Sebanyak 25 pekerja pembangunan jembatan itu kumpulkan dan dibawa ke Puncak Kabo dan kemudian dieksekusi. Sebanyak 4 orang berhasil melarikan diri dari eksekusi, 2 orang tak diketahui keberadaannya dan 19 orang dipastikan salah satu korban selamat meninggal dunia.

Sehari berselang, tanggal 3 Desember 2018, kelompok ini kembali melalukan pengejaran terhadap karyawan yang melarikan diri menuju ke Distrik Mbua. Kemudian ketika mereka berlindung di Pos TNI 755/Yalet, kelompok ini melalukan penyerangan. Hal itu mengakibatkan 1 anggota TNI bernama Serda Handoko tewas dan 1 anggota TNI lainnya menderita luka.

Tanggal 4 Desember 2018 hingga saat ini, kelompok Seperatis Egianus Kogoya masih menduduki Distrik Yigi yang jaraknya 2 jam berjalan kali dari Distrik Mbua.

Belum ada kabar dari para karyawan PT Istaka Karya yang belum berhasil di evakuasi dari Puncak Kabo. Sementara aparat penegak hukum dari TNI dan Polri sampai sejauh ini mendapat perlawanan dari kelompok Seperatis. Bahkan hari ini, senin (05/11/2018) helikopter yang digunakan TNI ditembaki dan 1 anggota terkena tembakan saat baku kontak di Puncak Kabo.

salah satu pekerja PT Istaka, korban selamat dari penembakan KKB di distrik Yigi / istimewa.

Wakapendam XVII/Cendrawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi mengungkapkan, Egianus Kogoya adalah pelaku pembunuhan di Distrik Yigi, yang dikabarkan pelaku pembunuhan karyawan PT Istaka Karya saat tengah mengerjakan pembangunan jalan Trans Papua.

Disamping itu juga, ia mengklaim kalau Egianus bersama 40 orang pengikutnya melakukan penyerangan terhadap Pos TNI di Mbua yang jaraknya 2 jam berjalan kaki dari Yigi lokasi pembunuhan 31 pekerja pembangunan jembatan.

Menurut Dax, Egianus Kogoya memiliki banyak catatan criminal dan juga kelompok yang bertentangan langsung dengan keutuhan NKRI.

“Jadi Egianus Kogoya ini dalam catatan kita, adalah kelompok yang secara politik bertentangan dengan NKRI. Tak sedikit dari mereka memiliki catatan kriminal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, setidaknya kelompok ini memiliki 20-25 senjata api berstandar militer yang diduga hasil rampasan dari anggota TNI dan Polri yang mereka ambil secara paksa.

“Sampai sejauh ini, kita terus berupaya untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok ini. Hanya saja mereka sampai sejauh ini belum bisa kita tangkap,” lugasnya.

Dax menambahkan, Egianus Kogoya telah dicap oleh TNI sebagai teroris. “Perbuatannya mereka ini sudah lebih dari teroris. Sangat tak manusiawi. Itu para korban membangun jalan untuk membuka ketertinggalan,” pungkasnya. (Nug)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Indonesia Siap Dukung Ekonomi Ramah Lingkungan di Papua

    Bank Indonesia Siap Dukung Ekonomi Ramah Lingkungan di Papua

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, Topikpapua.com – Sebagai wujud kepedulian Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua terhadap lingkungan hidup, BI Papua mengunjungi Bank Sampah Wastu Lestari di kawasan Peguyangan, Denpasar Bali, Minggu (12/6) 2022) Dalam kunjungan tersebut BI Papua menggandeng 25 wartawan dari Papua. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Juli Budi Winantya mengaku, kunjungan ke Bank Sampah tersebut agar […]

  • Karumkit RS Jendral LB Moerdani Merauke Meninggal Ditikam Seorang Sertu

    Karumkit RS Jendral LB Moerdani Merauke Meninggal Ditikam Seorang Sertu

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle topik papua
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Jenderal LB Moerdani Merauke, Mayor Ckm dr. Beni Arjihans dilaporkan meninggal dunia setelah ditikam oleh bawahannya, Sertu Muhammad Alkausar, Selasa (5/7/2022). Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Kav Herman Taryaman mengatakan peristiwa penikaman tersebut terjadi usai digelarnya apel pagi di halaman RS Jenderal LB Moerdanidi Merauke. “Awalnya itu korban memimpin apel […]

  • Tiga Ex Atlet Nasional Pembawa Api Abadi PON XX Tiba di Kota Jayapura

    Tiga Ex Atlet Nasional Pembawa Api Abadi PON XX Tiba di Kota Jayapura

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle topik papua
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Upacara penerimaan dan pelepasan Kirab Api PON XX Papua 2021 berlangsung meriah di lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (1/10/2021). Hadir dalam upacara tersebut Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Wakil Walikota Jayapura Rustan Saru, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R. Urbinas serta Ketua Harian PB PON XX Papua Yunus Wonda […]

  • Wagub Lantik Pjs Bupati Tujuh Kabupaten di Papua

    Wagub Lantik Pjs Bupati Tujuh Kabupaten di Papua

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.761
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, –  Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal melantik Penjabat Sementara (Pjs) Bupati dari tujuh Kabupaten yang ada di Provinsi Papua. Kegiatan pelantikan itu berlangsung di Gedung Negara, Senin (28/09/2020). Adapun ketujuh pejabat tersebut, masing-masing : Pjs Bupati Keerom  dijabat M. Ridwan Rumasukun,  Pjs Bupati Yahukimo dijabat Hosea Murif, Pjs Bupati Asmat dijabat Triwarno Purnomo, Pjs […]

  • Sudah 34 Hari Heli MI-17 Belum Ditemukan, Ini Penjelasan TNI

    Sudah 34 Hari Heli MI-17 Belum Ditemukan, Ini Penjelasan TNI

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Sejak dinyatakan hilang pada tanggal 28 Juni lalu, hingga kini (34 hari) Heli Penerbad  jenis MI – 17 No Reg HA 5138 belum juga di temukan. Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Cpl Eko Daryanto mengaku Hingga saat ini pencarian heli MI-17 masih terus di lakukan, “ Sejak awal pencarian, Koops TNI Wilayah Papua telah […]

  • Evakuasi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri, Petugas Basarnas di Sentani Tewas

    Evakuasi Pemuda yang Hendak Bunuh Diri, Petugas Basarnas di Sentani Tewas

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • account_circle topik papua
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com, – Seorang anggota Basarnas Jayapura, Tri Sudarno, meninggal dunia setelah terjatuh dari salah satu Tower Telekomunikasi Gunung Sabron Yaru, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura. Sudarno tewas saat hendak membantu evakuasi seorang warga inisial TY (21) yang melakukan percobaan bunuh diri, Kamis (14/3/2024) sekitar oukul 10.08 Wit. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady […]

expand_less