Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Masalah Batas Tanah Adat, Dua Kampung di Jayapura Perang, 7 Terluka, 2 Mobil dirusak

Masalah Batas Tanah Adat, Dua Kampung di Jayapura Perang, 7 Terluka, 2 Mobil dirusak

  • account_circle topik papua
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
  • visibility 17.772
  • comment 0 komentar

Jayapura, Topikpapua.com, – Dua kampung besar di  kota jayapura terlibat aksi saling serang di daerah pantai Holtekam kota Jayapura, kamis siang. Akibat peristiwa ini tujuh warga di laporkan terluka dan dua unit mobil rusak.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw yang terjun langsung ke lokasi kejadian mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.oo wit.

“Kejadian ini terjadi siang tadi sekitar pukul 14.00 wit, sudah ada riak-riak ya.., antara dua pihak warga yang mengkleim batas tanah adat, “Kata Kapolda kepada Pers usai meninjau lokasi kejadian, Kamis (10/09/20).

Dijelaskan Kapolda, dua kampung yang bertikai adalah kampung Enggros dengan kampung Nafri, awal pertikaian menurut nya ada pihak yang sudah memberikan patok batas tanah, kemudian pihak yang lain datang mencabut patok itu.

“ Inilah yang membuat awalnya terjadi kesalahpahaman, kemudian terjadi saling pukul dan saling serang yang kemudian mengakibatkan ada yang terluka, “Jelas Kapolda tanpa mengurai pihak mana yang mencabut patok.

Irjen Paulus mengakui hingga kini pihaknya dan juga pihak pemerintah daerah tidak bisa menentukan batas wilayah tanah adat, karena di ketahui daerah holtekam di huni oleh banyak suku di kota jayapura.

“Memang sepanjang jembatan ini sampai ke arah holtekam sana, catatan-catatan persoalan adat yang memang agak sulit untuk kita tengahi, karena kedua belah pihak sama-sama mengklaim, baik suku enggros maupun suku nafri, disini juga ada suku tobati, belum lagi suku skow dan sebagainya, semua punya akses disini, “Beber Kapolda.

Lanjutnya, Kalau di lihat dari tatanan kehidupan adat itu ada yang memiliki kebun, ada yang mencari ikan dan sebagainya, dan ini ada struktur-struktur yang harus diakui, siapa yang pemilik, siapa yang mencari dan siapa yang hidup dengan tanah ini, “dan ini sudah terjadi turun temurun dan mereka sudah saling memahami itu, “Ungkapnya.

Terkait masalah ini Kapolda mengaku akan memangil para tokoh adat, baik dari pihak Enggros maupun pihak suku Nafri.

“Masalah ini biasanya kita akan selesaikan di para-para adat, nanti kami akan coba mediasi antara kedua pihak yang bertikai, kita akan undang para kepala suku, ondoafi, ketua LMA dan juga dari pihak pemerintah daerah agar bisa di selesaikan dengan baik, “Kata Kapolda.

Akibat peristiwa ini jalur jalan raya dari dan ke kota Jayapura – kabupaten Keerom yang melintas jembatan Youtefa sempat di palang massa selama 3 jam lamanya.

Pemalangan di buka setelah Kapolda bernegoisasi dengan warga.

“Tadi saya juga sudah bicara dengan teman-teman dari nafri yang sempat menghalangi jalan ini dan mereka sepakat buka akses namun akan tetap berada di lokasi kejadian karena ada informasi kepala suku mereka juga menjadi korban, “Pungkas Kapolda. (Redaksi Topik)

  • Penulis: topik papua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cinta Lingkungan, Polres Mambramo Raya Bersihkan Jalan

    Cinta Lingkungan, Polres Mambramo Raya Bersihkan Jalan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle topik papua
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Kasonaweja, Topikpapua.com, – Sebagai bentuk kepedulian Polisi terhadap lingkungan hidup dan kebersihan kota, Polres Mambramo raya menggelar giat bhakti sosial membersihkan jalan protokol di Kampung Kasonaweja, Sabtu (19/10/19). Giat Bhakti sosial ini di pimpin langsung oleh Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Alexander Louw dan di ikuti oleh seluruh anggota Polres. Selain membersihkan sampah di sepanjang jalan […]

  • Antusiasme Ribuan Pelanggan di Papua Nikmati Promo Tambah Daya “Power Up Real” PLN

    Antusiasme Ribuan Pelanggan di Papua Nikmati Promo Tambah Daya “Power Up Real” PLN

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Promo tambah daya “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar” yang dihadirkan PT PLN (Persero) sukses diminati banyak pelanggan. Tercatat, sebanyak 1.473 pelanggan di seluruh Tanah Papua memanfaatkan diskon biaya tambah daya sebesar 50% hingga promo tersebut berakhir pada 28 April 2026. Guna mendukung produktivitas masyarakat yang menjalankan kebijakan _Work From Home_ […]

  • Y2KMP : Akibat Konflik Sosial di Kabupaten Nduga, Sudah 263 Warga Sipil Meninggal

    Y2KMP : Akibat Konflik Sosial di Kabupaten Nduga, Sudah 263 Warga Sipil Meninggal

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 943
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com, – Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Y2KMP) mengeluarkan pernyataan bahwa sejak 2 Desember 2018, ada 263 warga sipil tewas karena konflik sosial  yang terjadi di Kabupaten Nduga. Jumlah tersebut termasuk 20 orang pekerja PT. Istaka Karya yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Hal tersebut disampaikan melalui laporan yang […]

  • Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    Muat 11 Penumpang, Pesawat Smart Air Mendarat Darurat di Perairan Nabire

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle topik papua
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Nabire, Topikpapua.com, – Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan saat lepas landas dari Bandara Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1/2026), sekitar pukul 12.55 WIT. 13 Orang dinyatakan selamat dalam peristiwa tersebut. Pesawat yang dijadwalkan terbang menuju Kaimana itu dilaporkan mendarat darurat di laut setelah sempat melakukan manuver kembali ke arah bandara untuk pendaratan […]

  • Ricuh di Dogiyai Papua Tengah, Puluhan Rumah Warga Dibakar

    Ricuh di Dogiyai Papua Tengah, Puluhan Rumah Warga Dibakar

    • calendar_month Jum, 14 Jul 2023
    • account_circle topik papua
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Jayapura, Topikpapua.com – Puluhan rumah di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah hangus terbakar. Pembakaran terjadi sejak Kamis malam hingga jumat (14/7/2023) pagi. Diduga pembakaran tersebut dilakukan massa sebagai imbas dari tewasnya satu warga sipil yang diduga tertembak oleh aparat saat aksi pemalangan yang dilakukan OTK terhadap Satgas Damai Cartenz pada Kamis kemaren. Kapolda Papua, Irjen Mathius […]

  • BNN Papua Ungkap Alasan Sulitnya Bongkar Peredaran Sabu di PT Freeport

    BNN Papua Ungkap Alasan Sulitnya Bongkar Peredaran Sabu di PT Freeport

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • account_circle topik papua
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    Jayapura,Topikpapua.com – Kepala BNN Papua, Brigjen Pol Jeckson Lapalonga, menyakini adanya peredaran narkotika jenis sabu di areal pertambangan Hal itu menyusul adanya keterangan beberapa tersangka dan informan, terkait peredaran sabu di beberapa lokasi pertambagan di Papua, termasuk tambang terbesar yang ada di Timika. “Dampak sabu ini memang dapat membuat pemakai memiliki daya tahan tubuh kuat […]

expand_less