Togel Masih Marak di Kota Merauke, Keuskupan Angkat Bicara  

oleh
Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Merauke, Pastur Hendrikus Kariwop/foto ist

Merauke, Topikpapua.com, -Tokoh agama di Kabupaten Merauke kembali menyoroti soal maraknya perjudian toto gelap alias togel yang kian hari kian menonjol di kota rusa ini.

Kali ini sorotan tersebut dilontarkan Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Merauke, Pastur Hendrikus Kariwop.

Dia mengungkapkan, ada dua hal yang menjadi penyakit sosial bagi masyarakat yang adai di wilayah selatan Papua, yalni minuman keras (miras) dan perjudian.

“Apapun bentuk dan jenisnya, judi adalah suatu hal yang seharusnya diberantas karena hanya akan merugikan masyarakat banyak,” tegas Pastur Hendri di Merauke, Jumat (25/2/2022).

Ia mencontohkan, untuk judi jenis togel, jika ada seseorang mimpi maka oknum tersebut akan bela-belain untuk merumuskan hingga dapat nomor tertentu lalu memasangnya.

“Tentu dia tidak peduli uang yang untuk beli kupon itu didapat dari mana. Mau dari tabungan atau pinjaman atau dari manapun itu mereka akan berusaha untuk bisa pasang nomor yang mereka mimpi itu, jika tidak dapat hari itu, maka mereka akan kembali merumuskannya lagi sehingga rasa penasaran untuk menang itu selalu ada,” terangnya.

Bahkan, sambung dia, terkadang ada masyarakat yang sudah benar-benar kecanduan sehingga terus-menerus bermain judi hingga melupakan hal-hal penting.

“Contoh kalau ada yang sudah ketagihan judi, terkadang mereka lupa dengan sandang, pangan dan papan mereka sendiri, bahkan banyak juga keluarga yang berantakan karena perjudian ini,” katanya.

Pastur Hendrik mengungkapkan, sejauh ini ia mengamati soal maraknya judi togel di Kota Merauke dan sekitarnya. Perjudian adu angka keberutungan yang marak ini seakan-akan diorganisir oleh pihak tertentu.

“Hal seperti ini yang perlu ditindak tegas, karena akan menjadi hal yang sangat percuma bila kita tokoh agama terus bersuara untuk memberantas perjudian di Kota Merauke tapi pihak yang berwenang enggan bertindak” tuturnya.

Menurutnya, perlu sinergitas dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan seluruh eleman tokoh masyarakat untuk memberantas hal ini.

“Kalau ada oknum aparat yang bermain dibalik maraknya togel di Merauke sehingga bisa dijual bebas seperti saat ini, oknum-oknum itu harus ditindak tegas” tukasnya.

Kembali ditegaskan, perlu adanya sinergitas dari seluruh pihak agar penyakit masyarakat ini bisa diberantas.

“Karena ini jelas-jelas merugikan masyarakat seperti yang saya sebutkan tadi, yang untung itu mereka yang dengan sengaja mengijinkan dan membiarkan hal ini semakin marak, sementara masyarakat sengaja dipengaruhi agar terus bermain dan kalah,” tuturnya.

Pastur Hendrik pun meminta pihak Polres Merauke sebagai instansi yang memiliki kewenangan dapat bertindak untuk segera memberatas seluruh aktifitas perjudian yang ada di Merauke dan sekitarnya.

“Kami harapkan polisi juga jangan ‘masuk angin’ karena tergiur tawaran dari bandar. Karena sesungguhnya jika hal ini terus dibiarkan maka sampai kapanpun mereka tidak akan diberkati karena hanya merugikan masyarakat secara tidak langsung. Oleh karena itu kami meminta pada Kepolisian dapat bekerja profesional untuk memberantas penyakit sosial ini” pungkasnya. (Redaksi Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.